Pertamina: Distribusi Elpigi Nasional Gunakan Teknologi Digital

Theopini.id – PT Pertamina (Persero) mengklaim, proses distribusi elpigi nasional telah menggunakan teknologi digital, yang dapat dipantau secara langsung melalui Pertamina Integrated Command Center (PICC).

“Kami bisa dengan cepat mengantisipasi lonjakan permintaan elpigi di suatu wilayah, sehingga bisa mencegah terjadinya kelangkaan,” tandas Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Rabu, 29 Desember 2021.

Dia mengatakan, perseroan satuan tugas Natal dan tahun baru disiagakan hingga 24 jam, untuk melayani permintaan elpiji di seluruh Indonesia.

Pertamina, kata dia, melayani pemesanan elpiji secara daring melalui Pertamina Delivery Service (PDS) 135. Dengan program ini pelanggan cukup memesan elpiji melalui telepon atau WhatsApp, kemudian agen Pertamina akan mengantarkannya ke rumah pelanggan.

“Tidak hanya itu, perseroan juga menyediakan program tukar tabung elpiji 3 kg ke tabung Bright Gas ukuran 5,5 kg,” ujarnya.

Demi mendukung kelancaran distribusi elpigi secara nasional, perseroan telah menyiapkan rantai distribusi mulai dari depot, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBBE), agen, pangkalan hingga toko LPG.

Dia menyebut, kesiapan dan ketersediaan elpigi yang cukup hingga pelosok Tanah Air diharapkan bisa mendukung kelancaran perayaan Tahun Baru 2022, baik subsidi ukuran tiga kilogram (kg) maupun non subsidi ukuran 5,5 kg dan 12 kg.

“Selama perayaan tahun baru konsumsi elpigi diperkirakan naik sekitar 3 persen dari rata-rata normal harian. Kami menjamin stok elpiji nasional aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Dia mengatakan ketahanan stok elpiji nasional berada pada angka 16 hari, jauh di atas standar ditetapkan 11 hari.

Pertamina kata dia, menyiapkan 48.207 agen elpiji siaga, dan toko elpiji selama libur tahun baru 2022.

Secara rinci, Pertamina menyiapkan 667 SPBBE, 4.152 agen subsidi, 820 agen non subsidi, 188.788 toko subsidi, dan 34.534 toko non subsidi.***


banner 1280x250

Komentar