Komisi IV DPRD Soroti Tumpukan Limbah Medis RSUD Anuntaloko Parigi

PARIMO, theopini.id – Ketua Komisi IV DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Feri Budiutomo, menyoroti limbah medis RSUD Anuntaloko Parigi, yang menumpuk tepat dibagian belakang bangunan fasilitas kesehatan milik pemerintah itu.

Bahkan, sorotan tersebut disampaikannya dalam halaman facebook pribadinya, dan menggunggah beberapa potongan video tumpukan limbah medis rumah sakit.

“Iyah, saya unggah status itu tiga hari lalu. Saat itu saya ada keperluan di rumah sakit, tidak sengaja melewati tempat pembuangan limbah medis di sana,” ungkap Feri saat dikonfirmasi, Minggu malam, 6 Februari 2022.

Dia mengatakan, seharusnya pihak manajemen rumah sakit sudah memiliki gagasan, agar alat pemusnahan limbah medis yang dibiayai dengan anggaran cukup besar itu, dapat termanfaatkan dengan baik.

Misalnya, membawa alat pemusnahan limbah itu ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Desa Jononunu, Kecamatan Parigi Barat.

Sebab, jika pemusnahan limbah masih saja dilakukan oleh pihak ketiga, daerah akan terus-menerus mengeluarkan pembiayaan.

Namun, berbeda bila pengelolahan limbah ditangani sendiri, karena tidak menutup kemungkinan akan memberikan kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Lumayan kalau limbah itu ditangani sendiri. Seluruh Puskesmas dan dua rumah sakit lainnya dimusnahkan menggunakan alat itu. Persoalan ini juga sempat saya diskusikan dengan Pak Sekda,” ucapnya.

Apalagi kata dia, sebelumnya masyarakat sekitar kerap komplain dengan proses pembakaran limbah medis yang dilakukan RSUD Anuntaloko Parigi, karena dikhawatirkan akan membahayakan.

Dia pun mendorong, pengelolahan limbah medis segera ditangai pemerintah, karena jika dibiarkan menumpuk akan berdampak pada kesehatan masyarakat sekitar.

“Kalau amatan saya saat itu, tumpukan limbah itu sudah lama. Karena sudah ada rumput liar tumbuh hingga ke tumpukan itu,” Kata Feri.   

Melihat kondisi tersebut, ia pun mengkhawatirkan persoalan limbah medis didua rumah sakit lainnya, dan 23 Puskesmas di Kabupaten Parimo.

“Kalau melihat itu, bagimana kabarnya dengan rumah sakit lain, dan 23 Puskesmas. Apakah mereka juga sudah melakukan pengelolahan limbahnya dengan baik?,” ujarnya.

Laporan : Novita Ramadhan

banner 1280x250