the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Penyelidikan Kasus Penembakan, Keluarga Erfaldi Hadirkan Lima Saksi

the OPINIbythe OPINI
16 Februari 2022
in Daerah, Headline, Hukum Kriminal
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
16 Februari 2022
in Daerah, Headline, Hukum Kriminal
Reading Time: 3 mins read
Pencuri Ponsel di Luwuk Dihadiahi Timah Panas Saat Coba Melarikan Diri

Ilustrasi (Tribun)

Baca Juga

Sungai Rusak dan Resahkan Warga, Aktivitas Tambang Ilegal di Bonemarawa Donggala Bebas Beroperasi

Kapolda Sulteng Bahas Pembentukan Pos Kamling untuk Perkuat Keamanan Warga

Gubernur Sulteng Pastikan 80 Siswa SMKN 1 Batui Tetap Lanjut Sekolah

PARIMO, theopini.id – Sebanyak lima orang saksi dihadirkan keluarga, dalam penyelidikan kasus penembakan yang mengakibatkan tewasnya Erfaldi (21) warga Desa Tada, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.

“Lima orang ini teman almarhum, yang sama-sama berada di lokasi pemblokiran jalur Trans Sulawesi Desa Katulistiwa Kecamatan Tinombo Selatan malam itu,” ungkap Kakak sepupuh korban, Riskam, saat dihubungi, Selasa 15 Februari 2022.

Dia mengatakan, kelima saksi tersebut telah diperiksa oleh Propam Polda Sulawesi Tengah yang menangani kasus penembakan Erfaldi.

Dia berharap, para saksi juga dapat membantu penyelidikan kasus almarhum adiknya, dan menangkap pelaku penembakan malam itu.

“Kami sebagai keluarga memberikan harapan besar kepada Kepolisian, agar menangani kasus ini secara profesional,” ungkapnya.

Riskam pun akhirnya menceritakan kembali peristiwa itu, sesuai keterangan dari kelima teman Erfaldi.

Menurutnya, saat malam kejadian Erfaldi tidak sedang bersama kerumunan masa pengunjuk rasa. Namun melihat aksi pemblokiran jalur Trans Sulawesi dari halaman Masjid yang tdk jauh dari Tugu Katulistiwa.

Seketika, mereka yang seluruhnya berasal dari Desa Tada lari berhamburan menjauh dari lokasi unjuk rasa, saat terdengar suara tembakan gas air mata.

“Erfaldi bersama temannya lari karena panik dan ketakutan. Mereka lari berpencar, dan tidak sadari ternyata sudah ada Buser berjaga-jaga tidak jauh dari lokasi itu,” kata dia.

Kemudian, penembakan itu pun terjadi. Erfaldi dalam keadaan berlari tertembak dari bagian belakang, temannya yang mengetahui kejadian itu langsung menghampiri korban, untuk melihat kondirinya.

Salah satu temannya pun yakni, timah panas milik salah seorang dari oknum Buser yang mengenai tubuh Erfaldi. Sebab, saat mereka berlari sempat mendengar tembakan hingga tujuh kali, bahkan salah satunya mengenai tiang listrik.

“Temannya yang lihat Erfaldi jatuh itu saya hadirkan. Siapa tahu dia bisa juga lihat salah satu pelaku penembakan,” ujarnya.

Sebagai keluarga, pihaknya akan terus berupaya melakukan berbagai cara untuk menempuh keadilan atas kematian Erfaldi. Sebab, orang tua korban masih merasa sangat terpukul atas kejadian tersebut.

“Kami kenal Erfaldi anak baik, saya yakin dia bukan salah satu dari masa pengunjuk rasa. Erfaldi, anak pesantren di Tada sini, ke pesta saja dia jarang,” ungkap Riskam.

Sebelumnya, seorang pemuda bernama Erfaldi (21) warga Desa Tada, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah, tewas diduga akibat luka tembak dalam aksi blokade jalan Trans Sulawesi, Desa Katulistiwa oleh Aliansi Tani Rakyat (ARTI) Koalisi Tolak Tambang (KTT) PT Trio Kencana, Sabtu 12 Februari 2022.

“Saya mendapat kabar anak saya kena tembak dari keluarga. Saya langsung mencari tahu keberadaannya ke Puskesmas Tada. Saya sampai tidak kuat melihat kondisi anakku yang saat itu telah meninggal,” ungkap Ibu Kandung korban, Rosmawati saat ditemui di rumah duka, Desa Tada, Minggu 13 Februari 2022.

Laporan : Novita Ramadhan

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Karya Jurnalis Dicuri, Fotografer Radar Sulteng Tempuh Jalur Hukum

Next Post

Mendagri: Pemindahan IKN Harus Disikapi Optimis

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Sungai Rusak dan Resahkan Warga, Aktivitas Tambang Ilegal di Bonemarawa Donggala Bebas Beroperasi

Sungai Rusak dan Resahkan Warga, Aktivitas Tambang Ilegal di Bonemarawa Donggala Bebas Beroperasi

20 Oktober 2026
Kapolda Sulteng Bahas Pembentukan Pos Kamling untuk Perkuat Keamanan Warga

Kapolda Sulteng Bahas Pembentukan Pos Kamling untuk Perkuat Keamanan Warga

19 Oktober 2026
Kelangkaan BBM hingga Tambang Ilegal Jadi Bahasan Gubernur dan Kapolda Sulteng

Kelangkaan BBM hingga Tambang Ilegal Jadi Bahasan Gubernur dan Kapolda Sulteng

19 Oktober 2026
PTUN Palu Terima Gugatan JATAM soal Dugaan Pembiaran Kerusakan Lingkungan

PTUN Palu Terima Gugatan JATAM soal Dugaan Pembiaran Kerusakan Lingkungan

19 Oktober 2026
Pemda Parimo Perkuat Sinergi Empat OPD Tekan Kematian Ibu dan Anak

Pemda Parimo Perkuat Sinergi Empat OPD Tekan Kematian Ibu dan Anak

19 Oktober 2026
Dua Anggota Polri di Balut Diperiksa Propam Terkait Dugaan Bisnis BBM Subsidi

Dua Anggota Polri di Balut Diperiksa Propam Terkait Dugaan Bisnis BBM Subsidi

19 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Gempa Bumi Terkini 5.4 M Guncang 59 km BaratDaya MEULABOH-ACEHBARAT

21 Oktober 2026
Sungai Rusak dan Resahkan Warga, Aktivitas Tambang Ilegal di Bonemarawa Donggala Bebas Beroperasi

Sungai Rusak dan Resahkan Warga, Aktivitas Tambang Ilegal di Bonemarawa Donggala Bebas Beroperasi

20 Oktober 2026
Kapolda Sulteng Bahas Pembentukan Pos Kamling untuk Perkuat Keamanan Warga

Kapolda Sulteng Bahas Pembentukan Pos Kamling untuk Perkuat Keamanan Warga

19 Oktober 2026
Gubernur Sulteng Pastikan 80 Siswa SMKN 1 Batui Tetap Lanjut Sekolah

Gubernur Sulteng Pastikan 80 Siswa SMKN 1 Batui Tetap Lanjut Sekolah

19 Oktober 2026
Kelangkaan BBM hingga Tambang Ilegal Jadi Bahasan Gubernur dan Kapolda Sulteng

Kelangkaan BBM hingga Tambang Ilegal Jadi Bahasan Gubernur dan Kapolda Sulteng

19 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Gubernur Sulteng Pastikan 80 Siswa SMKN 1 Batui Tetap Lanjut Sekolah

Gubernur Sulteng Pastikan 80 Siswa SMKN 1 Batui Tetap Lanjut Sekolah

19 Oktober 2026
Pemda Parimo Perkuat Sinergi Empat OPD Tekan Kematian Ibu dan Anak

Pemda Parimo Perkuat Sinergi Empat OPD Tekan Kematian Ibu dan Anak

19 Oktober 2026
Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

14 Oktober 2026
Penggerebekan Narkoba di Kayumalue Diwarnai Perlawanan, 17 Orang Diamankan

Penggerebekan Narkoba di Kayumalue Diwarnai Perlawanan, 17 Orang Diamankan

17 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d