Example 1280x250

29 Warga Parimo Terpapar Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri

Stunting di Parimo Menurun Menjadi 27 Kasus
Kepala Bappelidbangda Parimo, Irwan (Foto : Novita)

PARIMO, theopini.id – Sebanyak 29 warga Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, yang terpapar Covid-19 saat ini, menjalani isolasi mandiri.

“Dampak ditimbulkan Covid-19 varian baru Omicron tingkat penyebarannya cepat, namun tingkat risiko tidak separah varian Delta,” ujar Juru bicara Satgas Covid-19, Irwan, saat dihubungi di Parigi, Sabtu 19 Februari 2022.

Dia menjelaskan, tingkat risiko penularan tinggi dapat terjadi, apabila virus tersebut terpapar pada warga memiliki penyakit penyerta atau komorbid yang tinggi.

Oleh karena itu, warga disarankan agar tetap mempedomani protokol kesehatan dengan menerapkan protocol kesehatan, dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas.

Selain itu, Pemda Parimo juga telah bersiap jika menghadapi lonjakan kasus sebagai mana prediksi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), bahwa puncak Covid-19 berada di Maret mendatang.

Kesiapan pemerintah setempat menghadapi lonjakan kasus, yakni menyediakan rumah sakit daerah sebagai rujukan untuk perawatan pasien dengan risiko tinggi.

“Pemda telah menyiapkan ruang isolasi bagi pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anuntaloko Parigi. Untuk sementara sebanyak 19 ruangan yang siap,” papar Irwan.

Kemudian, untuk upaya pencegahan dan penanganan, pemerintah setempat memasifkan giat penelusuran, serta pemantauan menggunakan pola testing, tracing dan treatmen, dengan melibatkan tenaga kesehata di masing-masing Puskesmas serta petugas treaser di tingkat kelurahan/desa.

“Kami sangat bersyukur, di satu sisi tingkat capaian vaksinasi Parimo berada di angka 81 persen lebih dosis pertama, dan 46 persen lebih vaksinasi dosis kedua. Sedangkan vaksinasi penguat masih rendah, yakni di atas 0,57 persen dengan jumlah sasaran 263.232 jiwa,” pungkasnya.

Laporan : Wawa Toampo/**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!