Tinjau Ruang Isolasi Covid-19, Ini Sederet Temuan DPRD Parimo

PARIMO, theopini.id – Komisi IV DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, melakukan peninjuan pelayanan kesehatan terhadap pasien terpapar Covid-19 di ruang isolasi RSUD Anuntaloko Parigi.  

“Peninjauan ruang isolasi tadi saya lakukan bersama dengan Direktur RSUD Anuntaloko Parigi, dr Revy Tilaar. Dalam peninjauan itu, secara kasat mata saya menemukan beberapa hal dalam pemberian layanan yang tidak maksimal,” ungkap Ketua Komisi IV DPRD Parimo, Feri Budiutomo, ditemui usai melakukan peninjauan, Kamis 24 Februari 2022.

Dia mengatakan, dari hasil peninjauan tersebut, jumlah pasien terpapar sebanyak 14 orang terpapar Covid-19, yang menempati ruangan isolasi rumah sakit.

Namun, tiga pasien di antaranya ditemukan hanya menempati tempat tidur yang disediakan di koridor ruangan isolasi, yang dipusatkan di VIP A.

Menempatkan pasien Covid-19 di koridor ruangan, dianggapnya tidak tepat. Sehingga, harus segera diberikan tempat yang lebih layak. Sebab, pasien dengan kondisi tersebut, harus mendapatkan pelayanan yang diistimewakan.

“Tempat yang layak pada pasien Covid-19 ini, dibutuhkan agar mereka bisa lebih nyaman selama menjalani perawatan,” kata dia.

Sehingga, pihaknya menyarankan kepada pihak manajemen RSUD Anuntaloko Parigi, untuk mengantisipasi persoalan itu, dengan menyediakan ruangan tambahan perawatan Covid-19.

“Tapi secara keseluruhan tadi, saat saya melakukan testimoni kepada para pasien, rata-rata mereka merasa nyaman saja dengan kondisi itu,” ucapnya.

Dia pun meminta, agar berbagai sarana dan prasarana penunjang yang disiapkan terhadap penanganan pasien Covid-19 di 2021, seperti ketersediaan oksigen, Alat Pelindung Diri (APD), dapat juga disediakan dalam kondisi peningkatan kasus saat ini.

Selain itu, Feri juga meminta agar manajemen RSUD Anuntaloko Parigi mengorganisir, antara pasien yang bergejala parah, sedang dan ringan.

Sehingga, berdasarkan klasifikasi gejala Covid-19 itu, pasien dapat ditangani dalam ruangan yang terpisah.

“Sekarang kan seluruh pasien berada di ruang VIP A. Sebaiknya ada penambahan satu ruangan untuk pasien dengan gejala ringan dan sedang,” kata dia.

Dia pun berharap, masyarakat tetap menaati protokol kesehatan dan menjalani vaksinasi, agar terhindar dari penyebaran, dan tidak menambah catatan kasus Covid-19 di wilayah Parimo.

Laporan : Wawa Toampo