the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

PPNI: Masih Banyak Ditemukan Perawat yang Tidak Diberi Upah Layak

the OPINIbythe OPINI
20 Maret 2022
in Daerah, Kesehatan
Reading Time: 1 min read
the OPINIbythe OPINI
20 Maret 2022
in Daerah, Kesehatan
Reading Time: 1 min read
PPNI: Masih Banyak Ditemukan Perawat yang Tidak Diberi Upah Layak

Ketua DPD PPNI Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Muhammad Husain. (Foto : Arif Budiman)

Baca Juga

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

PARIMO, theopini.id – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mengungkapkan, kesejahteraan masih menjadi masalah proritas dalam berbagai aspirasi yang disampaikan perawat di daerah. Salah satunya, di Kabupaten Parigi Moung (Parimo) Sulawesi Tengah.

“Hasil peninjauan kami tiga bulan lalu diseluruh instansi di Parimo, ada beberapa aspirasi yang kami tangkap, khusunya dibidang kesejahteraan. Masih banyak teman-teman yang tidak diberi upah layak, berdasarkan standar upah minimum daerah,” ungkap  Ketua DPD PPNI Parimo, Muhammad Husain, saat ditemui di Parigi, belum lama ini.

Dia mengatakan, bagi perawat yang bertugas di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, masalah upah juga masih menjadi permasalahan.

Misalnya, masih ditemukan adanya perbedaan upah antara perawat di ruangan satu dengan lainnya, dalam satu rumah sakit.

Sehingga, harus ada perhitungan remonerasi perawat agar pembangian jasa ini jauh lebih merata, dibandingkan saat ini.

“Ada enam indikator remonerasi itu, mulai dari jenjang pendidikan, beban kerja, lama kerja, kehadiran, kedisiplinan, dan resiko kerja,” ungkapnya.   

Sementara bagi perawat yang bekerja di Puskesmas, masalah yang ditemukan adalah keterlambatan proses pembayaran dana kapitasi.

Pihaknya berencana akan mengkomunikasikan permasalah itu kepada Dinas Kesehatan (Dinkes), agar mendapatkan solusi atas keterlambatan itu.

“Kami pasti akan komunikasikan ke Dinas Kesehatan persoalan ini,” kata dia.

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #Dinkes#DPDPPNI#parigimoutong#puskesmas#rumahsakit#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Kadis TPH Sulawesi Tengah Lepas Peserta Lintas Alam Milenial Pertanian

Next Post

Sempat Kabur, Pelaku Pencurian HP Asal Gorontalo Ditangkap di Parimo

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

16 Oktober 2026
Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Uji Tanah Kantor Baru Wali Kota Gorontalo Masuki Tahap Pengeboran

Uji Tanah Kantor Baru Wali Kota Gorontalo Masuki Tahap Pengeboran

15 Oktober 2026
Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

15 Oktober 2026
Kemampuan Keuangan Terbatas, Pemda Parimo Tekankan Prioritas Belanja APBD-P 2026

Kemampuan Keuangan Terbatas, Pemda Parimo Tekankan Prioritas Belanja APBD-P 2026

14 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

16 Oktober 2026
Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Hari Desa Nasional 2027, Mendes Targetkan Ekonomi Desa Bangkit

Hari Desa Nasional 2027, Mendes Targetkan Ekonomi Desa Bangkit

10 Oktober 2026
Anwar Hafid: Tambang Emas Harus Menghidupi Rakyat Buol, Bukan Orang Luar

Anwar Hafid: Tambang Emas Harus Menghidupi Rakyat Buol, Bukan Orang Luar

12 Oktober 2026
Uji Tanah Kantor Baru Wali Kota Gorontalo Masuki Tahap Pengeboran

Uji Tanah Kantor Baru Wali Kota Gorontalo Masuki Tahap Pengeboran

15 Oktober 2026
Bupati Erwin Burase Hadiri HUT ke-27 Buol, Perkuat Silaturahmi Antardaerah

Bupati Erwin Burase Hadiri HUT ke-27 Buol, Perkuat Silaturahmi Antardaerah

12 Oktober 2026
Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d