the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Begini Kondisi Parigi Moutong Berdasarkan Catatan BPS Sepanjang 2021

the OPINIbythe OPINI
31 Maret 2022
in Daerah, Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
31 Maret 2022
in Daerah, Headline
Reading Time: 3 mins read
BPS Sebut Banyak Warga Parimo Memilih Bekerja di Daerah Lain

Kepala BPS Parigi Moutong, Simon. (Foto : Arif Budiman)

Theopini.id – Kabupaten Parigi Moutong, merupakan wilayah terpanjang dengan garis pantai 471 Kilometer, dan jumlah penduduk terbanyak yang mencapai 443.170 jiwa di Provinsi Sulawesi Tengah.

Letak geografis Kabupaten Parigi Moutong yang dilewati garis Khatulistiwa, memberikan keuntungan lebih. Apalagi, sebagian besar perairan Teluk Tomini adalah wilayahnya, memberikan banyak keuntungan. Tercatat, Parigi Moutong merupakan daerah penyumbang produktivitas padi terbesar di provinsinya.

Sebab, potensi lahan pertanian dan perkebunan sangat menjanjikan. Selain itu, daerah yang telah mekar sejak 2003 itu, juga menjadi sasaran pengembangan budidaya tambak, dan mulai banyak penggarapan lokasi  pertambangan, meskipun sebagian masih diolah dengan cara ilegal.

Hingga memasuki usia 19 tahun, pada 10 April 2022, perkembangan Kabupaten Parigi Moutong pun terus menunjukkan peningkatan. Hanya saja, angka kemiskinan masih terbilang tinggi, dan menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah setempat.  

Baca Juga

Irfain Serap Usulan Pemekaran Wilayah dan Peningkatan Ekonomi Lokal Warga Khatulistiwa

Sidak Pasar Susumbolan, Pemprov Sulteng Antisipasi Kenaikan Harga dan Tekanan Inflasi

Warga Binangga Apresiasi Keterbukaan Arnol Aholai di Parlemen

Berikut rangkuman kondisi Kabupaten Parigi Moutong dalam kurun waktu satu tahun terakhir atau sepanjang 2021, berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) setempat. 

Kabupaten Parigi Moutong memiliki luas wilayah 6231,85 km, memiliki 23 kecamatan dan 283 desa. Jumlah penduduk terbanyak adalah laki-laki sebanyak 227.196 jiwa, dan perempuan sebanyak 215.974 jiwa, dari total penduduk 443.170 jiwa. Penduduk terbanyak berada ditiga kecamatan, yakni Parigi, Mepanga dan Tinombo Selatan.

BPS mencatat angka kerja di Kabupaten Parigi Moutong mencapai 252.286 orang, dan yang bekerja sebanyak 244.793 orang. Pengangguran terhitung 7.493 orang, Tingkat Penggangguran Terbuka (TPT) Capai 68,82 persen, dan Tingkat Partisipasi Angka Kerja (TPAK) mencapai 2,97 persen.

“Sebaiknya, pemerintah daerah membuat kerja sama dengan daerah lain, untuk menurunkan angka pengangguran di Parigi Moutong. Misalnya dengan Kabupaten Morowali yang memiliki kawasan industri, dan membutuhkan banyak tenaga kerja,” ungkap Kepala BPS Parigi Moutong, Simon, saat ditemui di Parigi, Selasa 29 Maret 2022.

Di 2021, garis kemiskinan Kabupaten Parigi Moutong sebesar Rp 458.385,- per kapita per bulan, di bawah garis kemiskinan Provinsi Sulawesi Tengah, yakni 496.872 per kapita per bulan.

BPS menjelaskan, penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan. Di 2021, jumlah penduduk miskin di Parigi Moutong sebesar 76,79 ribu jiwa, dengan persentase 15,28 persen.

Angka tersebut merupakan persentase terbesar keempat di Sulawesi Tengah setelah Kabupaten Donggala dan Tojo Una-una dan Poso. Namun, jumlah tersebut menurun dari persentase 2020 mencapai 15,58 persen.

“Kabupaten Parigi Moutong jumlah penduduk miskinnya banyak, karena total jumlah penduduknya terbesar di Sulawesi Tengah,” kata Simon.

Pada indeks kedalaman kemiskinan Parigi Moutong mencapai 3,26 persen merupakan nilai indeks terbesar di antara kabupaten/kota lain di Sulawesi Tengah. Sementara nilai indeks kemarahan kemiskinan sebesar 0,95 persen, sama dengan dua Kabupaten Buol dan Tojo Una-una.

Simon mengungkapkan, pembangunan manusia di Parigi Moutong terus mengalami kemajuan tang ditandai dengan meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pada 2021, IPM Kabupaten Parigi Moutong mencapai 65,82 persen. Angka ini meningkat sebesar 0,38 persen poin, dari 2020 yang mencapai 65,44 persen atau tumbuh sebesar 0,58 persen.

“Peringkat IPM Parigi Moutong tahun ini meningkat 1 peringkat dibandingkan 2020, dari 10 menjadi peringkat 9,” ujarnya.

Komponen pembentuk IPM Parigi Moutong di 2020-2021, yakni umur Harapan Hidup Saat Lahir (UHH) mencapai 64,3 di 2020, naik menjadi 64,35. Harapan Lama Sekolah (HLS) mencapai 12,47 di 2020, naik 12,48 di 2021. Sementara, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) di 2020 mencapai 7,48, di 2021 naik menjadi 7,74.

Kemudian, BPS juga mencatat Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Parigi Moutong yang menunjukan peningkatan, dari kontribusi tiga lapangan usaha penyumbang terbesar, yakni sektor pertanian 42,44 persen, sektor perdagangan 15,24 persen dan sektor konstruksi 12,85 persen.

Laju pertumbuhan ekonomi pun menunjukan peningkatan. Dari -4,95 persen di 2020, menjadi sebesar 4,72 persen di 2021. PDRB Kabupaten Parigi Moutong harga berlaku 2020 sebesar Rp17,1 triliun, meningkat Rp1.3 triliun, menjadi Rp18,4 triliun di 2021.  

“Di 2021, pada setor pertanian menyumbang 3,63 persen, sektor perdagangan 7,20 persen dan sektor konstruksi menymbang 4,99 persen,” papar Simon.

Tiga lapangan usaha dengan laju pertumbuhan PDRB terbesar, di antaranya informasi dan komunikasi 8,92 persen, penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 8,06 persen, dan jasa keuangan dan asuransi 7,95 persen. PDRB per kapita harga berlaku di 2021 mencapai Rp4.165.208,-.

Pada indikator strategis lainnya, yakni Indeks Harga Konsumen (IHK) Parigi Moutong naik 1,03 persen pada Januari 2022, dan kemudian menutun menjadi 0,12 persen di ulan Februari 2022.

Luasan panen, produksi Gabah Kering Giling (GKG) Kabupaten Parigi Moutong 2020-2021 terus meningkat. Luas panen 47.512 hektar di 2020, naik 11,55 persen atau 5.491 hektar menjadi 53.003 hektar di 2021. Sedangkan produksi GKG di 2022 sebesar 218.316,55 ton, naik 27,95 persen atau 61.027,03 ton, menjadi 279.343,58 ton.

Tags: #BPS#DPRD#GKG#HLS#IHK#KabupatenBuol#KabupatenDonggala#KabupatenTojoUnaUna#parigimoutong#Pemda#RLS#Sulteng#teluktomini#TPAK#TPT#UHH
ShareSendTweet
Previous Post

Bergembira Menyambut Ramadan, Salah Satu Wujud Keimanan

Next Post

Pemda Parimo Gelar Rapat Evaluasi Pengendalian Harga Bapok

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Sidak Pasar Susumbolan, Pemprov Sulteng Antisipasi Kenaikan Harga dan Tekanan Inflasi

Sidak Pasar Susumbolan, Pemprov Sulteng Antisipasi Kenaikan Harga dan Tekanan Inflasi

8 Agustus 2026
Reses di Kampal, DPRD Parimo Diminta Maksimalkan Infrastruktur Kota

Reses di Kampal, DPRD Parimo Diminta Maksimalkan Infrastruktur Kota

8 Agustus 2026
Wabup Parimo Dorong Adat Tetap Berjaya, Jadi Perekat Keharmonisan Masyarakat

Wabup Parimo Dorong Adat Tetap Berjaya, Jadi Perekat Keharmonisan Masyarakat

7 Agustus 2026
DLH Sulteng Tegaskan Aktivitas Pertambangan Emas Rakyat di Luar Titik Koordinat Melanggar

DLH Sulteng Tegaskan Aktivitas Tambang Emas di Luar Titik Koordinat Blok 6 Kayuboko Melanggar

7 Agustus 2026
Bupati Banggai Minta Kadis Mudah Ditemui dan Cepat Jawab Persoalan Warga

Bupati Banggai Minta Kadis Mudah Ditemui dan Cepat Jawab Persoalan Warga

7 Agustus 2026
Polisi Buru Pemasok Narkoba dari Luar Parimo, 30 Kasus Ditangani

Polisi Buru Pemasok Narkoba dari Luar Parimo, 30 Kasus Ditangani

7 Agustus 2026

ARTIKEL TERKINI

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 63 km Tenggara ENGGANO-BENGKULU

11 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 84 km Tenggara ENGGANO-BENGKULU

9 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.7 M Guncang 205 km BaratLaut KOTA-SABANG-ACEH

9 Agustus 2026
Irfain Serap Usulan Pemekaran Wilayah dan Peningkatan Ekonomi Lokal Warga Khatulistiwa

Irfain Serap Usulan Pemekaran Wilayah dan Peningkatan Ekonomi Lokal Warga Khatulistiwa

9 Agustus 2026
Sidak Pasar Susumbolan, Pemprov Sulteng Antisipasi Kenaikan Harga dan Tekanan Inflasi

Sidak Pasar Susumbolan, Pemprov Sulteng Antisipasi Kenaikan Harga dan Tekanan Inflasi

8 Agustus 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Reses di Binangga, Arnol Serahkan Bantuan Seragam Adat untuk Seluruh Desa di Parigi Tengah

Reses di Binangga, Arnol Serahkan Bantuan Seragam Adat untuk Seluruh Desa di Parigi Tengah

5 Agustus 2026
Suli Indah Wakili Parimo Ikuti Bimtek Calon Desa Percontohan Antikorupsi Sulteng

Suli Indah Wakili Parimo Ikuti Bimtek Calon Desa Percontohan Antikorupsi Sulteng

5 Agustus 2026
Rangkaian HUT Ke-81 RI Dimulai 6 Agustus, Bupati Banggai Minta Panitia Maksimalkan Persiapan

Rangkaian HUT Ke-81 RI Dimulai 6 Agustus, Bupati Banggai Minta Panitia Maksimalkan Persiapan

5 Agustus 2026
Wabup Parimo Dorong Adat Tetap Berjaya, Jadi Perekat Keharmonisan Masyarakat

Wabup Parimo Dorong Adat Tetap Berjaya, Jadi Perekat Keharmonisan Masyarakat

7 Agustus 2026
Fasilitas Madrasah Diperbaiki, Minat Siswa MTSS Bahrul Ulum Gorontalo Meningkat

Fasilitas Madrasah Diperbaiki, Minat Siswa MTSS Bahrul Ulum Gorontalo Meningkat

7 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In