the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

3 Desa di Parimo Terendam Banjir, Warga Duga Akibat Aktivitas PETI

the OPINIbythe OPINI
20 Mei 2022
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
20 Mei 2022
in Headline
Reading Time: 3 mins read
3 Desa di Parimo Terendam Banjir, Warga Duga Akibat Aktivitas PETI

Banjir karena luapan sungai merendam ratusan rumah warga ditiga desa di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis malam, 19 Mei 2022.

Baca Juga

Diduga Bobol ATM Korban hingga Rp73 Juta, Pria Asal Parimo Ditangkap di Poso

Empat Tersangka Kasus Narkotika di Bunta Diserahkan ke Kejaksaan

Wagub Reny Harap Berani Cup Salumpaga Lahirkan Pesepak Bola Berprestasi

PARIMO, theopini.id – Sebanyak tiga desa di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah terendam air dan lumpur, akibat banjir yang terjadi, pada Kamis 19 Mei 2022. Banjir yang diakibatkan luapan sungai tersebut, merendam ratusan pemukiman warga, dan sejumlah fasilitas umum.

Tiga desa yang terdampak banjir, yakni Dusun IV Desa Olaya, Kecamatan Parigi, Dusun III dan Dusun II Desa Kayuboko dan Dusun I Desa Air Panas, Kecamatan Parigi Barat. Warga setempat menduga banjir terjadi karena dampak aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Kayuboko yang masih terus beroperasi hingga saat ini.

Baca Juga : Banjir Rendam Belasan Rumah Warga di Desa Olaya

“Banjir ini sudah terjadi selama tiga hari, sejak Selasa, 17 Mei 2022. Puncaknya, Kamis, 19 Mei 2022, sekitar pukul 18:00 WITA, banjir merendam puluhan rumah warga, dan sekolah setingga lutut orang dewasa,” ungkap warga Desa Air Panas, Cipto, kepada wartawan, Kamis malam.

Dia mengatakan, banjir terjadi karena luapan sungai di Desa Air Panas, yang mengalami kedangkalan akibat endapan material pasir dari akitivitas PETI di Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat.

Sebab, pembuangan material pasir dipusatkan ke sungai, yang melewati Desa Kayuboko, Air Panas dan Olaya.

“Material pasir dari pengolahan tambang, dibuang ke sungai. Makanya, terjadi endapan pasir di sungai seperti saat ini, akhirnya meluap ke rumah-rumah warga,” kata dia.

Salah satu rumah warga di Desa Air Panas, Kecamatan Parigi Barat yang terendam air akibat luapan sungai, Kamis malam, 19 Mei 2022.

Menurut dia, meskipun, pihak pengelola tambang mengerahkan alat berat untuk melakukan normalisasi, saat terjadi luapan air sungai. Namun warga akan tetap terdampak banjir, jika aktivitas PETI terus beroperasi.

Selain itu, tanaman di perkebunan milik warga yang tidak jauh dari bantaran sungai juga rusak dan mati, karena tumpukan material pasir dari normalisasi sungai.

“Banyak tanaman warga disekitar bantaran sungai yang mati. Mereka mau menuntut kemana, juga bingung. Pemerintah harus segera mengatasi persoalan ini,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan, Salimin, warga Desa Air Panas, ia mengaku sering khawatir jika intensitas curah hujan meningkat, dan terjadi dalam kurun waktu yang lama.

“Kalau sudah hujan, kami tidak bisa tidur nyenyak. Khawatir jangan banjir lagi. Pokoknya kalau sudah hujan, langanan desa ini pasti banjir,” ujarnya.

Dia mengaku, sempat mengutarakan kekesalannya kepada salah seorang aparat yang berjaga-jaga di lokasi aktivitas PETI. Namun, ia tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan.

Baca Juga : Banjir di di Parimo, Rendam 40 Hektar Sawah di Desa Tanalanto

“Saya bilang sama petugas soal tambang emas ilegal itu, jangan dibiarkan kami kena dampaknya. Tapi petugas itu cuman bilang, dia hanya bertugas mengamankan lokasi tambang,” ungkapnya.

Warga Dusun IV Desa Olaya pun terkena dampak akibat luapan sungai, kurang lebih 50 rumah terendam air dan lumpur. Kondisi tersebut, diperparah dengan kondisi tanggul sungai yang sebelumnya telah jebol.

Banjir merendam rumah warga kurang lebih dua jam, sekitar pukul 21:00 WITA air mulai surut. Sejumlah warga yang khawatir akan terjadi banjir susulan, akhirnya mengungsi ke rumah keluarga terdekat, dan ada juga yang memilih tetap tinggal di rumah.

Pantauan media ini, tim Tagana Dinas Sosial, TRC BPBD, PMI, dan sejumlah relawan dikerahkan turun ke lokasi bencana. Wakil Bupati Parimo, Badrun Nggai juga turun ke lokasi banjir, untuk melihat langsung kondisi warga di Dusun IV Desa Olaya.   

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #Banjir#BPBD#DesaAirPanas#DesaKayuboko#DesaOlaya#DinasSosial#LuapanSungai#parigimoutong#PETI#PMI#Sulteng#Tagana#TRC#WakilBupati
Previous Post

Tim TKDD dan FKDM Parimo Dikukuhkan

Next Post

Wakil Bupati Parimo Tinjau Lokasi Banjir di Desa Olaya

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Wagub Sulteng Minta Pemetaan Kebutuhan Dokter Spesialis di Buol

Wagub Sulteng Minta Pemetaan Kebutuhan Dokter Spesialis di Buol

24 Oktober 2026
Dugaan PETI Rio Pakava, Polres Donggala Dalami Peran Pengelola hingga Pemodal

Dugaan PETI Rio Pakava, Polres Donggala Dalami Peran Pengelola hingga Pemodal

24 Oktober 2026
Polres Parimo Amankan 3.072 Liter BBM Bersubsidi, Dua Sopir Diperiksa

Polres Parimo Amankan 3.072 Liter BBM Bersubsidi, Dua Sopir Diperiksa

23 Oktober 2026
Dekranasda Parimo Studi Tiru ke Badung Bali, Pelajari Strategi Pemasaran Produk Kerajinan

Dekranasda Parimo Studi Tiru ke Badung Bali, Pelajari Strategi Pemasaran Produk Kerajinan

23 Oktober 2026
Parimo Registrasikan Sembilan Posyandu, Bidik Jadi Percontohan Enam SPM

Parimo Registrasikan Sembilan Posyandu, Bidik Jadi Percontohan Enam SPM

22 Oktober 2026
RSIA Defina Parimo Minta Distribusi Solar Prioritaskan Fasilitas Kesehatan

RSIA Defina Parimo Minta Distribusi Solar Prioritaskan Fasilitas Kesehatan

22 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Diduga Bobol ATM Korban hingga Rp73 Juta, Pria Asal Parimo Ditangkap di Poso

Diduga Bobol ATM Korban hingga Rp73 Juta, Pria Asal Parimo Ditangkap di Poso

24 Oktober 2026
Empat Tersangka Kasus Narkotika di Bunta Diserahkan ke Kejaksaan

Empat Tersangka Kasus Narkotika di Bunta Diserahkan ke Kejaksaan

24 Oktober 2026
Wagub Reny Harap Berani Cup Salumpaga Lahirkan Pesepak Bola Berprestasi

Wagub Reny Harap Berani Cup Salumpaga Lahirkan Pesepak Bola Berprestasi

24 Oktober 2026
Wagub Sulteng Minta Pemetaan Kebutuhan Dokter Spesialis di Buol

Wagub Sulteng Minta Pemetaan Kebutuhan Dokter Spesialis di Buol

24 Oktober 2026
Polresta Banggai Edukasi Warga soal Bahaya Judi Online dan Pinjol Ilegal

Polresta Banggai Edukasi Warga soal Bahaya Judi Online dan Pinjol Ilegal

24 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Wagub Reny Minta Karang Taruna Lindungi Pemuda dari Narkoba

Wagub Reny Minta Karang Taruna Lindungi Pemuda dari Narkoba

20 Oktober 2026
Gerakan Pangan Murah di Banggai Sasar Stabilitas Harga Pangan

Gerakan Pangan Murah di Banggai Sasar Stabilitas Harga Pangan

22 Oktober 2026
Reny Dorong Penguatan Aturan Fasilitasi Pesantren di Sulteng

Reny Dorong Penguatan Aturan Fasilitasi Pesantren di Sulteng

21 Oktober 2026

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 6 km BaratLaut LEBONG-BENGKULU

22 Oktober 2026
DKP Sulteng Minta Penebaran Ikan Nila di Danau Poso Dievaluasi

DKP Sulteng Minta Penebaran Ikan Nila di Danau Poso Dievaluasi

21 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d