the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Banjir Renggut Bahagia Seorang Bapak Jelang Pernikahan Anaknya

the OPINIbythe OPINI
21 Mei 2022
in Daerah, Headline
Reading Time: 4 mins read
the OPINIbythe OPINI
21 Mei 2022
in Daerah, Headline
Reading Time: 4 mins read
Banjir Renggut Bahagia Seorang Bapak Jelang Pernikahan Anaknya

Pekarangan rumah Sahlan, Warga Dusun I Desa Air Panas, yang berdekatan dengan bantaran sungai belum juga surut pada Jum'at siang 20 Mei 2022. (Foto : Novita)

Baca Juga

Supardin Ditunjuk Ambil Alih PGRI Parimo, Fokus Jaga Roda Organisasi Tetap Berjalan

Dapodik Jadi Acuan, Bantuan Revitalisasi 97 Sekolah Parimo Tak Seragam

APBD Parimo 2027 Diproyeksi Turun, Bupati Parimo Tekankan Anggaran Harus Tepat Sasaran

PARIMO, theopini.id – Tak ada satupun yang dapat menolak musibah, datang tanpa memberikan peringatan, dan pergi membawa duka. Seperti musibah banjir di tiga desa di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Musibah banjir yang terjadi pada Kamis malam, 19 Mei 2022, sekitar pukul 18.30 WITA tersebut, mengakibatkan 236 Kepala Keluarga (KK) di Desa Olaya, Desa Air Panas dan Desa Kayuboko terdampak.

Banjir yang terjadi akibat luapan air sungai itu, merendam ratusan rumah, harga benda hingga merusak tanaman di perkebunan warga, dan membuat para korban terpaksa mengungsi ke tempat pengungsian, hingga ke keluarga terdekat yang tak terdampak banjir.

Baca Juga : 3 Desa di Parimo Terendam Banjir, Warga Duga Akibat Aktivitas PETI

Hal itu yang dialami Sahlan, warga Dusun I Desa Air Panas, Kecamatan Parigi Barat. Sahlan satu dari 65 KK di desanya yang terdampak banjir.

Pria paruh baya dikenal sebagai Ketua Adat di desanya itu, tinggal di lokasi perkebunan bersama dengan empat kepala keluarga lainnya. Mereka tidak lain adalah keluarga Sahlan, terdiri dari mertua, saudara hingga anak-anaknya yang telah berkeluarga.

Kondisi rumah Pak Sahlan dipenuhi lumpur usai banjir, Kamis malam, 19 Mei 2022. (Foto : Novita)

Kepada saya, Pak Sahlan bercerita, tak pernah menduga banjir lagi-lagi menimpah desanya. Ia mengaku, musibah banjir kali inilah yang paling terberat dirasakannya, sebab tepat tujuh hari jelang pernikahan anak lelakinya, bernama Hendra.

“Hendra, akan menikah pada 27 Mei 2022. Banjir menghanyutkan dua karung beras, tumpukan kayu api dan menghancurkan dapur darurat yang sudah kami bangun, untuk tempat mengolah makanan perta,” kata Pak Sahlan, kepada saya, Jum’at, 2 Mei 2022.      

Dia pun terpaksa harus mengungsi ke rumah salah satu anaknya, yang tinggal di Dusun II di desa yang sama. Mengingat cuaca yang tak menentu, membuatnya khawatir banjir akan kembali terjadi sewaktu-waktu.

“Kami akan tinggal sementara di sana dulu (rumah anaknya). Biar rumah ini dibersihkan dulu, dan diperbaiki yang rusak-rusak,” ucapnya.

Bisa dipastikan setiap peristiwa banjir terjadi, rumah Pak Sahlan menjadi lokasi terparah terdampak, karena tak jauh dari bantaran sungai yang sering meluap.

“Dulu saya memilih tinggal di sini, biar dekat dengan kebun. Banjir tidak pernah datang, karena kondisi sungai tidak dangkal seperti saat ini. Makanya saya membangun rumah permanen, bukan pondok peristrahatan,” ungkapnya.

Dia menduga, banjir mulai terjadi beberapa tahun belakangan, karena aktivitas tambang emas ilegal di Desa Kayuboko, yang bersebelahan dengan desanya.

Akibat aktivitas ilegal itu, sungai di desanya mulai dangkal. Sebab, endapan material pasir hasil olahan tambang emas.

Keluarga Pak Sahlan saat mengangkut pakaian dan perabotan rumah, ke tempat pengungsian, Jum’at, 20 Mei 2022. (Foto : Novita)

“Kebun saya mulai dilalui air, jika sungai meluap. Arahnya dari depan, mengalir hingga masuk ke rumah. Padahal dulu tidak seperti ini. Makanya puluhan tanaman durian dan kelapa saya juga ikut mati,” ujarnya.

Rasa kesal kerap menghampirinya bila musibah banjir itu datang, dan ingin ia luapkan kepada warga di desa tetangganya, karena menyetujui pembukaan aktivitas tambang ilegel tersebut.

Namun, sebagai masyarakat kecil, Pak Sahlan tak dapat berbuat banyak, berharap pemerintah dapat segera memberikan solusi atas penderitaan warga yang terkena dampak dari aktivitas tambang emas ilegal.

“Saya mau marah, kemana? Warga disini juga sudah sampaikan ke pemerintah desa sebelah, bagimana dengan kondisi desa kami, tapi tidak menghentikan tambang,” ujarnya.

Baca Juga : Solusi Banjir di Parimo, Wabup Badrun: Penutupan Aktivitas PETI

Saya yang mendengarkan cerita Pak Sahlan sangat prihatin dengan kondisi warga di Desa Air Panas, dan Desa Olaya yang terdampak banjir.

Meskipun musibah banjir merupakan kehendak Allah SWT, namun aktivitas tambang emas ilegal di Desa Kayuboko, patut diduga merupakan salah satu penyebabnya.  

Berharap, pemerintah dan aparat penegak hukum, dapat segera menertibkan aktivitas tambang emas ilegal di Desa Kayuboko. Sehingga, tidak ada lagi warga yang kehilangan kebahagiannya, karena bencana banjir.***

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #Banjir#DesaAirPanas#DesaKayuboko#DesaOlaya#KetuaAdat#korbanbanjir#parigimoutong#Sulteng#tambangemasilegal
ShareSendTweet
Previous Post

Hari Pertama Kerja, Komisaris Utama Disambut Direksi Bank Sulteng

Next Post

SD Inpres Binangga di Parimo Butuh Perbaikan RKB

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Supardin Ditunjuk Ambil Alih PGRI Parimo, Fokus Jaga Roda Organisasi Tetap Berjalan

Supardin Ditunjuk Ambil Alih PGRI Parimo, Fokus Jaga Roda Organisasi Tetap Berjalan

8 September 2026
APBD Parimo 2027 Diproyeksi Turun, Bupati Parimo Tekankan Anggaran Harus Tepat Sasaran

APBD Parimo 2027 Diproyeksi Turun, Bupati Parimo Tekankan Anggaran Harus Tepat Sasaran

8 September 2026
Pemda Parimo Kejar Progres Penataan Ruang dan Pertanahan, Dievaluasi Pekan Depan

Pemda Parimo Kejar Progres Penataan Ruang dan Pertanahan, Dievaluasi Pekan Depan

7 September 2026
Revitalisasi Sekolah Parimo Melonjak, dari 15 Menjadi 97 Sekolah

Revitalisasi Sekolah Parimo Melonjak, dari 15 Menjadi 97 Sekolah

7 September 2026
Cegah Rabies Menular ke Manusia, Dinas PKH Parimo Sediakan Vaksin Gratis

Cegah Rabies Menular ke Manusia, Dinas PKH Parimo Sediakan Vaksin Gratis

7 September 2026
Ruang BPKAD Parimo Nyaris Terbakar Akibat Korsleting Listrik

Ruang BPKAD Parimo Nyaris Terbakar Akibat Korsleting Listrik

7 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Supardin Ditunjuk Ambil Alih PGRI Parimo, Fokus Jaga Roda Organisasi Tetap Berjalan

Supardin Ditunjuk Ambil Alih PGRI Parimo, Fokus Jaga Roda Organisasi Tetap Berjalan

8 September 2026
Dapodik Jadi Acuan, Bantuan Revitalisasi 97 Sekolah Parimo Tak Seragam

Dapodik Jadi Acuan, Bantuan Revitalisasi 97 Sekolah Parimo Tak Seragam

8 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 60 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

8 September 2026
APBD Parimo 2027 Diproyeksi Turun, Bupati Parimo Tekankan Anggaran Harus Tepat Sasaran

APBD Parimo 2027 Diproyeksi Turun, Bupati Parimo Tekankan Anggaran Harus Tepat Sasaran

8 September 2026
Pemda Parimo Kejar Progres Penataan Ruang dan Pertanahan, Dievaluasi Pekan Depan

Pemda Parimo Kejar Progres Penataan Ruang dan Pertanahan, Dievaluasi Pekan Depan

7 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 60 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

8 September 2026
Fraksi Perindo Berikan Catatan Pro Rakyat pada Rancangan KUPA-PPASP APBD 2026

Fraksi Perindo Berikan Catatan Pro Rakyat pada Rancangan KUPA-PPASP APBD 2026

4 September 2026
Perkuat Antisipasi Karhutla, Kapolda Sulteng Terbitkan Maklumat Larangan Pembakaran

Perkuat Antisipasi Karhutla, Kapolda Sulteng Terbitkan Maklumat Larangan Pembakaran

2 September 2026
550 Atlet Ramaikan Kejuaraan Bulutangkis Nasional Central Open 2026

550 Atlet Ramaikan Kejuaraan Bulutangkis Nasional Central Open 2026

5 September 2026
Ruang BPKAD Parimo Nyaris Terbakar Akibat Korsleting Listrik

Ruang BPKAD Parimo Nyaris Terbakar Akibat Korsleting Listrik

7 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d