Example 1280x250

Pasutri di Makassar Ditangkap Usai Aniaya Lansia Hingga Tewas  

Cinta Ditolak, Pria Ini Aniaya Pujaan Hatinya hingga Tewas
Ilustrasi (merdeka.com)

MAKASSAR, theopini.id – Pasangan suami istri (Pasutri) Daeng Tutu (40) dan DNF (27) ditetapkan sebagai tersangka, karena diduga melakukan penganiayaan terhadap Wanita Lanjut Usia (Lansia) Daeng Nillang (67) hingga tewas di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

“Suami istri itu telah ditangkap anggota Tim Jatanras Polrestabes Makassar, dan masih dalam pemeriksaan lanjutan,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Reonald Simanjuntak, dikutip dari CNN Indonesia, Jum’at, 1 Juli 2022.

Baca Juga : Pelaku Penganiayaan Istri dan Cucunya Terancam Hukuman Mati

Dia mengatakan suami istri itu diduga menganiaya Daeng Nillang hingga tewas karena merasa sakit hati.

“Motifnya sakit hati, pelaku tidak terima anaknya didorong oleh korban, sehingga melakukan penganiayaan terhadap korban,” kata dia.

Sementara sang suami Daeng Tutu (40), membungkus jenazah korban dengan karung lalu membuangnya di perkebunan milik warga di Kabupaten Gowa.

“Untuk perempuan ini berperan sebagai eksekutor dan suaminya yang membungkus mayat korban lalu membuangnya di sekitar Gowa,” katanya.

Berdasarkan keterangan, DNF mengaku menikam korban menggunakan pisau dapur di bagian perut, setelah itu memukul kepala korban.

“Jadi pelaku mendorong korban lalu ditikam di bagian perut, setelah itu kepala korban dihantam pakai batu,” ujarnya.

“Kemudian pelaku mengambil dua buah cincin emas dan satu buah kalung milik korban lalu dijual sekitar Rp12 juta,” kata Reonald menambahkan.

Reonald menyebut sang suami lantas membungkus jenazah korban menggunakan karung dan membuang mayat korban di Kabupaten Gowa.

Baca Juga : Dipicu Rasa Sakit Hati, Pria di Parimo Aniaya Anak di Bawah Umur

“Kemudian pisau yang digunakan untuk menikam korban juga dibuang serta handphone korban oleh suaminya di lokasi berbeda,” jelasnya.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!