Example 1280x250

Pemprov Sulteng Gandeng UNTAD Palu Lakukan Riset dan Inovasi Bidang Kajian Ilmiah

Pemprov Sulteng Gandeng UNTAD Palu Lakukan Riset dan Inovasi Bidang Kajian Ilmiah
Gubernur Sulawesi Tengah, H Rusdy Mastura diterima Rektor UNTAD, Prof Amar, saat melakukan kunjungan kerja, Senin, 27 November 2023. (Foto: istimewa)

PALU, theopini.id Gubernur Sulawesi Tengah, H Rusdy Mastura melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Universitas Tadulako (UNTAD) Palu, Senin, 27 November 2023.

“Sulawesi Tengah adalah daerah yang indah dan kaya dengan delapan jenis komoditi tambang unggulan, terutama nikel yang pada saat ini bernilai tinggi di pasaran dan sangat diminati investor,” kata Gubernur Rusdy Martura, dalam sambutannya.

Baca Juga: Wisuda ke-12 UNTAD, Gubernur Ajak Civitas Akademik dan Alumni Bangun Sulteng

Menurutnya, Pemprov harus merespon dengan cepat atas terbitnya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibukota Negara, sebagai peluang untuk dapat mengoptimalisasi sektor-sektor potensial di Sulawesi Tengah.

Sehingga, Sulawesi Tengah dapat menjadi penyangga Ibu Kota Negara (IKN), penyumbang fiskal daerah dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.

Olehnya, diperlukan strategi percepatan dan loncatan jauh ke depan, untuk mengejar ketertinggalan Sulawesi Tengah, dengan daerah-daerah yang sudah lebih dulu maju di Indonesia.

Untuk itu, upaya-upaya tersebut ialah dengan menggandeng UNTAD Palu, untuk melakukan riset dan inovasi yang hasil-hasilnya dapat dieksekusi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai tugas dan wewenangnya.

“Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada jajaran UNTAD yang telah menggelar karpet merah kepada pemerintah daerah untuk membangun kerja sama antara institusi akademik, dan eksekutif demi optimalisasi pembangunan daerah,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, Gubernur mengharapkan, dedikasi dan kontribusi civitas akademik UNTAD untuk melakukan pendalaman dan kajian ilmiah.

Pertama, mengenai perhitungan dana bagi hasil (DBH) yang proporsional bagi fiskal Sulawesi Tengah, untuk dijadikan bahan laporan kepada pemerintah pusat.

Kedua, mengembangkan komoditi hortikultura unggulan Sulawesi Tengah, seperti kelapa hibrida dan bibit anggur super.

“Ketiga, melakukan inseminasi buatan pada sapi bali, sapi donggala dan sapi limosin,” paparnya.

Baca Juga: Dubes Ceko Berkunjung ke Palu, Bahas Kerja Sama dengan Gubernur Sulteng

Keempat, lanjutnya, menyelidiki tentang peradaban megalitikum Sulawesi Tengah berusia lebih tua dari piramida mesir, jejak penyebaran Islam, tertua nusantara dibawa Imam Sya’ban dan Wallacea Line (Garis Wallace) menginspirasi lahirnya teori Darwin.

“Besar harapan kami dengan terjalinnya kerja sama strategis ini, akan berimplikasi bagi suksesnya gerak cepat membangun Sulawesi Tengah berbasis riset dan Inovasi,” pungkasnya.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!