Kabid di Dinas PMPTSP Komplain Pemotongan TPP Tanpa Alasan Jelas

PARIMO, theopini.id Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Pelaksana Penanaman Modal, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Nurhayati Yunita komplain pemotongan tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tanpa alasan jelas.

“Tidak ada alasan jelas, kenapa dipotong TPP. Katanya, berdasarkan absen milik Ibu Kepala Dinas (Kadis),” ungkap Nurhayati Yunita, di Parigi, Rabu, 12 Juni 2024.  

Baca Juga: Kenaikan Tukin, Gus Halim: Momentum Peningkatan Semangat Kerja

Ia menyebut, besaran TPP yang dipotong bervariasi dari 5-100 persen, dan terjadi sejak Desember 2023.

Pemotongan TPP sempat dihentikan pada Januari-Maret 2024, alasan pihak Dinas PMPTSP Parimo karena jelang perayaan lebaran Idulfitri 1445 Hijriah.

“Pada April hingga Juni 2024, TPP kembali dipotong. Besarannya juga sama,” terangnya.

Selain itu, informasi yang diperolehnya, pemotongan dilakukan berdasarkan catatan Kadis PMPTSP Parimo.

Makanya, Nurhayati ingin mempertanyakan langsung persoalan ke sang Kadis. Sehingga, ia mengetahui apa saja yang termuat dalam catatan tersebut.

Apabila pemotongan TPP dilakukan berdasarkan capaian kinerja ASN, ia mengaku, tidak bersepakat. Sebab, tugas pokok dan fungsinya sebagai kepala bidang telah diambil alih oleh sang Kadis.

“Saya tidak mau bicara bidang lain, pokoknya yang terjadi di bidangku. Mau-maunya (Kadis) sendiri. Pokoknya semua diatur, sampai dengan siapa berangkat perjalanan dinas,” tukasnya.

Baca Juga: TPP Dokter Spesialis Kandungan di RSUD Anuntaloko Parigi Belum Dibayarkan

Sementara itu, Kadis PMPTSP Parimo, Aswini Dimpel yang diminta keterangan, terkesan enggan memberikan komentar.

“Masih diurus di tingkat pimpinan. Nanti ya, kita ketemu,” jawab Aswini Dimpel singkat, saat dikonfirmasi via telpon, Rabu.

banner 1280x250