PARIMO, theopini.id – Para korban kecelakanan mobil bus yang jatuh ke jurang di kilometer 4 jalur Kebun Kopi, Desa Toboli, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, berhasil dievakuasi Tim SAR gabungan sekitar pukul 00.55 WITA, Kamis, 4 Mei 2023.
“Jumlah korban 33 orang. 30 orang yang dievakuasi selamat, dan 3 lainnya meninggal dunia tertimpa badan bus,” kata Kepala Subseksi Operasi SAR dan Siaga, Andi Sultan, dalam keterangan resminya, Kamis dini hari.
Baca Juga: Bus Jatuh ke Jurang Kebun Kopi Sulteng, 3 Pengajar Gontor Ponorogo Meninggal Dunia
Adapun identitas korban yang selamat dan meninggal dunia, yakni:
- Muhammad Rizki Fadila, asal Bengkalis, Provinsi Riau
- Fachri Zidan Faesal asal Tegal, Jawa Tengah
- Febrian Septian asal Tasikmalaya, Jawa Barat
- Aurel Fitra asal Meganting, Gresik
- Dona Nur asal Desa Pantai Nakan, Tongga Toraja (supir bantu)
- Rizal asal Toraja, Sulawesi Selatan (Kernet)
- Sarullah asal Toraja, Sulawesi Selatan (Kernet)
- Pariu Sipurung asal Toraja, Sulawesi Selatan (Supir)
- Muhammad Ikmal Riza asal Desa Tasik Madu, Tuban, Jawa Timur
- Rafli Hidayat asal Simpang Raya
- Ronaldi asal Malang
- Arkan
- Agil Mustofa
- Ivan Bastian Maleno asal Desa Wai Petai, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Lampung, Provinsi Lampung
- Danang Setio asal Desa Maja Sari, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjar Negara, Jawa Tengah
- Salam Muhaimin, Desa Kalora, Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso
- Febrian Septian asal Desa Garempay, Kecamatan Purba Ratu, Kota Tasikmalaya
- Razanudin asal Desa Mulyo Agung, Jawa Timur
- Faisal asal Desa Depok
- Aurel Fitra asal Gersik, Jawa Timur
- Abean Hariz asal Kediri
- Noval asal Deli, Serdang
- Abdurrahman, asal Balikpapan, Kalimantan Timur
- Mohammad Yakin, asal Palembang
- Mohammad Arip asal Mojokerto
- David Aiman
- Arif Ramadan
- Fahri Zidan
- Arif Noval
- Rahmat Azar
- Mohammad Rizky Pertama asal Provinsi Riau (Meninggal Dunia)
- Erlangga Agustian asal Ponorogo, Jawa Timur (Meninggal Dunia)
- Mohammad Fathir asal Manado, Sulawesi Utara (Meninggal Dunia)
Pantauan media ini, usai berhasil dievakuasi seluruh korban langsung dilarikan ke RSUD Anuntaloko Parigi, untuk mendapatkan penanganan medis.
Diketahui, mobil bus Rappang Marannu bernomor Polisi DP 7604 KA jatuh ke jurang dengan kedalaman kurang lebih 20 meter di kilometer 4, Kebun Kopi, Desa Toboli, sekira pukul 23.00 WITA.
Baca Juga: Pasien RSUD Anuntaloko Parigi Coba Kabur Jelang Operasi Caesar
Mobil tersebut, diduga penyebab kecelakaan tunggal tersebut terjadi akibat rem blong.
Sebanyak 29 korban merupakan tenaga pengajar asal Pondok Pesantren Gontor Ponorogo, Jawa Timur yang akan mengabdi di Pondok Pesantren Gontor, Kabupaten Poso.
