PALU, theopini.id – Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid menyoroti potensi penyalahgunaan dan pemalsuan dokumen yang dapat menjerat petugas pelayanan perizinan dalam masalah hukum.
Ia mencontohkan kasus terbaru di Kabupaten Morowali. Di mana, terjadi aksi protes masyarakat terhadap perusahaan yang mengambil air baku tanpa izin sah.
Baca Juga: Peringatan Hardiknas 2025, Dinas Perpustakaan Makassar Gelar Festival Literasi
“Ternyata rekomendasi dari dinas terkait dipalsukan. Ini berbahaya sekali. Jadi, kalau mau menerbitkan perizinan, tanya semua dulu. Telepon kepala dinas, konfirmasi apakah benar rekomendasi itu dari dia? Sekarang ini apapun bisa dipalsukan,” tegasnya Anwar Hafid saat rapat bersama Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP se-Sulawesi Tengah melalui Zoom Meeting pada Jum’at, 9 Mei 2025.
Ia menyarankan, perlunya sistem aplikasi digital yang aman untuk mencegah pemalsuan dokumen, dan menjamin integritas proses perizinan.
Anwar Hafid menekankan, pentingnya koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Ia meminta, setiap izin yang diterbitkan pemerintah provinsi, wajib dikomunikasikan ke pemerintah kabupaten/kota terkait.
Menurutnya, perbedaan kewenangan tidak boleh menghalangi sinergi antar level pemerintahan di daerah.
“Saya sangat berharap, ini dibuat mekanismenya. Apapun perizinan yang menjadi kewenangan gubernur, wajib diketahui oleh teman-teman kepala dinas kabupaten/kota. Supaya kalau terjadi permasalahan, kita tidak saling menyalahkan. Karena, kita sama-sama pemerintah,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan rencananya untuk turun langsung ke kabupaten bersama seluruh kepala dinas provinsi.
Tujuannya, untuk memperkuat sinkronisasi antara program gubernur dan kepala daerah, agar dana yang terbatas dapat dimanfaatkan secara efektif untuk kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Diskusi Hari Kebebasan Pers Sedunia: AI Berpotensi Digunakan untuk Sensor Karya Jurnalistik
“Gubernur, bupati, wali kota itu sama. Yang membedakan kita hanya kewenangan. Tapi tujuan kita satu, yaitu rakyat Sulawesi Tengah. Insya Allah dalam waktu dekat saya akan turun ke kabupaten-kabupaten membawa semua kepala dinas, supaya kita bisa duduk bersama dengan bupati, wali kota, dan seluruh kepala dinas. Supaya kita sinkron,” pungkasnya.







Komentar