the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

8 Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Parimo, 7 Penyangga dan 1 Hub

the OPINIbythe OPINI
27 Agustus 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
27 Agustus 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
KNMP Parimo: Bolano Tengah Capai 77,28 Persen, Malalan Masih Nol

Bupati Parimo, H Erwin Burase melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, Rabu, 26 Agustus 2026. (Foto: IST)

Baca Juga

Polisi Amankan Tujuh Orang Positif Narkoba dalam Penggerebekan di Kayumalue

163 Mahasiswa Untad Palu Diterjunkan ke Empat Kecamatan di Parimo, Sasar Masalah Kesehatan

DPRD Parimo Minta Majelis Kode Etik ASN Putuskan Kasus Secara Objektif

PARIMO, theopini.id – Sebanyak delapan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dibangun di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah. Program ini, merupakan bagian dari prioritas nasional pembangunan 1.000 kampung nelayan pada 2026.

Wakil Sah PPK, Maltonius Tassi, mengatakan delapan titik Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Parimo terdiri atas tujuh titik penyangga dan satu titik hub.

“Kami sudah sejak bulan Juli berada di Kabupaten Parimo untuk mengoordinasikan proses pelaksanaan pembangunan ini. Di sini ada delapan titik, tujuh titik berstatus penyangga dan satu titik menjadi hub,” kata Maltonius saat menghadiri peletakan batu pertama KNMP di Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Barat, Rabu, 26 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, titik penyangga memiliki sejumlah fasilitas utama untuk mendukung aktivitas nelayan. Fasilitas tersebut, meliputi pabrik es, kios perbekalan, shelter pendaratan ikan, dan tambatan perahu. Sementara titik hub menjadi pusat kegiatan dan pelayanan bagi kawasan nelayan di sekitarnya.

Menurutnya, lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dipilih karena merupakan salah satu sentra kegiatan perikanan tangkap dan aktivitas nelayan di Parimo.

“Kenapa dipilih di lokasi ini? Karena di sini memang merupakan lokasi yang menjadi sentra pusat kegiatan perikanan tangkap, pusat kegiatan nelayan,” ujarnya.

Maltonius mengatakan KNMP merupakan program prioritas nasional yang dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 14 Tahun 2025 dan Inpres Nomor 9 Tahun 2026 tentang percepatan pembangunan dan operasional Kampung Nelayan Merah Putih.

“Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap juga telah mendapat persetujuan pengamanan dari Kejaksaan Agung untuk pembangunan seribu Kampung Nelayan pada tahun 2026 ini,” katanya.

Menurutnya, koordinasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Parimo telah dilakukan sejak Juli 2026. Dalam prosesnya, terdapat sejumlah dinamika di lapangan yang membutuhkan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Maltonius mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Parimo, termasuk Bupati dan Wakil Bupati, Dinas Perikanan, tim ahli, serta unsur pemerintah daerah lainnya.

“Memang ada banyak hal-hal yang menjadi dinamika di lapangan. Untuk itu kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah, Pak Bupati, Pak Wakil Bupati, Dinas Perikanan, tim ahli dari Kabupaten Parimo yang sudah bersama-sama dengan kami mendukung dan men-support,” ujarnya.

Ia menegaskan, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih harus dilanjutkan dengan kesiapan operasional setelah seluruh fasilitas selesai dibangun. Pengelolaan operasional tersebut, nantinya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Parimo.

“Setelah pembangunan ini tentunya ada operasional Kampung Nelayan Merah Putih yang nantinya akan dilaksanakan oleh Pemda Parimo,” katanya.

Maltonius berharap KNMP dapat memperkuat aktivitas perikanan tangkap dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya nelayan.

“Mudah-mudahan pembangunan Kampung Nelayan ini dapat dioperasionalkan dan membawa manfaat bagi masyarakat yang ada di Parimo, lebih khususnya masyarakat nelayan,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Israwati

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #KKP#parigimoutong#ProgramKampungNelayanMerahPutih#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Kapolda Sulteng Minta Personel Polres Parimo Perkuat Kepercayaan Publik

Next Post

PMI Parimo Salurkan Bantuan Logistik dan Shelter untuk Warga Avolua

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Truk ODOL Dilarang Melintas di Ruas Jalan Pape–Barati–Tomata

Truk ODOL Dilarang Melintas di Ruas Jalan Pape–Barati–Tomata

12 Oktober 2026
163 Mahasiswa Untad Palu Diterjunkan ke Empat Kecamatan di Parimo, Sasar Masalah Kesehatan

163 Mahasiswa Untad Palu Diterjunkan ke Empat Kecamatan di Parimo, Sasar Masalah Kesehatan

12 Oktober 2026
Sekda Parimo: Promosi Jabatan Harus Berbasis Kinerja dan Potensi

Sekda Parimo: Promosi Jabatan Harus Berbasis Kinerja dan Potensi

12 Oktober 2026
Sulteng Wujudkan Pembangunan Rendah Karbon Lewat Peta Jalan Proklim

Sulteng Wujudkan Pembangunan Rendah Karbon Lewat Peta Jalan Proklim

12 Oktober 2026
Anwar Hafid Siapkan Lintasan Drag Race Berstandar Internasional di Palu

Anwar Hafid Siapkan Lintasan Drag Race Berstandar Internasional di Palu

12 Oktober 2026
Wabup Parimo Ajak Generasi Muda Teladani Akhlak Rasulullah SAW

Wabup Parimo Ajak Generasi Muda Teladani Akhlak Rasulullah SAW

11 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Polisi Amankan Tujuh Orang Positif Narkoba dalam Penggerebekan di Kayumalue

Polisi Amankan Tujuh Orang Positif Narkoba dalam Penggerebekan di Kayumalue

12 Oktober 2026
Truk ODOL Dilarang Melintas di Ruas Jalan Pape–Barati–Tomata

Truk ODOL Dilarang Melintas di Ruas Jalan Pape–Barati–Tomata

12 Oktober 2026
Wali Kota Gorontalo Ancam Rombak Manajemen RSUD Aloei Saboe

Wali Kota Gorontalo Ancam Rombak Manajemen RSUD Aloei Saboe

12 Oktober 2026
163 Mahasiswa Untad Palu Diterjunkan ke Empat Kecamatan di Parimo, Sasar Masalah Kesehatan

163 Mahasiswa Untad Palu Diterjunkan ke Empat Kecamatan di Parimo, Sasar Masalah Kesehatan

12 Oktober 2026
DPRD Parimo Minta Majelis Kode Etik ASN Putuskan Kasus Secara Objektif

DPRD Parimo Minta Majelis Kode Etik ASN Putuskan Kasus Secara Objektif

12 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Gubernur Sulteng Ajak Istri Birokrat Dorong Suami Utamakan Pelayanan

Gubernur Sulteng Ajak Istri Birokrat Dorong Suami Utamakan Pelayanan

8 Oktober 2026
Mahasiswa KKN Untad Palu Targetkan 200 Warga Parimo Ikuti CKG

Mahasiswa KKN Untad Palu Targetkan 200 Warga Parimo Ikuti CKG

9 Oktober 2026
RSAS Jadi Rujukan Pasien Luar Daerah, Wali Kota Gorontalo Soroti Pelayanan Kesehatan

RSAS Jadi Rujukan Pasien Luar Daerah, Wali Kota Gorontalo Soroti Pelayanan Kesehatan

12 Oktober 2026
Pendaki Perempuan Sempat Hilang Kesadaran di Gunung Nokilalaki Berhasil Dievakuasi

Pendaki Perempuan Sempat Hilang Kesadaran di Gunung Nokilalaki Berhasil Dievakuasi

11 Oktober 2026
RSIA Defina Soroti Dilema Pelayanan Pasien di Tengah Aturan BPJS

RSIA Defina Soroti Dilema Pelayanan Pasien di Tengah Aturan BPJS

6 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d