the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Ragam

Ahmad Ali Dilepas Secara Adat Kaili dari Souraja Sebelum Daftar ke KPU Sulteng

the OPINIbythe OPINI
29 Agustus 2024
in Ragam
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
29 Agustus 2024
in Ragam
Reading Time: 3 mins read
Ahmad Ali Dilepas Secara Adat Kaili dari Souraja Sebelum Daftar ke KPU Sulteng

Ahmad Ali saat tiba di Souraja, di Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, sebelum mendaftar di KPU Sulawesi Tengah, Kamis pagi, 29 Agustus 2024. (Foto: istimewa)

Baca Juga

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

PALU, theopini.id – Pasangan bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur Ahmad Ali-Abdul Karim Aljufri mendatangi Souraja atau Banua Oge, di Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, sebelum mendaftar di KPU Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis pagi, 29 Agustus 2024.

Diketahui, Souraja merupakan Rumah Adat Kaili, yang juga dikenal dengan sebutan Banua Mbaso. Bangunan ini, didirikan oleh Raja Palu Jodjokodi sekitar 1892.

Baca Juga: Ahmad Ali: Pemimpin Tidak Boleh Anti Kritik

Souraja juga merupakan tempat tinggal raja dan keluarganya, serta dijadikan sebagai tempat musyawarah adat Suku Kaili.

Menurut Ahmad Ali, menghormati budaya dan adat suatu daerah adalah sebuah keharusan. Olehnya, ia bersama rombongan memilih berkunjung ke Souraja sebelum melanjutkan niatan untuk mencalonkan diri, sebagai pemimpin Sulawesi Tengah di KPU.

“Kami bersilaturahmi, sekaligus pamit kepada tetua adat di Souraja untuk minta restu, kami akan mendaftar ke KPU. Ini satu bentuk kehormatan bagi kami, karena diterima di tempat ini dengan tangan terbuka,” ujarnya.

Hal itu juga diutarakan Hidayat Lamakarate, figur calon gubernur 2020 yang dikabarkan bakal jadi manajer tim kampanye pasangan Beramal (Bersama Ahmad Ali-Abdul Karim Aljufri) pada Pilkada 2024 di Sulawesi Tengah.

“Karena sebagian besar kita yang berada di barisan pasangan Beramal ini, adalah masyarakat Lembah Palu, maka kita mengantarkan kandidat kita ke Souraja ini sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat adat yang ada di daerah ini,” ungkapnya.

Saat tiba di Souraja, Ahmad Ali-Abdul Karim Aljufri dijemput sejumlah tokoh adat Kaili, ada Ketua Adat Kota Palu Rum Parampasi, Tomaoge Sulawesi Tengah Longki Djanggola, dan Kagaua Karama Labuan Moh Fajar Panggagau.

Selain itu, ada Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Sulawesi Tengah H Tjabani dan tokoh agama Habib Ali Aljufri.

“Semoga apa yang menjadi cota-cita kita menjadi nyata ketika Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri memimpin Sulawesi Tengah,” harap juru kuncj Souraja, Mehdi Antara Datupalinge.

Ahmad Ali bersama sejumlah rombongan berangkat dari kediamannya di Jalan Swadaya Palu menuju Rumah Adat Souraja, yang disambut secara adat oleh keluarga turunan Raja Palu.

Setelahnya, Ahmad Ali menuju Kantor KPU Sulawesi Tengah, untuk mendaftar sebagai bakal calon gubernur bersama Abdul Karim Aljufri sebagai bakal calon wakil gubernur.

Sementara itu, Longki Djanggola yang melepas Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri dari Souraja menuju KPU Sulawesi Tengah, mengajak masyarakat adat agar memilih pemimpin yang menghormati adat istiadat daerah.

“Saya selaku sesepuh masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu, sebagai Tomaoge Kota Palu, memberikan apresiasi kepada calon gubernur kita dan wakil gubernur kita yang ingin datang dan dilepas oleh Banua Oge, ini suatu kehormatan bagi kami,” ujarnya.

Baca Juga: Ahmad Ali Berdialog Santai dengan Masyarakat Kota Palu di Warung Kopi

“Saya tahu, calon kita ini mengerti betul soal keadatan, seperti kata pepatah, di mana tanah dipijak, di situ langit dijunjung. Kami sangat berterima kasih atas kehormatan yang diberikan, sehingga saya ajak masyarakat keadatan untuk memilih pemimpin yang tahu adat istiadat dan mengerti keadatan di daerah,” sambungnya.

Dalam membangun daerah, khusunya Sulawesi Tengah, kata Longki, perlu untuk melibatkan masyarakat keadatan.

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #AhmadAli#KPUSulteng#Souraja#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Dekatkan Pelayanan, BRI Unit Balinggi Akan Online di Gedung Baru 30 Agustus

Next Post

Bawaslu Parimo Awasi Pendaftaran Calon Kepala Daerah

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Hilang Kontak Saat Melaut, Tiga Nelayan di Bangkep Ditemukan Selamat

Hilang Kontak Saat Melaut, Tiga Nelayan di Bangkep Ditemukan Selamat

15 Oktober 2026
Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

14 Oktober 2026
Anwar Hafid Dukung Konsolidasi HPA, Munas ke-5 Dijadwalkan Desember

Anwar Hafid Dukung Konsolidasi HPA, Munas ke-5 Dijadwalkan Desember

14 Oktober 2026
Tiba di Palu, Kapolda Irjen Rizal Irawan Disambut Gubernur Sulteng

Tiba di Palu, Kapolda Irjen Rizal Irawan Disambut Gubernur Sulteng

13 Oktober 2026
Kualitas Udara Parimo Diprediksi Sedang, BMKG Ingatkan Potensi Perubahan Polutan

Kualitas Udara Parimo Diprediksi Sedang, BMKG Ingatkan Potensi Perubahan Polutan

13 Oktober 2026
Bupati Erwin Burase Hadiri HUT ke-27 Buol, Perkuat Silaturahmi Antardaerah

Bupati Erwin Burase Hadiri HUT ke-27 Buol, Perkuat Silaturahmi Antardaerah

12 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Uji Tanah Kantor Baru Wali Kota Gorontalo Masuki Tahap Pengeboran

Uji Tanah Kantor Baru Wali Kota Gorontalo Masuki Tahap Pengeboran

15 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 125 km Tenggara BITUNG-SULUT

9 Oktober 2026

Gempa Bumi Terkini 5.7 M Guncang 193 km BaratDaya KAB-SUKABUMI-JABAR

11 Oktober 2026
Pemda Buol Susun Peta Jalan Pengembangan Kawasan Agropolitan

Pemda Buol Susun Peta Jalan Pengembangan Kawasan Agropolitan

13 Oktober 2026
Bupati Parimo Apresiasi Nakes, Capaian CKG Tembus 62 Persen

Bupati Parimo Apresiasi Nakes, Capaian CKG Tembus 62 Persen

9 Oktober 2026
TP-PKK Makassar Dorong Motif Budaya Lokal Jadi Produk Ekonomi Kreatif

TP-PKK Makassar Dorong Motif Budaya Lokal Jadi Produk Ekonomi Kreatif

9 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d