BANGKEP, theopini.id – Tiga nelayan yang mengalami hilang kontak saat melaut di perairan Pulau Tikus, Kecamatan Buko Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR gabungan, Rabu malam, 14 Oktober 2026.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Palu, Muh. Rizal mengatakan, ketiga nelayan tersebut ditemukan setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
“Pada pukul 22.25 WITA, tim SAR gabungan berhasil menemukan ketiga korban dalam kondisi selamat. Selanjutnya, korban dievakuasi menuju Pelabuhan Lalong, Luwuk,” ungkap Muh. Rizal dalam keterangan tertulisanya, Kamis, 15 Oktober 2026.
Ketiga nelayan tersebut, diketahui bernama Pudin Abu (62), Murni (60), dan Misra (34). Mereka berangkat menggunakan sebuah long boat pada Rabu pagi sekitar pukul 06.30 WITA, untuk memancing dan mencari hasil laut di sekitar Pulau Tikus.
Mereka dijadwalkan kembali pada pukul 10.00 WITA. Namun, hingga sore hari, ketiganya belum kembali, sehingga keluarga tidak dapat menghubungi mereka.
Keluarga bersama masyarakat setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri, tetapi belum membuahkan hasil.
Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melalui Pos SAR Luwuk pada pukul 18.46 WITA.
Menindaklanjuti laporan itu, tim SAR gabungan bergerak melakukan pencarian. Tim tiba di sekitar lokasi kejadian pada pukul 21.02 WITA hingga akhirnya menemukan ketiga nelayan tersebut sekitar satu jam kemudian.
Pada Kamis, 15 Oktober 2026, pukul 00.10 WITA, KN SAR Bhisma tiba di Pelabuhan Lalong, Luwuk, dengan membawa ketiga korban dalam keadaan selamat. Mereka kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.
Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Luwuk, awak KN SAR Bhisma, Polairud, pemerintah desa, serta masyarakat dan nelayan setempat.
Setelah seluruh korban ditemukan dan dievakuasi, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Moh Abdillah Novandi















