BALUT, theopini.id – Seorang nelayan bernama La Ane (55), dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan Pulau Burung, Kabupaten Banggai Laut (Balut), Sulawesi Tengah.
Tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian pada Sabtu, 17 Oktober 2026, setelah upaya pencarian oleh keluarga dan nelayan setempat belum membuahkan hasil.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, mengatakan tim penyelamat dari Unit Siaga SAR (USS) Banggai Laut dikerahkan menuju lokasi kejadian untuk mencari korban yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
“Pada Sabtu, 17 Oktober 2026 pukul 09.12 WITA, Tim Rescue USS Balut bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan RBB dengan membawa peralatan pendukung operasi SAR,” ungkap Rizal dalam keterangan resminya.
Berdasarkan kronologi kejadian, La Ane berangkat melaut dari Desa Tinakin Laut menuju perairan Pulau Burung pada Sabtu, 10 Oktober 2026, sekitar pukul 08.00 WITA.
Korban terakhir kali terlihat pada Senin, 12 Oktober 2026, sekitar pukul 07.00 WITA, saat sedang mempersiapkan diri di atas perahu untuk mencari ikan.
Menurut keterangan keluarga, korban biasanya kembali setelah tiga hingga empat hari melaut atau setelah mendapatkan hasil tangkapan. Namun, hingga laporan diterima tim SAR, korban belum kembali ke rumah.
Korban diketahui tidak membawa alat komunikasi sehingga tidak dapat dihubungi. Keluarga bersama masyarakat dan nelayan setempat telah berupaya melakukan pencarian, tetapi belum menemukan keberadaan korban.
“Kemudian, pihak keluarga meminta bantuan tim SAR,” ujarnya.
Dalam operasi tersebut, Tim Rescue USS Balut berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banggai Laut, Palang Merah Indonesia (PMI) Banggai Laut, keluarga korban, serta masyarakat dan nelayan setempat.
Tim menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) Basarnas, kendaraan penyelamat, peralatan navigasi, peralatan penyelamatan di air, perangkat komunikasi, serta peralatan medis dan evakuasi untuk mendukung pencarian.
Hingga laporan awal disampaikan pada Sabtu, 17 Oktober 2026, satu orang masih dalam pencarian.
“Perkembangan operasi SAR akan kami laporkan lebih lanjut,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Fikri Balla














