the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Penemuan Kasus TB Parimo Baru 58 Persen, Penanganan Diminta Libatkan Lintas Sektor

the OPINIbythe OPINI
22 Oktober 2026
in Kesehatan
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
22 Oktober 2026
in Kesehatan
Reading Time: 3 mins read
Penemuan Kasus TB Parimo Baru 58 Persen, Penanganan Diminta Libatkan Lintas Sektor

Sosialisasi Tim Percepatan Penanggulangan TB melalui kegiatan FGD di ruang rapat PIPW Bappelitbangda Parimo, Kamis, 22 Oktober 2026. (Foto: Ejang)

Baca Juga

Parimo Registrasikan Sembilan Posyandu, Bidik Jadi Percontohan Enam SPM

Wakapolda Sulteng Tekankan Deteksi Dini dan Kesiapsiagaan Karhutla

RSIA Defina Parimo Minta Distribusi Solar Prioritaskan Fasilitas Kesehatan

PARIMO, theopini.id — Penemuan kasus tuberkulosis (TB) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, pada 2026 baru mencapai sekitar 58 persen dari target.

Selain itu, sekitar 8 persen pasien yang telah ditemukan belum memulai pengobatan, sementara 21 persen pasien yang ditemukan pada 2025 belum menuntaskan pengobatan.

“Sehingga dalam penanganan TBC itu tidak bisa hanya sektor kesehatan. Kalau kita bicara lingkungan berarti harus melibatkan lintas sektor,” kata Kepala Bidang Sosial Budaya Bappelitbangda Parimo, Idran saat membuka sosialisasi Tim Percepatan Penanggulangan TB melalui kegiatan focus group discussion (FGD) di ruang rapat PIPW Bappelitbangda Parimo, Kamis, 22 Oktober 2026.

Menurutnya, TB bukan persoalan baru, tetapi masih menjadi tantangan serius karena penanganannya berkaitan dengan berbagai faktor, termasuk lingkungan dan persoalan sosial.

Karena itu, upaya penanggulangan TB tidak dapat dibebankan hanya kepada sektor kesehatan.

“Tidak ada eliminasi secara nasional kalau kabupaten tidak eliminasi. Tidak ada eliminasi kabupaten kalau kecamatan tidak eliminasi. Tidak ada tingkat kecamatan eliminasi kalau desanya tidak tereliminasi,” ujarnya.

Ia mengatakan, Rencana Aksi Daerah (RAD) penanggulangan TB perlu disempurnakan dengan program yang konkret dan pembagian peran yang jelas bagi setiap organisasi perangkat daerah (OPD).

Perencanaan tersebut, dapat diselaraskan dengan penyusunan rencana kerja perangkat daerah, termasuk untuk tahun anggaran 2028.

Sementara itu, Epidemiolog Kesehatan Ahli Madya Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Irfanita Dwi Yuniarti, yang mewakili Kepala Bidang P2P dr. Mohammad Ikbal, memaparkan sejumlah tantangan penanggulangan TB di Kabupaten Parimo, mulai dari penemuan kasus, pengobatan, hingga pencegahan.

Pada 2026, capaian penemuan kasus TB Parimo berada di kisaran 58 persen dari target dan menempatkan daerah itu pada peringkat keenam dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.

Selain pasien yang belum memulai pengobatan dan pasien yang belum menyelesaikan pengobatan, capaian pemberian terapi pencegahan tuberkulosis (TPT) di Kabupaten Parimo juga baru sekitar 16 persen.

Dari 24 puskesmas di Kabupaten Parimo, sebanyak 19 puskesmas dilaporkan telah memberikan TPT, sedangkan lima lainnya masih perlu mendapat perhatian.

Irfanita menjelaskan, salah satu kendala penanganan TBC adalah penolakan sebagian warga untuk menjalani pemeriksaan atau minum obat karena merasa tidak mengalami gejala.

Stigma, persoalan ekonomi, dan kondisi sosial juga dapat menghambat pasien mengakses layanan hingga menyelesaikan pengobatan.

“Dari beberapa permasalahan yang dikemukakan tadi, kelihatan bahwa memang kita Dinas Kesehatan tidak bisa melakukan hal tersebut secara sendiri, perlu berkolaborasi,” ujarnya.

Ia menekankan perlunya penguatan peran kader, edukasi kepada masyarakat, pelacakan kontak erat, pemeriksaan aktif, serta dukungan bagi pasien agar menjalani pengobatan sampai tuntas.

Irfanita juga menyebut perlunya pembentukan tim percepatan penanggulangan TBC di daerah untuk memperkuat koordinasi lintas sektor.

Pembentukan tim tersebut, sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis.

Tim itu, diharapkan menjadi wadah koordinasi, sinergi, dan evaluasi terhadap upaya penemuan kasus, pengobatan, pencegahan, serta dukungan bagi pasien TB.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Fikri Balla

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DinkesParimo#parigimoutong#PemdaParimo#Sulteng
Previous Post

Wakapolda Sulteng Tekankan Deteksi Dini dan Kesiapsiagaan Karhutla

Next Post

Parimo Registrasikan Sembilan Posyandu, Bidik Jadi Percontohan Enam SPM

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Bupati Parimo Imbau Warga Waspadai Dampak Kesehatan Kabut Asap

Bupati Parimo Imbau Warga Waspadai Dampak Kesehatan Kabut Asap

17 Oktober 2026
Dinkes Parimo Butuh Mobile X-Ray untuk Percepat Penanganan TBC

Dinkes Parimo Butuh Mobile X-Ray untuk Percepat Penanganan TBC

16 Oktober 2026
Wali Kota Gorontalo Ancam Rombak Manajemen RSUD Aloei Saboe

Wali Kota Gorontalo Ancam Rombak Manajemen RSUD Aloei Saboe

12 Oktober 2026
RSAS Jadi Rujukan Pasien Luar Daerah, Wali Kota Gorontalo Soroti Pelayanan Kesehatan

RSAS Jadi Rujukan Pasien Luar Daerah, Wali Kota Gorontalo Soroti Pelayanan Kesehatan

12 Oktober 2026
Wagub Reny Minta Pusat Bantu Renovasi 220 Puskesmas di Sulteng

Wagub Reny Minta Pusat Bantu Renovasi 220 Puskesmas di Sulteng

9 Oktober 2026
Mahasiswa KKN Untad Palu Targetkan 200 Warga Parimo Ikuti CKG

Mahasiswa KKN Untad Palu Targetkan 200 Warga Parimo Ikuti CKG

9 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 6 km BaratLaut LEBONG-BENGKULU

22 Oktober 2026
Parimo Registrasikan Sembilan Posyandu, Bidik Jadi Percontohan Enam SPM

Parimo Registrasikan Sembilan Posyandu, Bidik Jadi Percontohan Enam SPM

22 Oktober 2026
Penemuan Kasus TB Parimo Baru 58 Persen, Penanganan Diminta Libatkan Lintas Sektor

Penemuan Kasus TB Parimo Baru 58 Persen, Penanganan Diminta Libatkan Lintas Sektor

22 Oktober 2026
Wakapolda Sulteng Tekankan Deteksi Dini dan Kesiapsiagaan Karhutla

Wakapolda Sulteng Tekankan Deteksi Dini dan Kesiapsiagaan Karhutla

22 Oktober 2026
RSIA Defina Parimo Minta Distribusi Solar Prioritaskan Fasilitas Kesehatan

RSIA Defina Parimo Minta Distribusi Solar Prioritaskan Fasilitas Kesehatan

22 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Wagub Reny Minta Karang Taruna Lindungi Pemuda dari Narkoba

Wagub Reny Minta Karang Taruna Lindungi Pemuda dari Narkoba

20 Oktober 2026

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 6 km BaratLaut LEBONG-BENGKULU

22 Oktober 2026
Wagub Reny Ingatkan Lansia Tetap Aktif dan Jaga Kesehatan

Wagub Reny Ingatkan Lansia Tetap Aktif dan Jaga Kesehatan

16 Oktober 2026
Kabut Asap Selimuti Gorontalo, BPBD Siapkan 1.500 Masker Gratis

Kabut Asap Selimuti Gorontalo, BPBD Siapkan 1.500 Masker Gratis

18 Oktober 2026
Polisi Temukan 24 Wadah Penampungan Bio Solar Kosong di Sigi

Polisi Temukan 24 Wadah Penampungan Bio Solar Kosong di Sigi

18 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d