the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Erwin Burase Paparkan Capaian dan Kendala Program Nasional di Parimo

the OPINIbythe OPINI
13 Mei 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
13 Mei 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
Erwin Burase Paparkan Capaian dan Kendala Program Nasional di Parimo

Bupati Parimo, H Erwin Burase saat memaparkan pelaksanaan Program Nasional di Gedung Serbaguna Matano, Kabupaten Morowali, Rabu, 13 Mei 2026. (Foto: IST)

Baca Juga

Besaran Retribusi Pengangkutan Sampah Parimo Akan Diatur Lewat Perbup

LIBU Perempuan: Kekerasan terhadap Siswa SD Harus Dilihat sebagai Persoalan Pidana dan Hak Anak

Bahas Ranperda Kesehatan, Pansus DPRD Parimo Pastikan Penanganan KLB Malaria

MOROWALI, theopini.id – Bupati Parigi Moutong (Parimo), H Erwin Burase, memaparkan berbagai capaian dan kendala pelaksanaan program nasional, dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI.

“Masyarakat di wilayah utara dan daerah terpencil hingga saat ini belum merasakan manfaat program ini, dan terus menyampaikan keluhan,” ujar Erwin Burase saat memaparkan pelaksanaan Program Nasional di Gedung Serbaguna Matano, Kabupaten Morowali, Rabu, 13 Mei 2026.

Ia menjelaskan, hingga kini Kabupaten Parimo telah mengoperasikan 21 unit dapur Sentra Penyediaan Pangan Bergizi (SPPG).

Dari total 841 sekolah, sebanyak 354 sekolah telah menerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau sekitar 42 persen dari target sasaran.

Jumlah siswa penerima manfaat, tercatat sekitar 28 ribu anak atau sekitar 40 persen dari total siswa yang berhak menerima layanan tersebut.

Dari 21 unit dapur yang dibangun, dua unit masih dalam tahap penyelesaian dan satu unit lainnya dihentikan sementara karena kendala Instalasi Pengolahan Limbah (IPAL).

Menurut Erwin, pelaksanaan program MBG masih menghadapi sejumlah hambatan, mulai dari kurangnya koordinasi penentuan lokasi pembangunan dapur hingga distribusi makanan yang belum tepat waktu.

Ia menjelaskan, sebagian besar dapur MBG masih terkonsentrasi di wilayah eks Kota Parigi dan belum menjangkau wilayah utara maupun daerah terpencil di Kabupaten Parimo, yang memiliki bentang wilayah sepanjang 512 kilometer dari perbatasan Poso hingga Gorontalo.

Selain itu, pembagian makanan yang kerap dilakukan menjelang akhir jam sekolah membuat makanan lebih banyak dibawa pulang dibanding dikonsumsi langsung oleh siswa di sekolah.

“Kami juga masih menghadapi keterlambatan pengusulan data sekolah dan siswa, khususnya di wilayah terpencil. Ada 78 sekolah yang sangat membutuhkan tetapi belum mendapatkan layanan,” jelasnya.

Pemerintah Daerah (Pemda) Parimo, lanjutnya, telah mengusulkan pembangunan 61 titik dapur baru di wilayah terpencil guna memperluas jangkauan layanan MBG.

Dalam pemaparannya, Erwin juga mengungkapkan, Kabupaten Parimo masih menjadi daerah dengan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) tertinggi di Sulawesi Tengah, mencapai sekitar 13.500 yang sebagian besar berada di Kecamatan Tinombo, Palasa dan Tomini.

Di bidang kesehatan, tingkat kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (UHC) di Kabupaten Parimo meningkat dari sekitar 82 persen menjadi 89,89 persen melalui kolaborasi program Berani Sehat bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan BPJS Kesehatan.

Pemda Parimo juga mengalokasikan anggaran untuk membantu pembiayaan kasus yang tidak ditanggung BPJS, serta menyediakan layanan ambulans gratis untuk masyarakat hingga wilayah terpencil.

Sementara itu, angka stunting di Kabupaten Parimo disebut mengalami penurunan dari 8,7 persen menjadi 8 persen pada periode 2024–2025, yang menjadi penurunan terbesar di tingkat provinsi.

Pada sektor ekonomi dan sosial, Pemda Parimo telah membangun 32 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dari total 283 desa dan kelurahan. Tiga unit di antaranya, telah beroperasi penuh.

Program Sekolah Rakyat yang diusulkan Pemda Parimo, juga telah dinyatakan memenuhi syarat dan dijadwalkan mulai merekrut siswa tahun depan.

Selain itu, Pemda Parimo telah mengusulkan 6.000 unit rumah tidak layak huni dalam program 3 juta rumah dari total kebutuhan sekitar 21 ribu unit rumah di daerah tersebut.

Di sektor ketahanan pangan, Erwin menyebut Kabupaten Parimo masih surplus produksi beras sekitar 100 ribu ton per tahun.

Namun pada 2026, terjadi penurunan produksi akibat banjir yang merendam lahan persawahan karena belum adanya normalisasi sungai.

Sementara itu, Gubernur H Anwar Hafid menegaskan, rapat koordinasi tersebut menjadi forum strategis untuk mengevaluasi realisasi program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.

“Kita harus bergerak satu irama. Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota adalah kunci agar seluruh program Asta Cita dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #ErwinBurase#parigimoutong#PemdaParimo#ProgramMBG#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Dewan Adat Banggai Siap Perkuat Hukum Adat dan Hak Ulayat Masyarakat

Next Post

Pemkot Makassar Tertibkan Lapak PKL yang Ganggu Akses Puskesmas Tabaringan

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Besaran Retribusi Pengangkutan Sampah Parimo Akan Diatur Lewat Perbup

Besaran Retribusi Pengangkutan Sampah Parimo Akan Diatur Lewat Perbup

29 September 2026
Pemprov Sulteng Mulai Petakan Kebutuhan Rumah untuk Target 2027

Pemprov Sulteng Mulai Petakan Kebutuhan Rumah untuk Target 2027

28 September 2026
Tiga OPD di Banggai Jadi Fokus Survei Kepuasan Masyarakat

Tiga OPD di Banggai Jadi Fokus Survei Kepuasan Masyarakat

28 September 2026
Pemda Banggai Tanggung Iuran Jaminan Sosial 45 Ribu Lebih Pekerja

Pemda Banggai Tanggung Iuran Jaminan Sosial 45 Ribu Lebih Pekerja

28 September 2026
Data Keimigrasian Diperlukan Hadapi Mobilitas WNA di Banggai

Data Keimigrasian Diperlukan Hadapi Mobilitas WNA di Banggai

28 September 2026
Dinsos Parimo Gelar Workshop Penguatan Kemitraan Usaha Produktif Penyandang Disabilitas

Dinsos Parimo Gelar Workshop Penguatan Kemitraan Usaha Produktif Penyandang Disabilitas

28 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Besaran Retribusi Pengangkutan Sampah Parimo Akan Diatur Lewat Perbup

Besaran Retribusi Pengangkutan Sampah Parimo Akan Diatur Lewat Perbup

29 September 2026
LIBU Perempuan: Kekerasan terhadap Siswa SD Harus Dilihat sebagai Persoalan Pidana dan Hak Anak

LIBU Perempuan: Kekerasan terhadap Siswa SD Harus Dilihat sebagai Persoalan Pidana dan Hak Anak

29 September 2026
Bahas Ranperda Kesehatan, Pansus DPRD Parimo Pastikan Penanganan KLB Malaria

Bahas Ranperda Kesehatan, Pansus DPRD Parimo Pastikan Penanganan KLB Malaria

29 September 2026
Adrian Siswa SLB Parigi Terima Bantuan Kursi Roda dari Dinsos Parimo

Adrian Siswa SLB Parigi Terima Bantuan Kursi Roda dari Dinsos Parimo

29 September 2026
Pemprov Sulteng Mulai Petakan Kebutuhan Rumah untuk Target 2027

Pemprov Sulteng Mulai Petakan Kebutuhan Rumah untuk Target 2027

28 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Bhabinkamtibmas Didorong Jadi Ujung Tombak Jaga Kerukunan di Parimo

Bhabinkamtibmas Didorong Jadi Ujung Tombak Jaga Kerukunan di Parimo

22 September 2026
Kapolda Sulteng Minta Pejabat Baru Segera Baca Kondisi Organisasi di Tempat Tugas

Kapolda Sulteng Minta Pejabat Baru Segera Baca Kondisi Organisasi di Tempat Tugas

23 September 2026
Data Keimigrasian Diperlukan Hadapi Mobilitas WNA di Banggai

Data Keimigrasian Diperlukan Hadapi Mobilitas WNA di Banggai

28 September 2026
Wabup Parimo Dorong Partai Politik Perkuat Penyerapan Aspirasi Masyarakat

Wabup Parimo Dorong Partai Politik Perkuat Penyerapan Aspirasi Masyarakat

26 September 2026
Dugaan Kekerasan Siswa SD di Ampibabo, UPT PPA Parimo Pastikan Laporan Belum Dicabut

Dugaan Kekerasan Siswa SD di Ampibabo, UPT PPA Parimo Pastikan Laporan Belum Dicabut

26 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d