the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Ragam

Ketua PHDI Parimo: Ngaben Mengingatkan Kita Semua pada Kematian

the OPINIbythe OPINI
29 Agustus 2026
in Ragam
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
29 Agustus 2026
in Ragam
Reading Time: 3 mins read
Ketua PHDI Parimo: Ngaben Mengingatkan Kita Semua pada Kematian

Ketua PHDI Parimo, I Made Yastina saat memberikan sambutan pada acara Ngaben Masal di Desa Kotaraya Timur, Kecamatan Mepanga, Sabtu, 29 Agustus 2026. (Foto: Aldi)

Baca Juga

Hadiri Ngaben Massal di Mepanga, Bupati Erwin Tekankan Nilai Gotong Royong

Festival Air Terjun Mambuku Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Warga Parigi Utara

Buka MTQ Sidoan, Bupati Erwin Burase Soroti Ancaman Narkoba dan Risiko Bencana

PARIMO, theopini.id – Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), I Made Yastina, mengajak umat Hindu memaknai prosesi Ngaben sebagai pengingat, bahwa setiap manusia akan menghadapi kematian.

“Semua yang berdiri di sini merupakan calon mayat. Kita hanya menunggu waktu dengan cara apa Tuhan memanggil kita. Di mana dan kapan kita dipanggil, semuanya menjadi rahasia,” ujar I Made Yastina saat memberikan sambutan pada acara Ngaben Masal di Desa Kotaraya Timur, Kecamatan Mepanga, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Menurutnya, kematian merupakan kepastian yang tidak diketahui waktu dan caranya. Karena itu, ia mengajak umat memberikan doa terbaik bagi keluarga yang telah meninggal.

“Olehnya, mari bersama-sama memberikan doa terbaik. Hanya doa yang bisa kita panjatkan kepada keluarga yang telah meninggal. Uang tidak ada gunanya ketika meninggal. Jangan membakar-bakar uang, tidak boleh. Doa yang diperbanyak,” katanya.

Total jumlah umat Hindu Kabupaten Parimo, 93 ribu jiwa. Untuk itu, Made Yastina juga mengajak umat berkontribusi dalam pembangunan daerah.  

“Masih kita dukung program pemerintah. Saya juga mengajak generasi muda membangun Parimo, supaya Kabupaten Parimo menjadi terdepan dan terbaik untuk kita semua,” ujarnya.

Umat Hindu yang tinggal di Kabupaten Parimo, kata dia, merupakan bagian dari masyarakat daerah tersebut.

Karena itu, ia mengajak umat tidak hanya mempertahankan identitas budaya, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah tempat tinggal.

“Hari ini kita sepakat, kita adalah orang Parimo, Sulawesi Tengah, suku Bali, beragama Hindu yang tinggal di Kabupaten Parimo. Mari banggakan Kabupaten Parimo,” tegasnya.

Dalam menjalankan tradisi, I Made Yastina mengingatkan umat untuk menyesuaikannya dengan kondisi daerah.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Tidak 100 persen budaya yang ada di Bali, di kampung leluhur kita, dapat dilaksanakan di Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Parigi Moutong,” katanya.

Ia mengatakan, sejumlah kegiatan dan tradisi membutuhkan penyesuaian. Hal tersebut, menjadi pengalaman bersama agar tradisi tetap dapat dijalankan sesuai situasi dan kondisi masyarakat Parimo.

Ia juga berharap Ngaben Masal di Kotaraya dapat dilaksanakan secara rutin setiap tiga tahun melalui kesepakatan bersama.

“Bagi yang tidak mampu, silakan didata. Nanti sama-sama kita pikirkan pembiayaannya. Kami juga akan meminta dukungan pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara bagi umat yang mampu, ia mempersilakan pelaksanaan Ngaben dilakukan secara mandiri karena merupakan bagian dari kewajiban umat Hindu.

I Made menyebut, sepanjang 2025 terdapat sekitar 400 jenazah yang menjalani prosesi Ngaben di empat titik di Kabupaten Parimo.

Ia berharap, pelaksanaan Ngaben Masal dapat berjalan lancar serta memperkuat kebersamaan umat Hindu dalam menjalankan kewajiban keagamaan dan mendukung pembangunan daerah.

Diketahui, Ngaben Masal di Desa Kotaraya Timur, diikuti 12 jenazah. Terdiri dari lima jenazah berasal dari sejumlah desa di Kabupaten Parimo, sedangkan tujuh lainnya berasal dari Buol, Tolitoli, dan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

Selain peserta Ngaben Masal, terdapat satu jenazah dari Desa Kotaraya Timur yang melaksanakan Ngaben secara pribadi.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Israwati

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #IMadeYastina#KecamatanMepanga#parigimoutong#PHDIParimo#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Buka MTQ Sidoan, Bupati Erwin Burase Soroti Ancaman Narkoba dan Risiko Bencana

Next Post

Festival Air Terjun Mambuku Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Warga Parigi Utara

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Pascabanjir Bandang Avolua, 57 Rumah Terdampak dan 14 KK Masih Mengungsi

Pascabanjir Bandang Avolua, 57 Rumah Terdampak dan 14 KK Masih Mengungsi

28 Agustus 2026
PMI Parimo Salurkan Bantuan Logistik dan Shelter untuk Warga Avolua

PMI Parimo Salurkan Bantuan Logistik dan Shelter untuk Warga Avolua

28 Agustus 2026
Bupati Erwin Dukung Raker FKPP Parimo dan Persiapan Hari Santri Nasional

Bupati Erwin Dukung Raker FKPP Parimo dan Persiapan Hari Santri Nasional

27 Agustus 2026
Pemkot Palu Petakan Gangguan Kamtibmas, Wawali Imelda Soroti Judol

Pemkot Palu Petakan Gangguan Kamtibmas, Wawali Imelda Soroti Judol

25 Agustus 2026
TPQ Baitul Ilmi Masigi Gelar Peringatan Maulid Nabi, Ajak Warga Hadir dan Bersilaturahmi

TPQ Baitul Ilmi Masigi Gelar Peringatan Maulid Nabi, Ajak Warga Hadir dan Bersilaturahmi

23 Agustus 2026
Kapolda Sulteng Pimpin Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Kapolda Sulteng Pimpin Upacara Peringatan Hari Juang Polri

21 Agustus 2026

ARTIKEL TERKINI

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

29 Agustus 2026
Hadiri Ngaben Massal di Mepanga, Bupati Erwin Tekankan Nilai Gotong Royong

Hadiri Ngaben Massal di Mepanga, Bupati Erwin Tekankan Nilai Gotong Royong

29 Agustus 2026
Festival Air Terjun Mambuku Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Warga Parigi Utara

Festival Air Terjun Mambuku Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Warga Parigi Utara

29 Agustus 2026
Ketua PHDI Parimo: Ngaben Mengingatkan Kita Semua pada Kematian

Ketua PHDI Parimo: Ngaben Mengingatkan Kita Semua pada Kematian

29 Agustus 2026
Buka MTQ Sidoan, Bupati Erwin Burase Soroti Ancaman Narkoba dan Risiko Bencana

Buka MTQ Sidoan, Bupati Erwin Burase Soroti Ancaman Narkoba dan Risiko Bencana

29 Agustus 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Kekeringan Melanda Tiga Desa di Parimo, 235 Hektare Pertanian dan Perkebunan Terancam

Kekeringan Melanda Tiga Desa di Parimo, 235 Hektare Pertanian dan Perkebunan Terancam

25 Agustus 2026
Empat Bahasa Dikuasai Siswa Sekolah Rakyat, Wagub Reny: Bekal Meraih Cita-Cita

Empat Bahasa Dikuasai Siswa Sekolah Rakyat, Wagub Reny: Bekal Meraih Cita-Cita

27 Agustus 2026
Anleg PPP Parimo Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Banjir Avolua

Anleg PPP Parimo Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Banjir Avolua

26 Agustus 2026
Jelang HUT ke-25, DPC Demokrat Parimo Pererat Silaturahmi dengan Warga Bantaya Lewat Lomba Rakyat

Jelang HUT ke-25, DPC Demokrat Parimo Pererat Silaturahmi dengan Warga Bantaya Lewat Lomba Rakyat

23 Agustus 2026
Pemkot Palu Petakan Gangguan Kamtibmas, Wawali Imelda Soroti Judol

Pemkot Palu Petakan Gangguan Kamtibmas, Wawali Imelda Soroti Judol

25 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d