PALU, theopini.id — Polda Sulawesi Tengah menekankan pentingnya menjaga persatuan dan semangat gotong royong, sebagai bagian dari penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
Pesan tersebut, disampaikan dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 yang digelar di lapangan apel Markas Polda Sulawesi Tengah. Upacara diikuti seluruh personel Polri dan ASN di lingkungan insitusi kepolisian tersebut.
“Pancasila harus menjadi landasan bagi setiap personel dalam menjalankan tugas, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semangat persatuan, toleransi dan gotong royong harus terus kita jaga,” kata Kabidhumas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Achmad Muhaimin, Kamis, 1 Oktober 2026.
Ia mengatakan, nilai persatuan menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan masyarakat yang memiliki latar belakang beragam. Karena itu, semangat toleransi dan gotong royong perlu terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini, mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.
Menurut Achmad, keberagaman masyarakat Sulawesi Tengah merupakan bagian yang perlu dirawat bersama. Nilai-nilai Pancasila, kata dia, dapat menjadi landasan untuk memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman tersebut.
“Melalui momentum Hari Kesaktian Pancasila ini, mari kita perkuat persatuan dan kesatuan serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila,” pungkasnya.
Upacara dipimpin Karoops Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom yang bertindak sebagai inspektur upacara mewakili Kapolda Irjen Pol Nasri.
Kompol Reky P.H. Moniung bertindak sebagai komandan upacara. Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dibacakan IPTU I Nyoman Wirastika Adi, sedangkan naskah ikrar dibacakan IPDA Kasmudin.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Indah Nurrahma Safira















