TOLITOLI, theopini.id — Seorang nelayan, Agus Salim (41), dilaporkan hilang setelah pergi memancing di perairan Pulau Kabetan, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian dengan menyisir perairan sekitar lokasi kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu, Muh. Rizal mengatakan, pencarian dilakukan setelah pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada tim SAR.
“Tim SAR gabungan melaksanakan pencarian dengan membagi personel menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit), menggunakan RIB Basarnas dan Sea Rider Lanal Tolitoli. Masing-masing SRU melakukan pencarian sesuai area yang telah ditentukan,” kata Rizal, dalam keterangan resminya.
Agus Salim diketahui pergi memancing di perairan Pulau Kabetan pada Sabtu, 3 Oktober 2026, sekitar pukul 17.00 WITA.
Namun, pada Minggu, 4 Oktober 2026, sekitar pukul 16.32 WITA, seorang nelayan yang melintas di sekitar Pulau Kabetan menemukan perahu milik Agus Salim dalam kondisi kosong.
Perahu tersebut, kemudian ditarik menuju Pelabuhan Tolitoli. Sementara itu, pihak keluarga bersama masyarakat dan nelayan setempat melakukan pencarian terhadap korban.
Upaya tersebut, belum menemukan Agus Salim hingga pihak keluarga meminta bantuan SAR untuk melakukan pencarian dan pertolongan.
Rizal mengatakan, pencarian pada Senin, 5 Oktober 2026, diawali dengan briefing, pembagian tugas, serta penyampaian petunjuk keselamatan kepada seluruh personel sesuai standar operasional prosedur (SOP).
“Pencarian dimulai pukul 07.00 WITA dengan dua SRU. Masing-masing SRU melakukan pencarian di area yang telah ditentukan,” ujarnya.
Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan melibatkan tiga personel Tim Rescue USS Tolitoli, delapan personel Lanal Tolitoli, enam personel Brimob, lima personel BPBD Tolitoli, serta pemerintah desa dan masyarakat atau nelayan setempat.
Pencarian menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya RIB Basarnas, Sea Rider Lanal Tolitoli, rescue car, peralatan navigasi, water rescue, komunikasi, serta peralatan medis dan evakuasi.
“Hingga saat ini, korban masih dalam pencarian. Perkembangan operasi SAR akan dilaporkan lebih lanjut,” pungkas Rizal.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Moh Abdillah Novandi













