SIGI, theopini.id – Seorang lansia berusia 70 tahun, Hasawi belum kembali ke rumah, setelah pergi mencari kayu bakar di kawasan Bukit Limpo, Desa Sibowi, Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Tim SAR gabungan kini melakukan pencarian terhadap warga tersebut, sejak Rabu, 7 Oktober 2026.
“Kami bersama unsur SAR gabungan telah melaksanakan pencarian terhadap satu orang yang belum kembali setelah pergi mencari kayu bakar di kawasan Bukit Limpo, Desa Sibowi. Pencarian dilakukan dengan membagi personel menjadi dua SRU dan menyisir area secara sistematis,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal dalam keterangan resminya.
Ia mengatakan, informasi mengenai belum kembalinya Hasawi diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu dari Wafik, tetangga korban, pada Selasa, 6 Oktober 2026, sekitar pukul 19.50 WITA.
Berdasarkan informasi yang diterima, Hasawi berangkat mencari kayu bakar pada Senin, 5 Oktober 2026, sekitar pukul 05.00 WITA, menuju kawasan Bukit Limpo. Namun, hingga Selasa, korban belum kembali ke rumah.
Keluarga bersama masyarakat sekitar sempat melakukan pencarian secara mandiri. Namun, upaya tersebut, belum membuahkan hasil sehingga keluarga kemudian meminta bantuan tim SAR.
Setelah menerima laporan, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu bergerak menuju lokasi. Setibanya di lokasi, tim berkoordinasi dengan keluarga dan unsur terkait serta melakukan asesmen kondisi lapangan sebagai dasar penyusunan rencana pencarian.
Pada Rabu, 7 Oktober 2026, pukul 06.45 WITA, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing, pembagian tugas, persiapan peralatan, serta penyampaian petunjuk keselamatan sebelum memulai operasi pencarian.
Pencarian dilakukan dengan membagi personel menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). Tim menggunakan metode Explorer Search and Rescue (ESAR) dengan membagi wilayah pencarian ke dalam sejumlah sektor untuk disisir secara terarah.
“Pencarian kami lakukan dengan mempertimbangkan kondisi medan, vegetasi, serta kemungkinan jalur yang dilalui korban. Setiap area yang telah disisir dicatat dan dievaluasi untuk menentukan pengembangan pencarian berikutnya,” ujar Rizal.
Area pencarian dilakukan dalam radius sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian. Tim menggunakan sejumlah peralatan untuk mendukung operasi, antara lain rescue truck, motor trail, peralatan jungle, peralatan mountaineering, peralatan navigasi, komunikasi, medis, dan evakuasi.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Bhabinkamtibmas, BPBD Sigi, pihak keluarga, serta masyarakat setempat.
“Hingga operasi pencarian dilaksanakan, Hasawi masih belum ditemukan tim SAR gabungan,” kata Rizal.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Moh Abdillah Novandi















