the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Pemuda Sulteng Tanam 70 Ribu Mangrove untuk Pulihkan Pesisir Palu

the OPINIbythe OPINI
26 Juli 2025
in Headline
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
26 Juli 2025
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Rembuk Pemuda Sulteng Tanam 70 Ribu Mangrove untuk Pulihkan Pesisir Palu

Pemuda Sulawesi Tengah menanam mangrove di sepanjang pesisir Pantai Palu, Sabtu, 26 Juli 2025. (Foto: IST)

Baca Juga

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

PALU, theopini.id – Memperingati Hari Mangrove Internasional, Rembuk Pemuda Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar aksi penanaman 70.000 pohon mangrove di sepanjang pesisir Pantai Palu, Sabtu, 26 Juli 2025.

Gerakan kolaboratif ini, menjadi bagian dari upaya penyelamatan ekosistem Teluk Palu, pemulihan garis pantai, serta wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap krisis iklim.

Baca Juga: FKPAPT Parimo Tanam 1.000 Bibit Mangrove: Aksi Nyata Pulihkan Ekosistem Teluk Tomini

Kegiatan ini, melibatkan berbagai elemen, mulai dari komunitas Mangrovers, siswa, mahasiswa, hingga organisasi pemuda dari sejumlah sekolah dan kampus. Sebagai bentuk penguatan gerakan, Rembuk Pemuda dan Mangrovers juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk mendorong rehabilitasi mangrove secara berkelanjutan.

Ketua Rembuk Pemuda Sulteng, Fathur Razaq, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk sedekah alam dari anak muda.

“Kami menanam mangrove bukan sekadar seremonial, tapi sebagai wujud syukur dan sedekah kepada alam. Menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah sosial,” ujar Fathur dalam sambutannya.

Ia menekankan pentingnya mimpi besar dan aksi nyata dari generasi muda dalam menjaga lingkungan, sembari mengkritik rendahnya kontribusi korporasi terhadap upaya reboisasi.

“Kami, anak-anak muda, bisa menanam 70 ribu pohon. Tapi sejauh ini belum ada perusahaan besar di Sulteng yang menyamai angka itu. Seharusnya ada regulasi yang mewajibkan industri, termasuk pertambangan, untuk menyumbang bibit setiap tahun. Kami menargetkan bisa menanam satu juta pohon setiap tahun, baik di darat maupun laut,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan, visinya menjadikan kawasan pesisir Palu sebagai destinasi wisata bahari kelas dunia.

“Jika seluruh garis pantai Palu ditanami mangrove, saya percaya suatu hari tempat ini bisa menyaingi Miami, penuh wisata, tumbuh ekonomi pesisir, dan masyarakat hidup harmonis dengan alam,” kata dia.

Ketua Komunitas Mangrovers, Ismail, mengapresiasi kolaborasi ini yang menurutnya menjadi titik balik setelah bertahun-tahun komunitasnya berjalan sendiri sejak bencana tsunami 2018.

“Hari ini kami tidak sendiri. MoU ini jadi bukti kolaborasi yang nyata. Mangrove terbukti mampu meredam ombak, menyerap karbon sepuluh kali lebih besar dari pohon hutan, dan kini memberi manfaat ekonomi, seperti mulai munculnya kerang di area tanam,” jelasnya.

Baca Juga: LPAP El Capitan Indonesia Peringati Hari Mangrove Sedunia 2024

Sejumlah organisasi turut ambil bagian dalam aksi ini, termasuk HMI Cabang Palu, UKOM dan BPM Fakultas Hukum, OSIS SMAN 1 & SMAN 3 Palu, Teknik Unismuh, UKOF FMIPA, dan Himpunan Mahasiswa Fisika.

Penanaman dimulai dari titik Layana dan menyisir kawasan Citraland, sebagai langkah awal menuju pesisir yang hijau, tangguh, dan berkelanjutan.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #HariMangroveInternasional#PemudaSulteng#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Kolaborasi Budaya dan Peran Perempuan Jadi Sorotan di Hari Kebaya Nasional Gorontalo

Next Post

Latgab GAG 2025 Ditutup, Ketahanan Mental Jadi Bekal Utama Hadapi Tugas Berat

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

15 Oktober 2026
Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

15 Oktober 2026
Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

14 Oktober 2026
Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

14 Oktober 2026
Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

13 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

16 Oktober 2026
Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

15 Oktober 2026
Warga Kintom Ditemukan Meninggal di Jalan Perkebunan, Polisi Minta Keterangan Keluarga

Warga Kintom Ditemukan Meninggal di Jalan, Polisi Minta Keterangan Keluarga

14 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Dimutasi Jadi Wakapolresta Palu

11 Oktober 2026
Kapolda Rizal Irawan: Alam Harus Dijaga untuk Generasi Mendatang

Kapolda Rizal Irawan: Alam Harus Dijaga untuk Generasi Mendatang

14 Oktober 2026
Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

16 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d