Silpa Rp41,7 Miliar, Kinerja Keuangan Parimo Dinilai Cukup Baik

PARIMO, theopini.idPemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah melaporkan capaian pengelolaan keuangan daerah tahun anggaran 2025, dengan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) sebesar Rp41,7 miliar lebih dalam Rapat Paripurna DPRD, Selasa, 7 April 2026.

“Sesuai laporan realisasi anggaran akhir 2025 sebelum dilakukan audit oleh BPK, Pemda Parimo memperoleh Silpa sebesar Rp41.739.129.105,91,” ujar Wakil Bupati (Wabup) Parimo, H Abdul Sahid.

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tersebut, disampaikan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif.

Wabup Sahid menjelaskan, Silpa tersebut merupakan selisih antara surplus anggaran dengan pembiayaan netto sebelum audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dari sisi realisasi, pendapatan daerah tercatat sebesar Rp1.720.096.101.124,49, sementara belanja daerah mencapai Rp1.706.050.737.600,62, sehingga menghasilkan surplus sebesar Rp14.045.363.523,87.

“Kemudian pada pembiayaan daerah yang terealisasi sebesar Rp28.921.327.916,04, pemerintah hanya merealisasikan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp1.227.562.334,00, sehingga terdapat pembiayaan netto sebesar Rp27.693.765.582,04,” jelasnya.

Secara umum, pengelolaan keuangan daerah tahun anggaran 2025 dinilai menunjukkan kinerja yang cukup baik dengan sejumlah capaian yang melampaui target.

“Berdasarkan laporan realisasi anggaran 2025, pengelolaan keuangan daerah secara umum menunjukkan kinerja yang cukup baik, dengan beberapa capaian yang melampaui target,” tambahnya.

Selain aspek keuangan, capaian kinerja pembangunan daerah juga berada pada kategori berhasil hingga sangat berhasil.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tercatat mencapai 69,48 poin, melampaui target 68,77. Sementara itu, prevalensi stunting berhasil ditekan hingga 9,3 persen, jauh di bawah target 18,68 persen.

“Namun masih ada beberapa indikator yang belum optimal, seperti pertumbuhan ekonomi yang masih berada di angka 3,92 persen dari target 5,01 persen,” ungkapnya.

Ia berharap, LKPJ Tahun Anggaran 2025 yang telah diserahkan kepada DPRD dapat segera dibahas sesuai mekanisme yang berlaku.

Wabup Sahid juga mengajak seluruh anggota DPRD Parimo, untuk terus meningkatkan sinergi dalam mengevaluasi capaian pembangunan daerah.

“Sinergitas antara pemerintah daerah dan DPRD sangat penting demi terwujudnya Kabupaten Parimo yang maju, mandiri, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar