the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Wagub Reny Tegur OPD yang Tak Laporkan Dana Dekonsentrasi Rp55,5 Miliar

the OPINIbythe OPINI
29 Juni 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
29 Juni 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Wagub Reny Tegur OPD yang Tak Laporkan Dana Dekonsentrasi Rp55,5 Miliar

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr Reny A Lamadjido saat rapat evaluasi SPIP dan pengawasan di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin, 29 Juni 2026. (Foto: IST)

Baca Juga

Kabut Asap Selimuti Parimo, BPBD Tunggu Penjelasan Resmi BMKG

Wagub Reny Dorong Penguatan Pendapatan Daerah untuk Biayai Prioritas Pembangunan 2027

HUT ke-81 TNI, Anwar Hafid Apresiasi Pengabdian Prajurit hingga Pelosok Sulteng

PALU, theopini.id – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, melontarkan teguran keras kepada para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak melaporkan pengelolaan dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Menurut Reny, anggaran dekonsentrasi dan tugas pembantuan yang bersumber dari APBN seharusnya dilaporkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), mulai dari besaran anggaran hingga realisasinya.

“Mohon perhatian bapak dan ibu. Jangan lagi diam-diam. Nanti ada masalah baru dilaporkan. Jadi tolong dilaporkan ke Ibu Sekprov selaku Ketua TAPD mulai dari besaran anggarannya hingga realisasinya. Jangan lagi komiu-komiu badiam-diam, giliran ada masalah baru baru menghadap,” tegas Reny saat rapat evaluasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan pengawasan di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin, 29 Juni 2026.

Ia mengaku kecewa, karena masih ada sejumlah kepala OPD yang tidak menyampaikan informasi mengenai besaran maupun realisasi dana dekonsentrasi yang melekat pada satuan kerja di instansi masing-masing.

Dalam rapat tersebut terungkap, dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan yang tersebar di 17 OPD mencapai Rp55,55 miliar. Namun hingga triwulan II 2026, realisasinya baru sekitar Rp13,33 miliar atau sekitar 25 persen.

Selain meminta seluruh OPD meningkatkan pelaporan, Reny juga mengingatkan agar perangkat daerah meninggalkan pola kerja yang hanya berorientasi pada kegiatan seremonial.

Menurutnya, pemerintah daerah harus bekerja lebih cepat dengan mengutamakan pengelolaan data, manajemen risiko, serta menghasilkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Tengah, Teddy Suhartadi Permadi, turut menyoroti rendahnya penyerapan dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan di sejumlah OPD. Bahkan, masih terdapat perangkat daerah yang belum merealisasikan anggaran sama sekali.

Ia mengungkapkan, apabila terdapat sisa anggaran dekonsentrasi dan tugas pembantuan, dana tersebut akan ditarik kembali oleh pemerintah pusat dan disimpan di rekening khusus.

“Untuk memintanya kembali jika daerah memerlukan agak sulit, karena harus melalui Keputusan Presiden. Sewaktu-waktu jika presiden membutuhkan dapat saja digunakan di tempat lain. Karena itu pergunakan anggaran tersebut sebaik-baiknya, tepat sasaran, dan realisasinya mencapai 100 persen,” ujar Teddy.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Novalina, juga mengingatkan seluruh OPD agar memanfaatkan dana yang telah dialokasikan pemerintah pusat secara maksimal.

“Kita sudah dikasih sama pusat cukup besar anggaran dekon dan pembantuan kurang lebih Rp55 miliar. Tolong dipergunakan sebaik mungkin dan realisasinya dapat mencapai 100 persen pada akhir tahun. Jangan lupa segera dilaporkan ke saya sebagai bahan laporan kepada Pak Gubernur dan Ibu Wagub untuk dievaluasi dan diawasi,” katanya.

Dalam rapat itu, Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) Sulawesi Tengah, Andi Ruly Djanggola, menjelaskan dana dekonsentrasi sekitar Rp17 miliar yang tercatat di dinasnya sebenarnya dikelola oleh Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) III.

“Kuasa pengguna anggarannya berada di Kementerian Pekerjaan Umum dan satkernya ada di BWSS III, bukan di kami. Dinas Cikasda hanya mencatat nama dan daftar anggarannya, sedangkan realisasinya sudah mencapai 50 persen,” jelasnya.

Sementara itu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Tengah yang menerima dana tugas pembantuan lebih dari Rp18 miliar masih mencatatkan realisasi nol persen hingga triwulan II 2026.

Kepala Disnakertrans Sulawesi Tengah, Muh. Syahrul Syam, menjelaskan keterlambatan tersebut disebabkan kendala pada aplikasi milik kementerian.

“Kami harus berkoordinasi dengan pihak kementerian untuk perbaikan aplikasi dan memakan waktu sekitar dua minggu. Alhamdulillah mulai minggu ini sudah normal sehingga kami segera melaksanakan program agar realisasinya sesuai target,” ujarnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #drRenyALamadjido#PemprovSulteng#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Tingginya Antrean Pasien, RSUD Anuntaloko Perluas Ruang Tunggu Apotek

Next Post

Polisi Ajak Warga Jadi Garda Terdepan Wujudkan Desa Bersih dari Narkoba

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Kabut Asap Selimuti Parimo, BPBD Tunggu Penjelasan Resmi BMKG

Kabut Asap Selimuti Parimo, BPBD Tunggu Penjelasan Resmi BMKG

5 Oktober 2026
Dari 1.240 ke 2.500 Hektare: Menelusuri Perluasan Kawasan Industri NEPIE di Siniu

Dari 1.240 ke 2.500 Hektare: Menelusuri Perluasan Kawasan Industri NEPIE di Siniu

5 Oktober 2026
DLH Parimo Usul Tim Terpadu Awasi Pertambangan Rakyat, Libatkan Provinsi dan Kabupaten

DLH Parimo Usul Tim Terpadu Awasi Pertambangan Rakyat, Libatkan Provinsi dan Kabupaten

4 Oktober 2026
Dilantik Kapolri, Irjen Rizal Irawan Resmi Jabat Kapolda Sulawesi Tengah

Dilantik Kapolri, Irjen Rizal Irawan Resmi Jabat Kapolda Sulawesi Tengah

4 Oktober 2026
Pemprov Sulteng Dorong Legalitas Pertambangan Rakyat, Adiman: Supaya Bisa Diawasi

Pemprov Sulteng Dorong Legalitas Pertambangan Rakyat, Adiman: Supaya Bisa Diawasi

3 Oktober 2026
Nasri Masuk Masa Pensiun, Rizal Irawan Ditunjuk Jadi Kapolda Sulteng

Nasri Masuk Masa Pensiun, Rizal Irawan Ditunjuk Jadi Kapolda Sulteng

3 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Kabut Asap Selimuti Parimo, BPBD Tunggu Penjelasan Resmi BMKG

Kabut Asap Selimuti Parimo, BPBD Tunggu Penjelasan Resmi BMKG

5 Oktober 2026
Wagub Reny Dorong Penguatan Pendapatan Daerah untuk Biayai Prioritas Pembangunan 2027

Wagub Reny Dorong Penguatan Pendapatan Daerah untuk Biayai Prioritas Pembangunan 2027

5 Oktober 2026
HUT ke-81 TNI, Anwar Hafid Apresiasi Pengabdian Prajurit hingga Pelosok Sulteng

HUT ke-81 TNI, Anwar Hafid Apresiasi Pengabdian Prajurit hingga Pelosok Sulteng

5 Oktober 2026
Dari 1.240 ke 2.500 Hektare: Menelusuri Perluasan Kawasan Industri NEPIE di Siniu

Dari 1.240 ke 2.500 Hektare: Menelusuri Perluasan Kawasan Industri NEPIE di Siniu

5 Oktober 2026
Wagub Sulteng Pastikan Anggaran Kebudayaan Tetap Diperhatikan di Tengah Efisiensi

Wagub Sulteng Pastikan Anggaran Kebudayaan Tetap Diperhatikan di Tengah Efisiensi

5 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Kemenag Verifikasi 4,6 Juta Santri, Ubah Pendataan dari Agregat ke BNBA

Kemenag Verifikasi 4,6 Juta Santri, Ubah Pendataan dari Agregat ke BNBA

4 Oktober 2026
Banmus DPRD Parimo Sampaikan Empat Rekomendasi dalam Rencana Kerja 2027

Banmus DPRD Parimo Sampaikan Empat Rekomendasi dalam Rencana Kerja 2027

29 September 2026
Dari 1.240 ke 2.500 Hektare: Menelusuri Perluasan Kawasan Industri NEPIE di Siniu

Dari 1.240 ke 2.500 Hektare: Menelusuri Perluasan Kawasan Industri NEPIE di Siniu

5 Oktober 2026
Parimo Dapat Bantuan Mobil Dapur Umum dari BNPB

Parimo Dapat Bantuan Mobil Dapur Umum dari BNPB

30 September 2026
Wabup Parimo Minta Guru Bangun Suasana Belajar yang Aman dan Menyenangkan bagi Peseta Didik

Wabup Parimo Minta Guru Bangun Suasana Belajar yang Aman dan Menyenangkan bagi Peseta Didik

30 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d