PARIMO, theopini.id – Persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Jono Kalora, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mulai memasuki tahap perencanaan teknis. Satuan Kerja (Satker) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sulawesi Tengah telah melakukan survei air tanah dan uji sondir di lokasi pembangunan.
“Sampai dengan saat ini, perencanaan sudah dimulai. Satker Kementerian PU di Provinsi Sulawesi Tengah juga melakukan beberapa hal, yakni survei air tanah dan pengujian sondir di lahan Sekolah Rakyat,” ungkap Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Parimo, Syafaat Pampi, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Menurutnya, survei air tanah dilakukan untuk memastikan ketersediaan sumber air bersih yang dapat memenuhi kebutuhan operasional Sekolah Rakyat. Survei tersebut sekaligus untuk menentukan titik sumber air yang tepat bagi pembangunan sarana sanitasi dan fasilitas pendukung lainnya.
Hal itu dinilai penting mengingat Sekolah Rakyat akan memiliki banyak penghuni, mulai dari peserta didik, guru hingga tenaga pendukung lainnya.
“Survei ini sudah dilakukan langsung pihak Satker. Ini juga bagian dari syarat pembangunan Sekolah Rakyat,” jelasnya.
Sementara itu, uji sondir dilakukan untuk mengetahui kondisi dan daya dukung lapisan tanah sebagai dasar perencanaan pondasi gedung Sekolah Rakyat.
Uji tersebut menjadi semakin penting karena terdapat perubahan rencana pembangunan. Gedung yang sebelumnya direncanakan dua lantai kini akan dibangun menjadi empat lantai seiring dengan penambahan kuota peserta didik.
“Kuota Kabupaten Parimo bertambah menjadi 2.000 siswa. Jadi bangunan ditambah menjadi empat lantai,” ujarnya.
Tahap selanjutnya, Satker Kementerian PU akan kembali melakukan peninjauan lokasi sebelum proses lelang konstruksi dilaksanakan pada Oktober-November 2026.
Setelah proses lelang selesai, pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Jono Kalora ditargetkan mulai dilaksanakan sekitar Desember 2026.
“Kami berharap proses perencanaan yang telah disusun ini bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana, agar pembangunan Sekolah Rakyat bisa segera terealisasi sesuai jadwal,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Moh Abdillah Novandi














