DONGGALA, theopini.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sibualong, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, masih menyala dan berpotensi mengarah ke permukiman warga.
Tim SAR Gabungan dikerahkan untuk mendukung penanganan, dan pemadaman kebakaran tersebut.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, kondisi api masih menyala dan kebakaran berada di wilayah hutan serta pegunungan menuju permukiman. Karena itu, kami mengerahkan personel untuk mendukung tim gabungan dalam penanganan di lokasi,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Moh. Rizal, Rabu, 2 September 2026.
Ia mengatakan, laporan karhutla diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu pada pukul 16.36 WITA dari Godlief.
Lokasi kebakaran berada sekitar 105 kilometer dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu berdasarkan jarak lurus, atau sekitar 123 kilometer melalui jalur darat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu berangkat pada pukul 16.50 WITA menggunakan truk personel. Tim diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 WITA.
Sebanyak 11 personel Basarnas dikerahkan untuk mendukung penanganan karhutla. Mereka membawa sejumlah peralatan, antara lain satu unit truk personel, dua set SCBA, tiga set alat pelindung diri (APD), dua set spray, dua unit HT, peralatan navigasi, medis, dan evakuasi.
Di lokasi, proses pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh unsur gabungan yang terdiri dari Basarnas, Damkar, BPBD, Polhut, dan Bhabinsa.
Rizal menjelaskan, operasi SAR tersebut saat ini berstatus penanganan dan monitoring dengan Posko Terpadu Lintas Sektoral Penanganan Karhutla Tim Gabungan Kabupaten Donggala sebagai posko operasi.
Ia mengatakan, posisi kebakaran yang berada di kawasan hutan dan pegunungan dengan arah pergerakan menuju permukiman menjadi perhatian dalam penanganan di lapangan.
“Kami akan mendukung penanganan bersama unsur terkait sesuai kondisi di lapangan. Peralatan yang dibawa juga disiapkan untuk mendukung keselamatan personel maupun kebutuhan evakuasi apabila diperlukan,” katanya.
Saat ini, Tim SAR Gabungan bergerak menuju lokasi kejadian untuk mendukung proses pemadaman dan penanganan karhutla.
Perkembangan operasi dan kondisi di lapangan akan dilaporkan lebih lanjut.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Moh Abdillah Novandi















