the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Ragam

Orang Muda dan SP Sintuwu Raya Tagih Keadilan Ekologis bagi Perempuan Sulewana

the OPINIbythe OPINI
20 September 2026
in Ragam
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
20 September 2026
in Ragam
Reading Time: 3 mins read
Orang Muda dan SP Sintuwu Raya Tagih Keadilan Ekologis bagi Perempuan Sulewana

SP Sintuwu Raya Poso bersama orang muda aksi pembentangan spanduk dalam momentum Hari Keadilan Ekologis 2026. (Foto: ST)

Baca Juga

Jadi Cabang Pertama, IMM Parimo Dituntut Bangun Fondasi Kaderisasi

95 KK Korban Banjir Kasimbar Terima Bantuan Pangan

Abrasi Ancam Rumah Warga Malanggo Pesisir, Pemda Parimo Siapkan Pemasangan Breakwater

POSO, theopini.id – Solidaritas Perempuan (SP) Sintuwu Raya Poso bersama kelompok orang muda menyerukan keadilan ekologis bagi masyarakat, khususnya perempuan di Desa Sulewana, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Seruan itu, disampaikan dalam momentum Hari Keadilan Ekologis 2026 melalui aksi pembentangan spanduk bertajuk “Dari Tapak untuk Keadilan Ekologis Antargenerasi! Menagih Keadilan Ekologis di Tanah Sulawesi Tengah!”.

“Kami mendesak PLTA Poso untuk bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan dan sosial yang dialami masyarakat serta memastikan adanya pemulihan yang menyeluruh terhadap rumah, tanah, lingkungan, dan sumber-sumber kehidupan masyarakat yang terdampak,” kata Ketua Solidaritas Perempuan Sintuwu Raya Poso, Sofianti, dalam keterangan resminya, Minggu, 20 September 2026.

Menurut SP Sintuwu Raya Poso, pembangunan dan pengembangan energi hidro di Sulewana membawa dampak terhadap ruang hidup masyarakat.

Mereka menyoroti kerusakan rumah, tempat ibadah, kebun dan sungai, serta terganggunya sumber penghidupan masyarakat di sekitar proyek.

SP Sintuwu Raya juga menilai dampak tersebut memiliki dimensi gender. Perempuan disebut menghadapi beban berlapis ketika akses terhadap air, pangan dan sumber penghidupan semakin terbatas.

Di Desa Sulewana, organisasi tersebut menyebut perempuan mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Sungai yang sebelumnya dimanfaatkan untuk kebutuhan memasak dan minum disebut tidak lagi dapat digunakan akibat dugaan pencemaran dari aktivitas pembangunan, termasuk semen dan oli.

Kondisi tersebut, menurut SP Sintuwu Raya, turut meningkatkan beban perempuan dalam memenuhi kebutuhan keluarga.

Ketika sumber air, pangan dan penghidupan terganggu, perempuan harus bekerja lebih keras untuk memastikan kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi.

Mereka juga menyoroti minimnya keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan keputusan terkait pembangunan yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat.

Karena itu, hak atas informasi mengenai Amdal, penyampaian pendapat serta partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan dinilai perlu dijamin.

Dalam momentum Hari Keadilan Ekologis, SP Sintuwu Raya Poso mendesak PLTA Poso melakukan pemulihan terhadap dampak yang dialami masyarakat.

Pemulihan tersebut, kata mereka, tidak hanya berupa penggantian kerugian material, tetapi juga mencakup pemulihan lingkungan dan keberlanjutan sumber penghidupan.

“Kami juga mendesak Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Poso untuk memastikan keterbukaan informasi terkait Amdal dan kajian ilmiah mengenai dampak PLTA Poso, serta menjamin keterlibatan masyarakat terdampak, terutama perempuan, secara bermakna dalam setiap proses penyelesaian dan pengambilan keputusan,” ujar Sofianti.

SP Sintuwu Raya menegaskan, transisi energi perlu memperhatikan dampak sosial dan ekologis yang dirasakan masyarakat di sekitar proyek.

Menurut mereka, pengembangan energi rendah karbon tidak seharusnya mengalihkan beban lingkungan dan sosial kepada masyarakat, terutama kelompok yang paling terdampak.

“Karena tidak ada keadilan iklim tanpa keadilan ekologis. Tidak ada keadilan ekologis tanpa keadilan gender. Dan tidak ada pembangunan yang berkelanjutan jika masyarakat harus kehilangan ruang hidupnya,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Galvin

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DesaSulewana#KabupatenPoso#PLTAPoso#SPSintuwuRayaPoso#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Bupati Parimo Dorong Warga Laporkan Kondisi Darurat dan Aduan Pemerintahan Lewat 112

Next Post

Abrasi Ancam Rumah Warga Malanggo Pesisir, Pemda Parimo Siapkan Pemasangan Breakwater

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Jadi Cabang Pertama, IMM Parimo Dituntut Bangun Fondasi Kaderisasi

Jadi Cabang Pertama, IMM Parimo Dituntut Bangun Fondasi Kaderisasi

20 September 2026
Bhayangkari Sulteng Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga Bungku Tengah

Bhayangkari Sulteng Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga Bungku Tengah

20 September 2026
Morowali Jadi Pusat Industri, Kapolda Sulteng Tekankan Penguatan Keamanan

Morowali Jadi Pusat Industri, Kapolda Sulteng Tekankan Penguatan Keamanan

19 September 2026
Dari Normalisasi Sungai hingga Tanam Pohon, Langkah Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

Dari Normalisasi Sungai hingga Tanam Pohon, Langkah Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

19 September 2026
Api Membakar Lahan di Bolano Barat, BPBD Parimo Kerahkan Tim Gabungan

Api Membakar Lahan di Bolano Barat, BPBD Parimo Kerahkan Tim Gabungan

17 September 2026
Maulid Akbar 1448 H, Pemda Parimo Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah SAW dan Perkuat Ukhuwah

Maulid Akbar 1448 H, Pemda Parimo Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah SAW dan Perkuat Ukhuwah

17 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Jadi Cabang Pertama, IMM Parimo Dituntut Bangun Fondasi Kaderisasi

Jadi Cabang Pertama, IMM Parimo Dituntut Bangun Fondasi Kaderisasi

20 September 2026
95 KK Korban Banjir Kasimbar Terima Bantuan Pangan

95 KK Korban Banjir Kasimbar Terima Bantuan Pangan

20 September 2026
Abrasi Ancam Rumah Warga Malanggo Pesisir, Pemda Parimo Siapkan Pemasangan Breakwater

Abrasi Ancam Rumah Warga Malanggo Pesisir, Pemda Parimo Siapkan Pemasangan Breakwater

20 September 2026
Orang Muda dan SP Sintuwu Raya Tagih Keadilan Ekologis bagi Perempuan Sulewana

Orang Muda dan SP Sintuwu Raya Tagih Keadilan Ekologis bagi Perempuan Sulewana

20 September 2026
Bupati Parimo Dorong Warga Laporkan Kondisi Darurat dan Aduan Pemerintahan Lewat 112

Bupati Parimo Dorong Warga Laporkan Kondisi Darurat dan Aduan Pemerintahan Lewat 112

20 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Polsek Nuhon Ungkap Dugaan Pencurian Sapi, Terduga Pelaku Ditahan

Polsek Nuhon Ungkap Dugaan Pencurian Sapi, Terduga Pelaku Ditahan

18 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.6 M Guncang 186 km BaratDaya BAYAH-BANTEN

14 September 2026
Api Membakar Lahan di Bolano Barat, BPBD Parimo Kerahkan Tim Gabungan

Api Membakar Lahan di Bolano Barat, BPBD Parimo Kerahkan Tim Gabungan

17 September 2026
Wabup Sahid Serahkan Dua Raperda Pendidikan dan Kesehatan untuk Dibahas DPRD Parimo

Wabup Sahid Serahkan Dua Raperda Pendidikan dan Kesehatan untuk Dibahas DPRD Parimo

17 September 2026
Dinkes Parimo Dorong GERMAS Jadi Kebiasaan, Bukan Sekadar Seremonial

Dinkes Parimo Dorong GERMAS Jadi Kebiasaan, Bukan Sekadar Seremonial

14 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d