GORONTALO, theopini.id – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, mengancam merombak seluruh jajaran manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Dr. H. Aloei Saboe (RSAS), setelah menyoroti persoalan pengelolaan persediaan obat dan pelayanan rumah sakit, Senin, 12 Oktober 2026.
“Mengurusi hal-hal sederhana seperti ini saja manajemen tidak bisa. Sepertinya kita memang harus merombak seluruh manajemen,” tegas Adhan saat mengevaluasi pelayanan RSAS.
Salah satu persoalan yang menjadi sorotan Adhan, adalah laporan mengenai banyaknya obat yang kedaluwarsa di rumah sakit tersebut.
Ia mengingatkan, manajemen agar merencanakan pengadaan obat berdasarkan kebutuhan pelayanan, baik dari segi jumlah persediaan maupun masa kedaluwarsa.
“Saya bukan dokter. Tetapi secara logika Bapak dan Ibu lebih tahu obat ini batas kedaluwarsanya berapa. Dan Bapak Ibu juga paling tahu berapa kebutuhan obat itu. Dalam satu hari berapa kebutuhan obat itu. Dalam satu bulan berapa, dalam satu tahun berapa, kan itu bisa dihitung,” kata dia.
Menurutnya, perencanaan kebutuhan obat harus dilakukan secara cermat agar persediaan tidak menumpuk dan berakhir kedaluwarsa sebelum digunakan untuk pelayanan pasien.
Adhan juga mempertanyakan pengadaan obat yang masa kedaluwarsanya tinggal dua hingga tiga bulan, terlebih jika obat tersebut dibeli dengan harga yang sama.
“Jangan sampai Bapak dan Ibu justru sudah tahu bahwa obat tersebut bakal kedaluwarsa dua atau tiga bulan lagi, tapi justru malah diambil, bahkan dengan harga yang sama lagi,” ujarnya.
Selain persediaan obat, Adhan mengevaluasi pelayanan konsumsi bagi pasien yang menjalani perawatan di RSAS.
Ia meminta, penjelasan manajemen mengenai kemungkinan adanya keluhan pasien terkait makanan yang disediakan.
“Soal makanan bagaimana? Tidak ada keluhan dari pasien?” tanyanya.
Evaluasi tersebut, menjadi perhatian Wali Kota Adhan dalam menilai pengelolaan rumah sakit, terutama terkait ketepatan perencanaan persediaan dan pemenuhan kebutuhan pasien.
Ia menegaskan, manajemen rumah sakit harus mampu menangani persoalan operasional secara baik agar kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.
Baca berita lainnya di Google news
Laporan: Galvin















