the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

the OPINIbythe OPINI
14 Oktober 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
14 Oktober 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid saat memimpin rapat koordinasi pencegahan dan penegakan hukum lingkungan hidup bersama jajaran KLH/BPLH di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Rabu, 14 Oktober 2026. (Foto: IST)

Baca Juga

Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

Anwar Hafid Dukung Konsolidasi HPA, Munas ke-5 Dijadwalkan Desember

Target PAD Parimo Naik, Adnyana Minta Penjelasan Banggar

PALU, theopini.id – Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid meminta, pengawasan lingkungan hidup di kawasan industri Morowali dan Morowali Utara (Morut) diperketat, menyusul persoalan kualitas udara dan informasi mengenai kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di kedua wilayah tersebut.

“Usaha tetap bisa berjalan, tetapi perusahaan juga harus mendengarkan apa yang kita sampaikan. Jangan sampai kegiatan ekonomi terus berjalan, sementara keselamatan masyarakat dan lingkungan justru dikorbankan,” tegas Anwar Hafid saat memimpin rapat koordinasi pencegahan dan penegakan hukum lingkungan hidup bersama jajaran Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Rabu, 14 Oktober 2026.

Ia meminta, persoalan kualitas udara di Morowali dan Morut mendapat perhatian serius melalui pengawasan dan pemeriksaan berbasis data.

Langkah tersebut, diperlukan untuk memastikan kondisi lingkungan serta dampaknya terhadap kesehatan masyarakat dapat ditangani secara tepat.

Menurutnya, pemerintah tidak bermaksud menghambat investasi yang berkontribusi terhadap perekonomian daerah.

Namun, seluruh pelaku usaha wajib mematuhi ketentuan lingkungan hidup dan bertanggung jawab atas dampak kegiatan operasionalnya.

Ia juga menegaskan, pengawasan tidak boleh terhambat oleh perbedaan kewenangan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

Pemerintah daerah, kata dia, harus berani menindaklanjuti indikasi kerusakan lingkungan sesuai kewenangan dan ketentuan hukum.

“Kalau kita tidak berani melakukan sesuatu, lingkungan akan semakin rusak. Jangan sampai kita terus berpikir ini kewenangan siapa dan siapa. Yang paling utama adalah bagaimana kita melindungi masyarakat dan lingkungan hidup,” ujarnya.

Untuk memperkuat pengawasan, Anwar Hafid mendorong pembentukan satuan tugas (Satgas) terpadu yang melibatkan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, kepolisian, dan instansi terkait.

Ia juga mengusulkan penyediaan saluran pengaduan masyarakat secara daring, agar laporan dugaan pencemaran dan kerusakan lingkungan dapat ditindaklanjuti lebih cepat.

Selain kawasan industri, pengawasan juga perlu menjangkau kegiatan pertambangan, termasuk pertambangan batuan atau galian C.

Anwar Hafid meminta, aspek lingkungan diperiksa sebelum proses persetujuan dan dokumen pertambangan, termasuk Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), dilanjutkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia turut menyoroti kegiatan pertambangan di Kota Palu yang berpotensi memengaruhi keselamatan permukiman dan meningkatkan risiko bencana.

Menurutnya, kondisi geologi dan kerawanan bencana harus menjadi pertimbangan dalam pengawasan serta pengambilan keputusan.

Rapat koordinasi tersebut, melibatkan Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup KLH/BPLH, Irjen Pol. Rizal Irawan, beserta jajaran direktorat terkait, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulteng, serta dinas lingkungan hidup kabupaten/kota.

Melalui koordinasi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap pengawasan dan penegakan hukum lingkungan semakin efektif, sehingga aktivitas ekonomi dapat berjalan tanpa mengabaikan kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Indah Nurrahma Safira

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #AnwarHafid#Gubernur#Morut#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Anwar Hafid Dukung Konsolidasi HPA, Munas ke-5 Dijadwalkan Desember

Next Post

Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

13 Oktober 2026
DPRD Parimo Minta Majelis Kode Etik ASN Putuskan Kasus Secara Objektif

DPRD Parimo Minta Majelis Kode Etik ASN Putuskan Kasus Secara Objektif

12 Oktober 2026
Anwar Hafid: Tambang Emas Harus Menghidupi Rakyat Buol, Bukan Orang Luar

Anwar Hafid: Tambang Emas Harus Menghidupi Rakyat Buol, Bukan Orang Luar

12 Oktober 2026
Kabut Asap Ancam Kesehatan Warga, Anwar Hafid Imbau Gunakan Masker

Kabut Asap Ancam Kesehatan Warga, Anwar Hafid Imbau Gunakan Masker

11 Oktober 2026
Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Pulau Kabetan Diusulkan Ditutup, Korban Belum Ditemukan

Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Pulau Kabetan Ditutup, Korban Belum Ditemukan

10 Oktober 2026
Ajak Masyarakat Lestarikan Donor Darah, Hestiwati: Bagian dari Skrining Penyakit

Ajak Masyarakat Lestarikan Donor Darah, Hestiwati: Bagian dari Skrining Penyakit

10 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

14 Oktober 2026
Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

14 Oktober 2026
Anwar Hafid Dukung Konsolidasi HPA, Munas ke-5 Dijadwalkan Desember

Anwar Hafid Dukung Konsolidasi HPA, Munas ke-5 Dijadwalkan Desember

14 Oktober 2026
Target PAD Parimo Naik, Adnyana Minta Penjelasan Banggar

Target PAD Parimo Naik, Adnyana Minta Penjelasan Banggar

13 Oktober 2026
Pemda Buol Susun Peta Jalan Pengembangan Kawasan Agropolitan

Pemda Buol Susun Peta Jalan Pengembangan Kawasan Agropolitan

13 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Mahasiswa KKN Untad Palu Targetkan 200 Warga Parimo Ikuti CKG

Mahasiswa KKN Untad Palu Targetkan 200 Warga Parimo Ikuti CKG

9 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Dimutasi Jadi Wakapolresta Palu

Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Dimutasi Jadi Wakapolresta Palu

11 Oktober 2026
Truk ODOL Dilarang Melintas di Ruas Jalan Pape–Barati–Tomata

Truk ODOL Dilarang Melintas di Ruas Jalan Pape–Barati–Tomata

12 Oktober 2026
Lantik Pejabat, Bupati Banggai Ingatkan Jabatan Bukan untuk Kepentingan Pribadi

Lantik Pejabat, Bupati Banggai Ingatkan Jabatan Bukan untuk Kepentingan Pribadi

8 Oktober 2026
Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

13 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d