BALUT, theopini.id – Tim Search and Rescue (SAR) berhasil menemukan dan mengevakuasi lima orang penumpang long boat Rembulan yang sempat hilang kontak di perairan Toropot, Kecamatan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut (Balut), Sulawesi Tengah.
Seluruh korban, termasuk seorang perempuan dan dua anak, ditemukan dalam keadaan selamat pada Jum’at dini hari, 16 Oktober 2026.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Palu, Muh. Rizal, mengatakan kelima korban ditemukan setelah tim SAR menerima informasi dari kapal pajeko yang melihat keberadaan long boat tersebut di sebuah rompong pada Kamis malam, 15 Oktober 2026.
“Setelah menerima informasi posisi long boat Rembulan beserta lima orang di dalamnya, KN SAR Bhisma langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” kata Rizal.
Informasi keberadaan kapal diterima tim SAR pada pukul 22.37 WITA. Selanjutnya, KN SAR Bhisma bergerak menuju titik tersebut pada pukul 22.45 WITA, dengan jarak tempuh sekitar 27 mil laut.
Pada Jum’at, 16 Oktober 2026, pukul 01.17 WITA, tim SAR berhasil menemukan dan mengevakuasi seluruh korban. Mereka kemudian dibawa menuju Pelabuhan Luwuk, untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Sebelumnya, kelima korban berangkat dari Desa Toropot menuju Desa Tolokibit, Kecamatan Banggai Selatan, pada Selasa, 13 Oktober 2026, sekitar pukul 07.00 WITA menggunakan long boat Rembulan.
Di tengah perjalanan, cuaca berkabut menyebabkan kapal kehilangan arah. Kondisi semakin sulit karena persediaan logistik dan bahan bakar mulai menipis.
Telepon genggam para korban juga kehabisan daya, sehingga mereka tidak dapat dihubungi.
Pihak keluarga bersama masyarakat dan nelayan setempat kemudian berupaya mencari keberadaan kapal tersebut.
Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu dari Nurlita, pihak keluarga korban, pada Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 13.08 WITA.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Balut, Pos SAR Luwuk, awak KN SAR Bhisma, Polres Banggai Laut, Babinsa, BPBD Banggai Laut, keluarga korban, serta masyarakat dan nelayan setempat.
Adapun lima korban yang ditemukan selamat yakni Rikandi Bardi (42), Rudding (34), Rusia (41), Khalisa (3), dan Rilan (5).
Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat dan diserahkannya mereka kepada pihak keluarga, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Baca lainnya di Google News
Laporan: Moh Abdillah Novandi














