PALU, theopini.id – Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Pol Rizal Irawan menekankan, pentingnya deteksi dini terhadap potensi kerawanan serta penegakan hukum secara profesional dan humanis dalam pelaksanaan Operasi Patuh Tinombala 2026.
“Saya meminta kepada seluruh personel untuk mencegah penyimpangan, penyebaran hoaks, dan pungutan liar selama operasi berlangsung,” ujar Irjen Pol Rizal Irawan saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Tinombala 2026 di Lapangan Apel Mapolda Sulawesi Tengah, Jalan Soekarno-Hatta, Palu, Senin, 26 Oktober 2026.
Ia turut mendorong para pimpinan kepolisian turun langsung melakukan pengaturan lalu lintas, terutama di titik rawan kemacetan dan kecelakaan.
Operasi Patuh Tinombala 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, dengan melibatkan 720 personel. Jumlah tersebut, terdiri dari 185 personel Polda Sulawesi Tengah dan 535 personel Polres jajaran.
Operasi ini, bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat, menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan”, operasi tersebut mengedepankan edukasi, sosialisasi, serta langkah preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum.
Penindakan dilakukan melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis dan mobile, serta terhadap pelanggaran kasatmata yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Sementara itu, Dirlantas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Agung Try Widiantoro mengatakan, edukasi dan pencegahan menjadi prioritas dalam pelaksanaan operasi.
“Operasi Patuh kali ini mengedepankan edukasi, sosialisasi, dan imbauan kepada masyarakat untuk senantiasa tertib dalam berlalu lintas,” ujarnya usai apel pasukan.
Ia menambahkan, saat ini terdapat empat perangkat ETLE di Kota Palu. Sementara itu, pengadaan perangkat serupa untuk wilayah Polres jajaran masih diupayakan.
Terpisah, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Achmad Muhaimin mengimbau masyarakat mematuhi aturan lalu lintas, melengkapi surat kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara.
“Melalui Operasi Patuh Tinombala 2026, Polda Sulawesi Tengah berharap kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Moh Abdillah Novandi














