the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Gubernur Sulteng Launching Aksi Inovasi Tetra-Pandu di Poso

the OPINIbythe OPINI
20 Mei 2024
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
20 Mei 2024
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Gubernur Sulteng Launching Aksi Inovasi Tetra-Pandu di Poso

Gubernur Sulawesi Tengah, H Rusdy Mastura saat menghadiri launching Tetra-Pandu, Senin, 20 Mei 2024. (Foto: Humas)

Baca Juga

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

POSO, theopini.id – Gubernur Sulawesi Tengah, H Rusdy Mastura launching aksi inovasi Terminal dan Transportasi Pangan Terpadu (Tetra-Pandu), bertema “Desain Inovasi Penurunan Daerah Rawan Pangan sebagai Input Penyelenggaraan Pembangunan Pangan di Masa Mendatang”, di Desa Labuan, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Senin, 20 Mei 2024.

“Ini merupakan salah satu inovasi daerah di sektor pangan yang dilakukan untuk mewujudkan visi pembangunan Sulawesi Tengah,” kata Gubernur Rusdy Mastura.

Baca Juga: Pemprov Sulteng Cegah Kerawanan Pangan dengan Tetra-Pandu

Hal tersebut, kata dia, tertuang dalam misi ketiga, yaitu mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan, dan penguatan kelembagaan.

Disamping itu, untuk menjawab isu strategis Sulawesi Tengah, terkait kerawanan dan ketersediaan pangan.

Selama masa pemerintahannya, telah ditemui beberapa permasalahan mendasar atau substansial yang memerlukan tindakan gerak cepat dalam penanganannya. 

“Salah satunya, memenuhi hak dasar manusia akan kecukupan pangan yang beragam bergizi, seimbang, dan aman,” imbuhnya.

Sebab, kondisi geografis Sulawesi Tengah yang sangat beragam, seperti wilayah pegunungan, kepulauan, lembah dan perbatasan, menjadikan pangan belum terdistribusi dengan baik.

Selain itu, sentra padi, kawasan perkebunan, dan sentra produksi pangan lainnya, belum terkoneksi sepenuhnya ke daerah-daerah yang membutuhkan.

“Seperti yang di alami tiga desa Kabupaten Poso, yakni Labuan, Toyado dan Silanca,” bebernya.

Olehnya, ia berharap kolaborasi yang terkoordinir baik antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ditingkat provinsi maupun kabupaten dan kota, menjadikan Sulawesi Tengah sebagai daerah bebas rawan pangan.

Kemudina, memiliki sasaran yang tepat dalam pemberdayaan pangan masyarakat serta sebagai praktik baik, dalam rangka menyelesaikan permasalahan kerawanan pangan.

Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, Christina Shandra Tobondo menjelaskan, program Tetra-Pandu ditetapkan menjadi salah satu inovasi Pemerintah Daerah (Pemda).

Tujuannya, mengurangi desa rawan pangan di Provinsi Sulawesi Tengah, melalui SK Gubernur Sulteng No. 500.6.1/15.1/Bappeda-G.ST/2024 tentang Penetapan Desa Percontohan Inovasi Terminal dan Transportasi Pangan Terpadu 2024.

Lokasi yang menjadi sasaran inovasi sebagai Pilot Project pada 2024, yaitu desa-desa yang masuk dalam kategori desa rawan pangan prioritas satu.

Di antaranya, Desa Walandano di Kabupaten Donggala, Desa Labuan, Desa Toyado, Desa Silanca di Kabupaten Poso dan Desa/Pulau Bambu di Kabupaten Tojo Una-una.

“Kategorisasi desa rawan tersebut, ditentukan berdasarkan peta Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) dan atas usulan masing-masing bupatinya,” terangnya.

Baca Juga: KKP Tetapkan 5 Program Priorias Antisipasi Kerawanan Pangan

Dalam kegiatan ini, ada 12 perangkat daerah di lingkup pemerintah provinsi yang mendukung dan akan mengintervensi melalui program inovasi Tetra-Pandu. Sehingga, dapat menurunkan presentase daerah rawan pangan di Sulawesi Tengah.

Ia berharap, aksi inovasi ini memberikan dampak luas bagi masyarakat, dan target persentase daerah rawan pangan di Sulawesi Tengah akan diturunkan hingga sebesar 40,00 persen pada 2024 dari sebesar 48,86 persen di 2022.

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #KabupatenPoso#ProgramInovasiTetra-Pandu#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Upacara Peringatan Harkitnas ke-116 di Sulteng Berjalan Hikmat

Next Post

BRI Cabang Parigi Gelar Upacara Peringatan Harkitnas ke-116

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

15 Oktober 2026
Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

15 Oktober 2026
Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

14 Oktober 2026
Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

14 Oktober 2026
Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

13 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

15 Oktober 2026
Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

15 Oktober 2026
Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

15 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

DPRD Parimo Minta Majelis Kode Etik ASN Putuskan Kasus Secara Objektif

DPRD Parimo Minta Majelis Kode Etik ASN Putuskan Kasus Secara Objektif

12 Oktober 2026

Gempa Bumi Terkini 5.7 M Guncang 29 km BaratLaut POHUWATO-GORONTALO

12 Oktober 2026
Ditinjau Usai Diresmikan, Bupati Parimo: Labkesmas Perkuat Sistem Kesehatan Berbasis Data

Ditinjau Usai Diresmikan, Bupati Parimo: Labkesmas Perkuat Sistem Kesehatan Berbasis Data

8 Oktober 2026
TP-PKK Makassar Dorong Motif Budaya Lokal Jadi Produk Ekonomi Kreatif

TP-PKK Makassar Dorong Motif Budaya Lokal Jadi Produk Ekonomi Kreatif

9 Oktober 2026
Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

14 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d