the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Gubernur Sulteng Launching Aksi Inovasi Tetra-Pandu di Poso

the OPINIbythe OPINI
20 Mei 2024
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
20 Mei 2024
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Gubernur Sulteng Launching Aksi Inovasi Tetra-Pandu di Poso

Gubernur Sulawesi Tengah, H Rusdy Mastura saat menghadiri launching Tetra-Pandu, Senin, 20 Mei 2024. (Foto: Humas)

POSO, theopini.id – Gubernur Sulawesi Tengah, H Rusdy Mastura launching aksi inovasi Terminal dan Transportasi Pangan Terpadu (Tetra-Pandu), bertema “Desain Inovasi Penurunan Daerah Rawan Pangan sebagai Input Penyelenggaraan Pembangunan Pangan di Masa Mendatang”, di Desa Labuan, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Senin, 20 Mei 2024.

“Ini merupakan salah satu inovasi daerah di sektor pangan yang dilakukan untuk mewujudkan visi pembangunan Sulawesi Tengah,” kata Gubernur Rusdy Mastura.

Baca Juga: Pemprov Sulteng Cegah Kerawanan Pangan dengan Tetra-Pandu

Hal tersebut, kata dia, tertuang dalam misi ketiga, yaitu mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan, dan penguatan kelembagaan.

Baca Juga

Wagub Sulteng Pastikan Layanan Puskesmas di Morowali Terus Ditingkatkan

Rekomendasi Membawa Kasus ke APH Menghilang dari Keputusan Akhir Pansus LHP-BPK Parimo

Disamping itu, untuk menjawab isu strategis Sulawesi Tengah, terkait kerawanan dan ketersediaan pangan.

Selama masa pemerintahannya, telah ditemui beberapa permasalahan mendasar atau substansial yang memerlukan tindakan gerak cepat dalam penanganannya. 

“Salah satunya, memenuhi hak dasar manusia akan kecukupan pangan yang beragam bergizi, seimbang, dan aman,” imbuhnya.

Sebab, kondisi geografis Sulawesi Tengah yang sangat beragam, seperti wilayah pegunungan, kepulauan, lembah dan perbatasan, menjadikan pangan belum terdistribusi dengan baik.

Selain itu, sentra padi, kawasan perkebunan, dan sentra produksi pangan lainnya, belum terkoneksi sepenuhnya ke daerah-daerah yang membutuhkan.

“Seperti yang di alami tiga desa Kabupaten Poso, yakni Labuan, Toyado dan Silanca,” bebernya.

Olehnya, ia berharap kolaborasi yang terkoordinir baik antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ditingkat provinsi maupun kabupaten dan kota, menjadikan Sulawesi Tengah sebagai daerah bebas rawan pangan.

Kemudina, memiliki sasaran yang tepat dalam pemberdayaan pangan masyarakat serta sebagai praktik baik, dalam rangka menyelesaikan permasalahan kerawanan pangan.

Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, Christina Shandra Tobondo menjelaskan, program Tetra-Pandu ditetapkan menjadi salah satu inovasi Pemerintah Daerah (Pemda).

Tujuannya, mengurangi desa rawan pangan di Provinsi Sulawesi Tengah, melalui SK Gubernur Sulteng No. 500.6.1/15.1/Bappeda-G.ST/2024 tentang Penetapan Desa Percontohan Inovasi Terminal dan Transportasi Pangan Terpadu 2024.

Lokasi yang menjadi sasaran inovasi sebagai Pilot Project pada 2024, yaitu desa-desa yang masuk dalam kategori desa rawan pangan prioritas satu.

Di antaranya, Desa Walandano di Kabupaten Donggala, Desa Labuan, Desa Toyado, Desa Silanca di Kabupaten Poso dan Desa/Pulau Bambu di Kabupaten Tojo Una-una.

“Kategorisasi desa rawan tersebut, ditentukan berdasarkan peta Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) dan atas usulan masing-masing bupatinya,” terangnya.

Baca Juga: KKP Tetapkan 5 Program Priorias Antisipasi Kerawanan Pangan

Dalam kegiatan ini, ada 12 perangkat daerah di lingkup pemerintah provinsi yang mendukung dan akan mengintervensi melalui program inovasi Tetra-Pandu. Sehingga, dapat menurunkan presentase daerah rawan pangan di Sulawesi Tengah.

Ia berharap, aksi inovasi ini memberikan dampak luas bagi masyarakat, dan target persentase daerah rawan pangan di Sulawesi Tengah akan diturunkan hingga sebesar 40,00 persen pada 2024 dari sebesar 48,86 persen di 2022.

Tags: #KabupatenPoso#ProgramInovasiTetra-Pandu#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Upacara Peringatan Harkitnas ke-116 di Sulteng Berjalan Hikmat

Next Post

BRI Cabang Parigi Gelar Upacara Peringatan Harkitnas ke-116

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Rekomendasi Membawa Kasus ke APH Menghilang dari Keputusan Akhir Pansus LHP-BPK Parimo

Rekomendasi Membawa Kasus ke APH Menghilang dari Keputusan Akhir Pansus LHP-BPK Parimo

15 Juli 2026
Bupati Parimo Tegaskan APBD 2027 Diprioritaskan untuk Kepentingan Rakyat

Bupati Parimo Tegaskan APBD 2027 Diprioritaskan untuk Kepentingan Rakyat

15 Juli 2026
DPRD Parimo: Gedung Perpustakaan Belum Optimal, Kontraktor Malah Gugat Pemda

DPRD Parimo: Gedung Perpustakaan Belum Optimal, Kontraktor Malah Gugat Pemda

14 Juli 2026
Disdikbud Parimo Segera Distribusikan Seragam Sekolah Gratis untuk Siswa Baru

Disdikbud Parimo Segera Distribusikan Seragam Sekolah Gratis untuk Siswa Baru

14 Juli 2026
Pansus DPRD Parimo Usut Dugaan Perbedaan Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar

Pansus DPRD Parimo Usut Dugaan Perbedaan Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar

13 Juli 2026
Plot Twist Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar di Parimo: Nomor Addendum Sama, Klausulnya Berbeda

Plot Twist Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar di Parimo: Nomor Addendum Sama, Klausulnya Berbeda

13 Juli 2026

ARTIKEL TERKINI

Kasus Dugaan Mafia Tanah 30 Hektare di Tolitoli Masuk Tahap Penuntutan

Kasus Dugaan Mafia Tanah 30 Hektare di Tolitoli Masuk Tahap Penuntutan

15 Juli 2026
Wagub Sulteng Pastikan Layanan Puskesmas di Morowali Terus Ditingkatkan

Wagub Sulteng Pastikan Layanan Puskesmas di Morowali Terus Ditingkatkan

15 Juli 2026
Rekomendasi Membawa Kasus ke APH Menghilang dari Keputusan Akhir Pansus LHP-BPK Parimo

Rekomendasi Membawa Kasus ke APH Menghilang dari Keputusan Akhir Pansus LHP-BPK Parimo

15 Juli 2026
Polresta Banggai Ringkus Terduga Pembobol Kos, Korban Rugi Rp4 Juta

Polresta Banggai Ringkus Terduga Pembobol Kos, Korban Rugi Rp4 Juta

15 Juli 2026
Program KNMP di Parimo Siap Dikerjakan, Tinggal Tunggu Legalitas Lahan

Program KNMP di Parimo Siap Dikerjakan, Tinggal Tunggu Legalitas Lahan

15 Juli 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Pemda Parimo Percepat Penerbitan SHM di Dua Kawasan Eks Transmigrasi

Pemda Parimo Percepat Penerbitan SHM di Dua Kawasan Eks Transmigrasi

14 Juli 2026
Kerja Pansus LHP-BPK DPRD Parimo Diperpanjang Enam Hari

Kerja Pansus LHP-BPK DPRD Parimo Diperpanjang Enam Hari

9 Juli 2026
Pemda Parimo Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp1,448 Triliun

Pemda Parimo Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp1,448 Triliun

13 Juli 2026
SMPN Model Toniasa Parigi Kembali Sepi Peminat, Hanya 15 Siswa Mendaftar

SMPN Model Toniasa Parigi Kembali Sepi Peminat, Hanya 15 Siswa Mendaftar

9 Juli 2026
Dinkes Parimo Pastikan Temuan BPK Pengadaan Obat Tak Timbulkan Kerugian Daerah

Dinkes Parimo Pastikan Temuan BPK Pengadaan Obat Tak Timbulkan Kerugian Daerah

13 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Indeks Berita
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Pengumuman Pendaftaran Calon Gubernur dan Wakil Gubernur
  • Ramadan
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Terms of Service
  • the OPINI

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In