PARIMO, theopini.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Sunarti, resmi membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) I Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) untuk periode 2024-2029.
“Peran pengawas sekolah dalam dunia pendidikan sangat penting. Salah satunya, komponen yang memiliki posisi strategis,” ujar Sunarti, dalam sambutannya.
Baca Juga: BNPB Minta Disdikbud Edukasi Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah
Ia menjelaskan, APSI merupakan wadah bagi para pengawas sekolah yang memiliki tanggung jawab dan wewenang untuk melakukan supervisi, penilaian, serta pembinaan terhadap proses administrasi di lembaga pendidikan.
Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan globalisasi, dunia pendidikan dituntut untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman.
Hal tersebut, menurutnya, telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Undang-undang ini, kata dia, menegaskan pentingnya keberadaan pengawas sekolah dalam pengambilan kebijakan pendidikan.
“Saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi seluruh pengawas yang telah menginisiasi kegiatan ini,” ucapnya.
Hanya saja, meskipun jumlah pengawas cukup banyak dan wilayah yang luas, organisasi APSI Kabupaten Parimo belum memiliki legalitas formal.
Dengan kondisi ini, menyebabkan Kabupaten Parimo tidak dapat ikut dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APSI Nasional, karena belum memiliki SK kepengurusan.
Baca Juga: Sudaryano Paparkan Manfaat Teknologi Informasi dalam Penanggulangan Bencana
Sunarti menegaskan pelaksanaan Muskab ini, bukan menggantikan kepemimpinan APSI yang lama. Tetapi bertujuan untuk melegalkan kepengurusan sah.
“Dengan diadakannya Muskab I APSI ini, Kabupaten Parimo diharapkan bisa lebih terlibat dalam perkembangan dan pembaruan informasi terkait pengawasan pendidikan. Sehingga kualitasnya dapat terus meningkat sesuai tuntutan zaman,” pungkasnya.







Komentar