the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Susun RPJMD, Gubernur Sulteng Prioritaskan Kemiskinan, Pendidikan, dan Kesehatan

the OPINIbythe OPINI
8 Maret 2025
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
8 Maret 2025
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Susun RPJMD, Gubernur Sulteng Prioritaskan Kemiskinan, Pendidikan, dan Kesehatan

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid dan Wakil Gubernur dr Reny A Lamadjido saat memimpin rapat penyusunan RPJMD di Palu, Sabtu, 8 Maret 2025. (Foto: ist)

Baca Juga

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

PALU, theopini.id – Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid memimpin rapat penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Palu, Sabtu, 8 Maret 2025.

Dalam rapat tersebut, Gubernur didampingi Wakil Gubernur dr Reny A Lamadjido, Sekretaris Daerah Novalina, serta Kepala Bappeda, Christina Shandra Tobondo.

Baca Juga: Sinkronisasi Program Berani ke RPJMD Sulteng Ditargetkan Selesai dalam Sebulan

Dalam rapat tersebut, Gubernur Anwar Hafid menegaskan, RPJMD harus menjadi pedoman nyata dalam pembangunan daerah, bukan sekadar dokumen teoritis.

Ia menyoroti tantangan utama yang masih dihadapi Sulawesi Tengah, mulai dari tingginya angka kemiskinan, belum tertanganinya pengangguran secara optimal, hingga keterbatasan infrastruktur yang menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, banyak anak masih putus sekolah karena keterbatasan ekonomi, sementara petani dan nelayan belum mendapatkan nilai tukar yang layak atas hasil produksinya.

“RPJMD harus berorientasi pada solusi konkret yang dapat dijalankan dan diukur keberhasilannya,” tegasnya.

Ia ingin memastikan program dirancang, tidak hanya menjadi visi di atas kertas, melainkan bisa diwujudkan dalam kebijakan yang berdampak langsung ke kehidupan masyarakat.

Ia mengusung visi Sulawesi Tengah Nambaso, yang berarti daerah harus maju di segala bidang dengan program-program strategis agar bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

Di sektor pendidikan, Anwar Hafid berkomitmen meningkatkan akses bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem melalui beasiswa, termasuk bagi siswa berprestasi yang membutuhkan dukungan finansial.

Sementara itu, di bidang kesehatan, ia menegaskan masyarakat Sulawesi Tengah harus memiliki jaminan layanan medis yang lebih inklusif.

Ia berjanji menerapkan sistem pelayanan kesehatan di mana masyarakat cukup menunjukkan KTP untuk mendapatkan perawatan tanpa terkendala administrasi BPJS.

“Tidak boleh ada lagi warga yang ditolak berobat hanya karena kartu kepesertaan BPJS mereka menunggak,” tukasnya.

Pemerintah juga akan fokus menekan angka inflasi dengan menstabilkan harga bahan pokok, terutama di daerah terpencil yang sering menghadapi lonjakan harga, akibat distribusi yang tidak merata.

Selain itu, penguatan nilai-nilai budaya dan tradisi lokal akan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.

Gubernur ingin memastikan, nilai-nilai seperti simtumarus atau semangat persatuan bisa diintegrasikan ke dalam kebijakan daerah, agar Sulawesi Tengah memiliki karakter kuat dalam tata kelola pemerintahan dan kehidupan sosial.

Sementara itu, Wakil Gubernur dr Reny A Lamadjido dalam rapat tersebut, menekankan pentingnya peningkatan layanan kesehatan dan akses teknologi bagi masyarakat.

Ia menyoroti masih banyaknya daerah yang kesulitan mendapatkan sinyal komunikasi, sehingga masyarakat di wilayah terpencil harus naik ke bukit hanya untuk sekadar berkomunikasi.

Kondisi ini, kata dia, harus segera diperbaiki agar seluruh wilayah memiliki akses telekomunikasi yang layak.

Di sektor kesehatan, dr Reny menyoroti pentingnya layanan medis yang lebih menjangkau masyarakat pelosok.

Baca Juga: Bappeda Sulteng Evaluasi Raperda RPJMD Kabupaten Banggai

Menurutnya, jangan ada lagi ibu hamil yang tidak mendapatkan layanan persalinan, hanya karena fasilitas kesehatan jauh dari jangkauan.

“Dokter dan tenaga medis harus bisa lebih aktif menjangkau masyarakat melalui sistem layanan yang lebih efisien,” pungkasnya.

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #AnwarHafid#drRenyALamadjido#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Munafri Tinjau Lokasi Pembangunan Stadion Kota Makassar di Untia

Next Post

Berbagi Berkah di Bulan Suci Ramadan, Polres Banggai Bagikan Takjil ke Pengguna Jalan

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

15 Oktober 2026
Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

15 Oktober 2026
Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

14 Oktober 2026
Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

14 Oktober 2026
Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

13 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

16 Oktober 2026
Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Sekda Parimo: Promosi Jabatan Harus Berbasis Kinerja dan Potensi

Sekda Parimo: Promosi Jabatan Harus Berbasis Kinerja dan Potensi

12 Oktober 2026
Warga Kintom Ditemukan Meninggal di Jalan Perkebunan, Polisi Minta Keterangan Keluarga

Warga Kintom Ditemukan Meninggal di Jalan, Polisi Minta Keterangan Keluarga

14 Oktober 2026
Antisipasi Karhutla saat Kemarau, Dinsos Gorontalo Libatkan Warga dalam Mitigasi

Antisipasi Karhutla saat Kemarau, Dinsos Gorontalo Libatkan Warga dalam Mitigasi

10 Oktober 2026
Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

14 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d