the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Wali Kota Makassar Kunjungi Empat Pulau Terluar dan Terpencil

the OPINIbythe OPINI
5 Mei 2025
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
5 Mei 2025
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
Wali Kota Makassar Kunjungi Empat Pulau Terluar dan Terpencil

Wali Kota Munafri Arifuddin saat mengunjungi empat pulau terluar dan terpencil di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, 4 April 2025. (Foto: Ist)

Baca Juga

Pemkot Makassar Kaji Pasar Hewan Terpadu, Revitalisasi RPH Mulai Dimatangkan

TP-PKK Makassar Dorong Motif Budaya Lokal Jadi Produk Ekonomi Kreatif

Munafri Usul Rasio Rumah dan Sekolah Disesuaikan dalam Pengembangan Hunian Makassar

MAKASSAR, theopini.id – Wali Kota Munafri Arifuddin mengunjungi empat pulau terluar dan terpencil di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, 4 April 2025.

Empat Pulau tersebut, yakni Langkai, Lanjukang, Lumu-Lumu, dan Bone Tambu, Kelurahan Barrang Caddi, Kecamatan Kepulauan Sangkarang.

Baca Juga: Banggai dan Bangkep Studi Tiru di Parimo, Kunjungi PKBM Terpencil dan Tersulit

Dalam kunjungannya, ia menyoroti kondisi infrastruktur, layanan kesehatan, dan pendidikan di pulau-pulau yang dinilai sangat memprihatinkan.

Pasalnya baru tiba di dermaga, ia disambut dengan kondisi dermaga yang putus. Begitu pun dengan kondisi Puskesmas, yang seharusnya jadi tempat orang berobat, tapi justru bikin orang sakit.

Olehnya, ia menegaskan, di era pemerintahannya bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham perhatian terhadap masyarakat kepulauan akan terus ditingkatkan. Mulai dari penguatan layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur pendukung lainnya.

“Kami sudah melihat langsung kondisi di pulau-pulau. Ini akan menjadi prioritas pembangunan. Saya sudah sampaikan kepada dinas terkait agar dalam rancangan APBD Perubahan, perbaikan dermaga dan sekolah di pulau-pulau jadi prioritas utama,” ujarnya.

Di bidang pendidikan, Munafri menilai masih terjadi ketimpangan tenaga pengajar di wilayah kepulauan.

Ia pun berkomitmen untuk memperbaiki fasilitas pendidikan dan mendorong peningkatan akses belajar bagi anak-anak pulau.

Salah satu langkah yang direncanakan, adalah pembangunan SMA di kawasan kepulauan, melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel).

“Kami juga akan mengkaji penambahan insentif bagi guru dan tenaga kesehatan yang bertugas di pulau-pulau,” ujarnya

Selain itu, ia menegaskan pengembangan potensi pariwisata akan berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur di Pulau Lanjukang, yang terkenal dengan keindahan alamnya.

Namun, hal ini tidak akan mengabaikan pemenuhan hak dasar penduduk pulau, seperti pendidikan dan kesehatan.

Sementara itu, di Pulau Lumu-Lumu, masyarakat menyampaikan keluhan terkait minimnya infrastruktur.

Mereka mengungkapkan kesulitan yang dihadapi terkait layanan listrik, fasilitas pendidikan, dan transportasi antar-pulau yang masih sangat terbatas.

“Warga bahkan mengusulkan agar wilayah mereka dijadikan kelurahan demi kemudahan akses layanan administrasi,” jelasnya.

Kondisi, serupa juga ditemukan di Pulau Bone Tambu, pulau terkecil di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang. Di sana, fasilitas pendidikan dan ketersediaan guru dinilai jauh dari kata layak.

“Sedih rasanya melihat kondisi sekolah yang tidak jauh dari pusat kota, tapi keadaannya sangat memprihatinkan. Kami ingin anak-anak di pulau menikmati hak yang sama atas pendidikan dan kesehatan yang layak,” ujarnya.

Baca Juga: Polres Banggai Kawal Logistik Pilkada 2024 ke Wilayah Kepulauan

Dengan kunjungan ini, Pemkot Makassar berkomitmen membenahi kesenjangan pembangunan antara daratan dan wilayah kepulauan, demi mewujudkan pemerataan layanan publik bagi seluruh warganya.

“Tentu dengan kunjungan ini, pemerintah kota akan memberikan perhatian lebih kepada warga di kepulauan,” tukasnya.

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #KotaMakassar#MunafriArifuddin#Sulsel
ShareSendTweet
Previous Post

Diskusi Hari Kebebasan Pers Sedunia: AI Berpotensi Digunakan untuk Sensor Karya Jurnalistik

Next Post

Jelang Sidang PHP, Kapolres Banggai Imbau Jaga Kamtibmas dan Terima Putusan MK

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

16 Oktober 2026
Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Uji Tanah Kantor Baru Wali Kota Gorontalo Masuki Tahap Pengeboran

Uji Tanah Kantor Baru Wali Kota Gorontalo Masuki Tahap Pengeboran

15 Oktober 2026
Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

15 Oktober 2026
Kemampuan Keuangan Terbatas, Pemda Parimo Tekankan Prioritas Belanja APBD-P 2026

Kemampuan Keuangan Terbatas, Pemda Parimo Tekankan Prioritas Belanja APBD-P 2026

14 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

16 Oktober 2026
Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

SPBU Bailo Tutup Sementara Usai Kebakaran, Perbaikan Listrik Diperkirakan 7 Hari

SPBU Bailo Tutup Sementara Usai Kebakaran, Perbaikan Listrik Diperkirakan 7 Hari

10 Oktober 2026
Puncak Salena Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Jelang Palu Sport Event 2027

Puncak Salena Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Jelang Palu Sport Event 2027

14 Oktober 2026

Gempa Bumi Terkini 5.7 M Guncang 29 km BaratLaut POHUWATO-GORONTALO

12 Oktober 2026
Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

13 Oktober 2026
Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

14 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d