Tanggap Darurat Pascabanjir Sausu Dimulai 10 Juni, 548 Warga Terdampak

PARIMO, theopini.id Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, akan memberlakukan masa tanggap darurat pascabanjir di Kecamatan Sausu mulai Selasa, 10 Juni 2025. Tiga desa terdampak adalah Sausu Trans, Sausu Pakareme, dan Maleali.

“Penanganan awal sudah kami lakukan sejak pascabanjir, mulai dari pendataan hingga penyaluran bantuan untuk warga,” kata Kepala Pelaksana BPBD Parimo, Rivai, saat dihubungi, Senin, 9 Juni 2025.

Baca Juga: Wabup Sahid Tinjau Lokasi Banjir di Sausu, Janji Perbaikan Infrastruktur

Ia menjelaskan, bantuan yang telah disalurkan meliputi perlengkapan tidur, kebutuhan bayi, dan bantuan dasar lainnya.

Namun, upaya normalisasi sungai yang terdampak banjir akan dimulai setelah penetapan resmi masa tanggap darurat melalui Surat Keputusan (SK).

“Selain normalisasi sungai, akan dilakukan juga pembersihan material banjir yang menumpuk di wilayah terdampak,” ujarnya.

Menurut data BPBD, sebanyak 548 jiwa terdampak banjir yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Rinciannya, 78 Kepala Keluarga (KK) atau 284 jiwa berada di Desa Maleali, dan 68 KK atau 264 jiwa di Desa Sausu Pakareme.

“Desa Sausu Trans secara administratif ikut terdampak, tetapi tidak ada warga yang terkena langsung banjir,” ujarnya.

Banjir juga menyebabkan kerusakan infrastruktur cukup serius, termasuk putusnya satu jembatan di jalur Trans Sulawesi, Desa Maleali. Akibatnya, terjadi antrean panjang kendaraan selama beberapa jam.

“Untuk jembatan itu, pihak Balai Jalan Nasional sudah membangun jembatan darurat agar kendaraan bisa kembali melintas,” jelas Rivai.

Baca Juga: Respons Cepat Lintas Sektor Jadi Andalan Penanganan Banjir Bandang di Wombo

Sementara itu, jembatan di jalan kantung produksi Desa Maleali yang juga rusak akibat banjir akan ditangani langsung oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Parimo.

“Ada beberapa hal yang akan dilakukan selama masa tanggap darurat, termasuk normalisasi sungai dan pembersihan sisa material banjir,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar