PALU, theopini.id — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah menggelar “Ngopi Kerukunan” sebagai sarana berdialog, menyerap aspirasi, sekaligus memperkuat toleransi di kalangan masyarakat.
Kepala Badan Kesbangpol Sulawesi Tengah, Arfan menilai, forum ini sangat strategis karena membuka ruang komunikasi langsung antara pemerintah, tokoh agama, pemuda, dan masyarakat lintas generasi.
Baca Juga: FKUB Sulteng Ajak Warga Kibarkan Merah Putih di HUT ke-80 RI
“Kerukunan adalah tanggung jawab bersama, tanpa melihat latar belakang agama atau suku. Seperti ketika kita ngopi, bukan sekadar minum, tetapi juga berdialog, bertukar pikiran, dan menyampaikan aspirasi,” ujarnya dalam acara bertema “Dari Secangkir Kopi Lahir Sejuta Inspirasi Kerukunan” di Kota Palu, Selasa, 6 September 2025.
Ia mengapresiasi peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga ketertiban aksi demonstrasi mahasiswa, dan pengemudi ojek online di DPRD Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu.
Menurutnya, keberhasilan itu merupakan bukti nyata kontribusi masyarakat, bukan hanya aparat atau pemerintah.
Sementara itu, Ketua FKUB Sulawesi Tengah Prof KH. Zainal Abidin menjelaskan, Ngopi Kerukunan menjadi bagian dari strategi FKUB untuk lebih dekat dengan masyarakat.
“Kegiatan ini akan terus kami laksanakan secara berseri dan berpindah-pindah lokasi, agar bisa menjangkau lebih banyak kalangan dan mendengarkan langsung masukan dari masyarakat,” jelasnya.
Ia menegaskan, menjaga kerukunan tidak bisa hanya dibebankan pada FKUB, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa.
“Ini adalah modal sosial yang sangat penting dalam membangun bangsa yang damai, adil, dan beradab,” tegas Zainal.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Kerukunan, Korem 132/Tadulako dan FKUB Sulteng Teken Nota Kesepahaman
Sementara itu, Tokoh masyarakat, H. Helmi D. Yambas, turut mendorong penguatan kelembagaan FKUB melalui regulasi yang lebih jelas.
“FKUB perlu diperkuat lewat payung hukum yang lebih kokoh, misalnya dengan dibuatkan Peraturan Daerah, agar program-program kerja FKUB memiliki landasan yang kuat dalam menjaga kerukunan umat beragama,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News













