Bupati Erwin Tekankan Percepatan Birokrasi Parimo dalam Menyongsong Astacita

BANGGAI, theopini.id Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menegaskan, fokus pada percepatan reformasi birokrasi dan penyesuaian program pembangunan daerah, agar sejalan dengan indikator Astacita Presiden dan Wakil Presiden.

“Transformasi birokrasi bukan sekadar slogan, tetapi harus tampak dalam tindakan konkret, ketepatan waktu, dan kerja yang terukur,” tegas Bupati Parimo, H Erwin Burase dalam forum Rakor Evaluasi Astacita di hadapan Gubernur, Forkopimda Provinsi, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Tengah di Luwuk, Kabupaten Banggai, Senin, 17 November 2025.

Baca Juga: Percepatan Pengangkatan CASN, Mendagri Dorong Pemda Lakukan Analisis

Menindaklanjuti arahan Gubernur Sulawesi Tengah, Bupati Erwin memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan capaian serta tantangan Kabupaten Parimo, dalam menjalankan program-program Astacita.

Ia memaparkan kemajuan strategis di sejumlah sektor, mulai dari ketahanan pangan, penurunan angka kemiskinan berbasis pemberdayaan ekonomi, penguatan layanan kesehatan dan pendidikan, hingga kesiapan digitalisasi layanan publik.

Namun, ia juga menyoroti persoalan yang masih menjadi pekerjaan rumah, seperti keterbatasan kapasitas produksi pangan lokal, kebutuhan peningkatan infrastruktur layanan dasar, percepatan integrasi data daerah, serta penataan ruang fiskal yang perlu semakin kuat.

Dalam forum tersebut, gaya kepemimpinan Erwin kembali mendapat sorotan positif. Ia dinilai membawa dinamika baru dalam pemerintahan Parimo dengan keputusan yang cepat, terukur, dan berorientasi hasil.

Pengawasan yang lebih ketat serta percepatan kinerja birokrasi, dinilai mendorong berbagai program pembangunan berjalan lebih responsif.

“Kami ingin memastikan Kabupaten Parimo bergerak seirama dengan kebijakan Presiden dan Wakil Presiden. Untuk itu, birokrasi harus berubah lebih cepat, lebih responsif, dan berorientasi hasil,” ujarnya.

Ia memastikan, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan diarahkan untuk menyesuaikan langkah kerja sesuai indikator Astacita serta mempercepat sinkronisasi program di berbagai sektor prioritas, antara lain ketahanan pangan, peningkatan SDM, pertumbuhan ekonomi, investasi, digitalisasi pemerintahan, serta layanan dasar kesehatan dan pendidikan.

Baca Juga: Menteri PANRB: Reformasi Birokrasi Berperan Penting dalam Pengentasan Kemiskinan

“Selama kita berada dalam jalur Astacita, peluang dukungan program dan anggaran pusat akan semakin besar,” tambah Bupati Erwin.

Dengan penekanan pada disiplin kinerja dan konsolidasi birokrasi, Pemda Parimo kembali menegaskan komitmennya mendukung implementasi Astacita, sekaligus memperkuat posisinya sebagai daerah yang progresif dalam pembangunan nasional.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar