Sepanjang 2025, BRI Cabang Parigi Salurkan Rp400 Miliar Dana KUR

PARIMO, theopini.id – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menyalurkan lebih dari Rp400 miliar Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang tahun 2025.

Pimpinan Cabang BRI Parigi, Andri Fauzan Rachman, mengatakan realisasi penyaluran KUR tersebut melampaui target yang ditetapkan pada 2025 sebesar Rp326 miliar.

Baca Juga: BRI Parigi Serahkan Mobil Suzuki Ertiga ke Nasabah Pemenang Panen Hadiah Simpedes

“Penyaluran KUR yang direalisasikan BRI Cabang Parigi pada 2025 mencapai lebih dari Rp400 miliar. Dengan penyaluran kredit yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Parimo, total portofolio kredit BRI Cabang Parigi hingga saat ini telah mencapai Rp2,5 triliun,” kata Andri Fauzan Rachman di Parigi, Rabu, 31 Desember 2025.

Ia menjelaskan, dana KUR tersebut disalurkan kepada sekitar 8.000 debitur yang tersebar mulai dari Kecamatan Sausu hingga Kecamatan Moutong, dengan sasaran utama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Menurut Andri, sebagai bank penyalur KUR, BRI mendapatkan mandat dari pemerintah untuk menjaga komposisi portofolio kredit yang berpihak pada sektor UMKM. Karena itu, porsi penyaluran KUR untuk UMKM ditetapkan minimal 60 persen dari total portofolio.

“Secara struktural, BRI memang diarahkan untuk memperbesar pembiayaan ke UMKM. Sekitar 60 persen penyaluran KUR dipastikan dialokasikan bagi sektor tersebut,” ujarnya.

Untuk mendorong UMKM naik kelas, lanjut Andri, BRI melakukan asesmen kelayakan debitur sesuai ketentuan Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) serta pedoman perbankan yang berlaku. Pembiayaan diberikan secara bertahap, dimulai dari kredit skala kecil.

“Pemerintah meminta kami tidak hanya menyalurkan kredit, tetapi juga melakukan pembinaan. Kredit awal bisa dimulai dari Rp5 juta, kemudian meningkat seiring perkembangan usaha,” katanya.

Selain pembiayaan, BRI juga memberikan pendampingan usaha kepada debitur, termasuk pemahaman dasar pengelolaan bisnis. “Secara tidak langsung, kami berperan sebagai konsultan bisnis bagi pelaku UMKM,” ujarnya.

Ia menambahkan, BRI juga memanfaatkan sistem digital KIPi AI untuk memantau dan mendorong peningkatan kapasitas UMKM, dari skala mikro hingga menengah.

Dari sisi kualitas kredit, Andri menyebutkan tingkat kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) BRI Cabang Parigi berada pada level yang relatif rendah.

“Posisi NPL kami sekitar 1,7 persen, lebih rendah dari rata-rata industri perbankan nasional yang berada di kisaran 3 persen. Ini menunjukkan kondisi yang cukup sehat,” jelasnya.

Baca Juga: Mau Rumah atau Lahan Murah? Cek Lelang Online BRI Parigi

Ia menegaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit. Secara keseluruhan, kinerja penyaluran KUR BRI Cabang Parigi pada 2025 juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Secara hasil akhir, realisasi tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu, dan kami optimistis tren positif ini dapat terus berlanjut,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar