KLM Nur Ainun Balqis Tenggelam di Selat Makassar, Dua ABK Masih Dalam Pencarian

DONGGALA, theopini.idKapal layar motor (KLM) Nur Ainun Balqis dengan lima orang di dalamnya dilaporkan tenggelam di perairan Selat Makassar, wilayah kepulauan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Hingga Senin malam, 16 Februari 2026, dua korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

“Tim Rescue diberangkatkan menggunakan KN SAR Baladewa menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap dua korban yang belum ditemukan,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal.

Informasi awal kejadian diterima dari Rahmat, anggota Polairud Donggala, pada pukul 17.55 WITA. Berdasarkan laporan, kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Nunukan pada Kamis, 12 Februari 2026, pukul 02.00 WITA dengan tujuan Pelabuhan Parepare, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Saat memasuki perairan Selat Makassar, kapal dihantam gelombang tinggi hingga oleng dan akhirnya tenggelam. Seluruh penumpang meloncat ke laut untuk menyelamatkan diri.

Pada Minggu, 15 Februari 2026, sekitar pukul 20.00 WITA, kapal nelayan mitra dari Donggala menemukan tiga korban dalam kondisi selamat. Sementara dua lainnya, masih belum ditemukan.

Data korban selamat masing-masing Saharudin (47), Muh. Alwi (32), dan Muksin (47). Sedangkan dua korban yang masih dalam pencarian, adalah Guswan (47) dan Adam (20).

Lokasi kejadian berada pada koordinat 0°0’30.30″S – 119°17’6.42″E, sekitar 52 mil laut arah utara dari Dermaga KN SAR Baladewa dengan estimasi waktu tempuh tiga jam perjalanan laut.

Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, ABK KN SAR Baladewa, Lanal Palu, serta nelayan setempat.

Operasi pencarian menggunakan KN SAR Baladewa beserta peralatan pendukung, seperti peralatan komunikasi, medis, dan evakuasi.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar