PALU, theopini.id – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Tengah menegaskan, pendidikan merupakan kunci utama dalam memutus rantai kemiskinan, sehingga persoalan Anak Tidak Sekolah (ATS) harus ditangani secara serius dan kolaboratif.
“Tidak ada cara lain untuk mengentaskan kemiskinan selain melalui pendidikan. Karena itu, persoalan anak tidak sekolah harus ditangani bersama dengan langkah nyata dan kolaboratif,” tegas Kepala BPMP Sulawesi Tengah, Muhamad Anis saat penutupan Rapat Koordinasi Penanganan ATS di Palu, Jum’at, 17 April 2026.
Ia menjelaskan, penanganan ATS tidak cukup dilakukan secara administratif, tetapi harus menyentuh akar persoalan melalui pendekatan menyeluruh dari hulu hingga hilir.
Ia merinci, langkah tersebut mencakup membangun minat belajar sejak usia dini melalui transisi pendidikan yang menyenangkan, melakukan mitigasi risiko bagi anak rentan putus sekolah akibat faktor ekonomi dan geografis, serta meningkatkan kualitas pembelajaran agar siswa tetap termotivasi.
Senada dengan itu, Bunda PAUD Kabupaten Parimo, Hestiwati Nanga, menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendukung keberhasilan program pendidikan.
“Orang tua harus menjadi contoh yang baik agar anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas. Mari bersama-sama memberikan semangat kepada anak-anak kita untuk terus sekolah,” ujarnya.
Ia menyatakan komitmennya, untuk terus melakukan edukasi dan sosialisasi di tingkat keluarga guna memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan yang layak.
Rapat koordinasi tersebut, juga menghasilkan sejumlah langkah strategis, di antaranya kebijakan afirmatif bagi anak dari keluarga kurang mampu, penguatan sinergi lintas sektor melalui sinkronisasi data dan program, serta peningkatan kompetensi guru untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif.
Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Daerah (Pemda) Parimo optimistis dapat menurunkan angka anak tidak sekolah secara bertahap, sekaligus memastikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak di daerah tersebut.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar