Serah Terima Pataka Wira Dharma Brata Tandai Awal Kepemimpinan Baru di Polda Sulteng

PALU, theopini.idPergantian kepemimpinan di tubuh Polda Sulawesi Tengah ditandai dengan upacara serah terima Pataka Wira Dharma Brata, dari Irjen Pol Endi Sutendi kepada Brigjen Pol. Nasri, Rabu pagi, 20 Mei 2026.

“Saya bertekad melanjutkan, memperkuat, dan mengembangkan berbagai capaian yang telah dirintis para pendahulu dengan semangat profesionalisme dan pelayanan yang tulus,” ujar Brigjen Pol. Nasri dalam amanat perdananya sebagai Kapolda Sulawesi Tengah.

Upacara berlangsung khidmat dan menjadi simbol berakhirnya masa jabatan Irjen Pol. (Purn) Dr. Endi Sutendi, sekaligus dimulainya estafet kepemimpinan baru di lingkungan Polda Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Nasri menyampaikan penghargaan kepada Irjen Pol. (Purn) Endi Sutendi beserta seluruh jajaran atas dedikasi selama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulawesi Tengah.

Ia menilai, keberhasilan menjaga stabilitas keamanan, penegakan hukum, hingga membangun sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, dan masyarakat merupakan fondasi penting yang harus dilanjutkan.

Menurut Nasri, Pataka Wira Dharma Brata bukan hanya simbol kehormatan institusi kepolisian, melainkan juga mencerminkan nilai keberanian, pengabdian terhadap kebenaran, dan persaudaraan yang menjadi pedoman moral setiap personel Polda Sulawesi Tengah.

“Di dalamnya terkandung nilai keberanian, pengabdian pada kebenaran, dan persaudaraan sejati. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman moral dan etika dalam setiap langkah pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.

Ia menegaskan, momentum serah terima pataka bukan sekadar seremoni pergantian jabatan, tetapi menjadi tonggak regenerasi kepemimpinan dan semangat baru dalam menjalankan amanah institusi kepolisian di Sulawesi Tengah.

Pada kesempatan itu, Brigjen Pol. Nasri juga menyampaikan penghormatan kepada Irjen Pol. (Purn) Endi Sutendi yang memasuki masa purna tugas.

“Semoga masa purna tugas menjadi babak pengabdian yang penuh kebahagiaan bersama keluarga serta senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan,” ungkapnya.

Sementara itu, Irjen Pol. (Purn) Endi Sutendi mengungkapkan rasa bangga pernah memimpin Polda Sulawesi Tengah meski hanya selama enam bulan masa pengabdian.

“Saya merasa bangga pernah mengemban tugas sebagai Kapolda Sulawesi Tengah. Berbagai tantangan dan keterbatasan selama enam bulan masa pengabdian dapat dilalui dengan baik berkat kerja sama seluruh personel,” tutur Endi Sutendi.

Ia menyebut keberhasilan menjaga kondusivitas keamanan, pelaksanaan operasi kepolisian, penanganan bencana, hingga dukungan terhadap program pemerintah merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Polda Sulawesi Tengah.

Di akhir amanatnya, Endi Sutendi bersama keluarga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjabat terdapat kekhilafan maupun hal-hal yang kurang berkenan.

Ia juga mengajak seluruh personel memberikan dukungan penuh kepada Kapolda baru, demi keberlanjutan program dan kemajuan institusi.

“Saya berharap Polda Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Brigjen Pol. Nasri akan memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan tugas kepolisian serta semakin maju dan berjaya,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar