the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Kemarau Panjang Ancam Lahan Pertanian, Dinas TPHP Parimo Kejar Bantuan Pompa dan Sumur

Novita RamadhanbyNovita Ramadhan
24 Agustus 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
Novita RamadhanbyNovita Ramadhan
24 Agustus 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
Kemarau Panjang Ancam Lahan Pertanian, Dinas TPHP Parimo Kejar Bantuan Pompa dan Sumur

Tampak hamparan lahan pertanian di Kabupaten Parimo yang terancam terdampak akibat kemarau panjang. (Foto: IST)

Baca Juga

Pemda Parimo Gandeng BNNK Poso Perkuat Pencegahan Narkoba

Antre Solar Subsidi Setiap Hari, Polsek Parigi Soroti Aktivitas 60 Truk Reot

Ketua TP-PKK Parimo Tekankan Tes HIV Ibu Hamil demi Selamatkan Bayi

PARIMO, theopini.id – Ancaman kemarau panjang yang dipengaruhi fenomena El Nino mulai diantisipasi Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) setempat kini mempercepat pengusulan bantuan pompa air hingga pembangunan sumur, untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian.

“Kami mengusulkan penanganan El Nino ke Kementan berupa bantuan pompa air (alkon) serta pembuatan sumur air tanah dalam dan dangkal. Hari Rabu pekan ini, saya akan berangkat langsung ke Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian di Jakarta untuk mengawal usulan tersebut,” ujar Plt Kepala Dinas TPHP Parimo, Dadan Priatna Jaya, ditemui di ruang kerjanya, Senin, 24 Agustus 2026.

Ia mengatakan, langkah tersebut ditempuh karena penanganan dampak kemarau tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan anggaran daerah, termasuk melalui APBD Perubahan.

Dinas TPHP Parimo telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP), khususnya sektor Sumber Daya Air (SDA), untuk membahas penanganan kondisi tersebut.

Menurutnya, pengajuan bantuan ke pemerintah pusat kini harus mengikuti mekanisme baru berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) yang mulai berlaku sejak 1 Februari.

Jika sebelumnya pemerintah kabupaten dapat mengusulkan bantuan secara langsung ke Kementerian Pertanian (Kementan), kini pengajuan dilakukan melalui mekanisme berjenjang.

Kelompok penerima bantuan juga wajib terdaftar secara resmi dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan). Kelompok tersebut, dapat berupa Kelompok Tani (Poktan), Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), maupun Pokja.

Selain itu, data Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) harus dipetakan secara digital atau terpoligon dan dilengkapi titik koordinat lokasi.

“Penyesuaian alur ini perlu dipahami oleh para petani. Kami mengimbau kelompok tani agar segera memasukkan dan melengkapi data CPCL sesuai prosedur yang terdaftar di Simluhtan agar bisa segera diproses ke provinsi hingga BRPMP,” katanya.

Setelah dihimpun Dinas TPHP Parimo, data CPCL diajukan ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Selanjutnya, usulan diteruskan ke Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRPMP) Sulawesi Tengah di Desa Maku, Kecamatan Sigi.

Dadan menegaskan, usulan bantuan daerah kepada Kementan pada akhirnya harus mendapatkan rekomendasi dari BRPMP.

Selain pompa dan sumur, Dinas Pertanian juga membuka peluang pembangunan embung untuk memenuhi kebutuhan air pertanian. Namun, program tersebut membutuhkan kesiapan lahan sebagai bagian dari persyaratan CPCL.

“Program embung membutuhkan kerelaan petani untuk menghibahkan sebagian lokasinya sebagai tempat penampungan air. Saat ini kami terus mengidentifikasi wilayah yang siap, termasuk di wilayah Astina dan sekitarnya, agar bantuan dari pusat bisa segera direalisasikan,” jelasnya.

Di tengah ancaman kekeringan, Dinas TPHP Parimo juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Imbauan itu, disampaikan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), mengingat kondisi cuaca ekstrem diprediksi masih berlangsung hingga September 2026.

Tak hanya persoalan kekeringan, sektor pertanian di Kabupaten Parimo juga menghadapi ancaman lain berupa dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Sausu dan Balinggi.

Aktivitas tersebut, dikhawatirkan merusak sekaligus mencemari aliran sungai yang menjadi sumber irigasi pertanian.

Dadan menyebut gangguan terhadap Daerah Irigasi (DI) Sausu Kiri berpotensi berdampak luas. Sekitar 1.200 hektare sawah di Kecamatan Sausu bergantung pada jaringan irigasi tersebut.

Dampaknya bahkan dapat meluas ke Kecamatan Balinggi yang memiliki sekitar 5.500 hektare lahan persawahan dan bergantung pada sumber air yang sama.

“Kecamatan Balinggi adalah salah satu lumbung pangan terbesar di Kabupaten Parimo. Jika irigasinya tercemar, dampaknya sangat luas. Kami meminta sinergi lintas OPD seperti Tata Ruang, BPBD, hingga pihak kecamatan untuk bersama-sama menjaga daerah tangkapan air dari aktivitas illegal, demi menunjang ketahanan pangan daerah dan Program Strategis Nasional (Asta Cita),” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DadanPriatnaJaya#DinasTPHPParimo#Kementan#Mentan#parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Tagana Parimo Kekurangan Personel, 30 Relawan Baru Direkrut untuk Perkuat Respons Bencana

Next Post

Pelajar 15 Tahun Tewas dalam Lakalantas di Luwuk Utara, Dua Kendaraan Diamankan Polisi

Novita Ramadhan

Novita Ramadhan

Related Posts

Anggaran Terbatas, Perbaikan Jalan Rambutan Gorontalo Dilakukan Bertahap

Anggaran Terbatas, Perbaikan Jalan Rambutan Gorontalo Dilakukan Bertahap

7 Oktober 2026
Munafri Usul Rasio Rumah dan Sekolah Disesuaikan dalam Pengembangan Hunian Makassar

Munafri Usul Rasio Rumah dan Sekolah Disesuaikan dalam Pengembangan Hunian Makassar

7 Oktober 2026
Rp250 Juta per Bulan untuk Sampah, DLH Gorontalo Dorong Pengurangan dari Rumah

Rp250 Juta per Bulan untuk Sampah, DLH Gorontalo Dorong Pengurangan dari Rumah

7 Oktober 2026
Banjir Berulang di Toribulu, Pemda Parimo Fokus Benahi Aliran Sungai

Banjir Berulang di Toribulu, Pemda Parimo Fokus Benahi Aliran Sungai

7 Oktober 2026
Lima SPPG di Parimo Belum Kantongi Pertek Limbah, DLH Targetkan Rampung 2026

Lima SPPG di Parimo Belum Kantongi Pertek Limbah, DLH Targetkan Rampung 2026

7 Oktober 2026
Integrasi Data Pertanahan, Pemda Parimo Gandeng BPN Perkuat Pendapatan Daerah

Integrasi Data Pertanahan, Pemda Parimo Gandeng BPN Perkuat Pendapatan Daerah

7 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Pemda Parimo Gandeng BNNK Poso Perkuat Pencegahan Narkoba

Pemda Parimo Gandeng BNNK Poso Perkuat Pencegahan Narkoba

8 Oktober 2026

Gempa Bumi Terkini 5.8 M Guncang 230 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT

8 Oktober 2026
Antre Solar Subsidi Setiap Hari, Polsek Parigi Soroti Aktivitas 60 Truk Reot

Antre Solar Subsidi Setiap Hari, Polsek Parigi Soroti Aktivitas 60 Truk Reot

8 Oktober 2026
Ketua TP-PKK Parimo Tekankan Tes HIV Ibu Hamil demi Selamatkan Bayi

Ketua TP-PKK Parimo Tekankan Tes HIV Ibu Hamil demi Selamatkan Bayi

8 Oktober 2026
651 Lansia dan Disabilitas di Sigi Terima PANADA, Masing-masing Dapat Rp2 Juta

651 Lansia dan Disabilitas di Sigi Terima PANADA, Masing-masing Dapat Rp2 Juta

8 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

HIPPI Gorontalo Didorong Jadikan Kopiah Karanji sebagai Identitas Organisasi

HIPPI Gorontalo Didorong Jadikan Kopiah Karanji sebagai Identitas Organisasi

3 Oktober 2026
651 Lansia dan Disabilitas di Sigi Terima PANADA, Masing-masing Dapat Rp2 Juta

651 Lansia dan Disabilitas di Sigi Terima PANADA, Masing-masing Dapat Rp2 Juta

8 Oktober 2026
BPBD Parimo Dapat Dukungan Tangki Air, Ekskavator dan Geobag untuk Tangani Bencana

BPBD Parimo Dapat Dukungan Tangki Air, Ekskavator dan Geobag untuk Tangani Bencana

2 Oktober 2026
Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

7 Oktober 2026
Pembobolan Masjid dan Sekolah di Kampal Diungkap Polisi, Pelaku Manfaatkan Situasi Sepi

Pembobolan Masjid dan Sekolah di Kampal Diungkap Polisi, Pelaku Manfaatkan Situasi Sepi

7 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d