the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Tagana Parimo Kekurangan Personel, 30 Relawan Baru Direkrut untuk Perkuat Respons Bencana

the OPINIbythe OPINI
24 Agustus 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
24 Agustus 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
Tagana Parimo Kekurangan Personel, 30 Relawan Baru Direkrut untuk Perkuat Respons Bencana

Proses rekrutmen anggota Tagana Parimo. (Foto: IST)

PARIMO, theopini.id – Keterbatasan personel aktif menjadi alasan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menambah kekuatan Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Sebanyak 30 personel Tagana angkatan 2026 direkrut melalui Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulawesi Tengah dan Kabupaten Parimo.

“Perekrutan Tagana angkatan 2026 ini dilakukan karena kita memang membutuhkan tambahan personel. Jumlah Tagana yang aktif saat ini sudah sangat terbatas, sementara sebagian personel yang sebelumnya terlatih telah menjadi PPPK dan bertugas di instansi lain,” ujar Koordinator Tagana Kabupaten Parimo, Irwan Basri, Senin, 24 Agustus 2026.

Menurutnya, beralihnya sejumlah personel Tagana menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak berarti mereka kehilangan kepedulian terhadap kegiatan sosial dan kebencanaan.

Baca Juga

Kapolda Sulteng Larang Pembakaran Hutan dan Lahan, Pelaku Terancam Diproses Hukum

Parimo Tertinggi di Sulteng, Capaian CKG Tembus 58,4 Persen

Pembangunan Gerai KDKMP Baru 30 Persen, DisKopUKM Parimo Siapkan Evaluasi

Namun, tugas kedinasan pada instansi masing-masing membuat mobilisasi mereka dalam kegiatan Tagana menjadi terbatas.

“Mereka tetap memiliki semangat dan pengalaman dalam penanggulangan bencana. Hanya saja, setelah memiliki tugas dan tanggung jawab pada instansi masing-masing, tentu ada keterbatasan ketika harus digerakkan dalam kegiatan Tagana. Karena itu, kita harus menyiapkan kader-kader baru,” jelasnya.

Perekrutan 30 personel tersebut, dirangkaikan dengan pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kecamatan Torue.

Peserta berasal dari masyarakat umum, pecinta alam, organisasi kemasyarakatan hingga unsur aparatur pemerintah.

Sejumlah pejabat turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, di antaranya Camat Torue, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Sekretaris Dinas Sosial serta Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial.

Mereka mengikuti materi dan tahapan pelatihan bersama peserta lainnya, termasuk pembaretan dan prosesi Abdi Negeri.

Selama pelatihan, para peserta dibekali lima kecakapan dasar Tagana. Materi tersebut meliputi evakuasi, manajemen posko, Dapur Umum Lapangan (Dumlap), Layanan Dukungan Psikososial (LDP), serta pengelolaan logistik bencana.

Irwan menegaskan, penambahan personel tidak semata-mata untuk memenuhi jumlah anggota. Para peserta diharapkan memiliki kompetensi dan kesiapsiagaan yang dapat diterapkan ketika menghadapi kondisi darurat.

“Kita tidak ingin hanya mengejar jumlah. Yang paling penting adalah membentuk personel yang memiliki kompetensi, kesiapsiagaan dan kepedulian. Tagana harus hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, terutama dalam situasi darurat,” katanya.

Selain memperkuat Tagana Parimo, pembentukan KSB Kecamatan Torue diarahkan untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana berbasis masyarakat.

Masyarakat diharapkan mampu mengenali potensi ancaman bencana, melakukan mitigasi, membangun kesiapsiagaan, membantu proses evakuasi hingga memberikan dukungan kepada kelompok rentan saat terjadi bencana.

“KSB dan Tagana harus saling memperkuat. Tagana memiliki kapasitas dan pengalaman dalam penanganan bencana, sedangkan KSB menjadi kekuatan masyarakat di tingkat desa. Kalau keduanya berjalan bersama, respons terhadap bencana akan lebih cepat dan terkoordinasi,” ungkap Irwan.

Ia berharap, Tagana angkatan 2026 dapat menjadi generasi penerus yang memperkuat jejaring relawan kebencanaan di Kabupaten Parimo.

Menurutnya, kesiapsiagaan perlu dibangun sebelum bencana terjadi karena bencana tidak dapat diprediksi secara pasti.

“Harapan kita, Tagana angkatan 2026 ini dapat menjadi generasi penerus yang siap membantu masyarakat. Bencana tidak mengenal waktu, sehingga kesiapan personel dan masyarakat juga harus dibangun setiap saat. Inilah semangat Tagana, hadir untuk membantu dan peduli kepada sesama,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Israwati

Tags: #DinsosParimo#DinsosSulteng#parigimoutong#Sulteng#TarunaParimo
ShareSendTweet
Previous Post

Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum Tiga Desa di Parimo Terdampak Banjir

Next Post

Kemarau Panjang Ancam Lahan Pertanian, Dinas TPHP Parimo Kejar Bantuan Pompa dan Sumur

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Kemarau Panjang Ancam Lahan Pertanian, Dinas TPHP Parimo Kejar Bantuan Pompa dan Sumur

Kemarau Panjang Ancam Lahan Pertanian, Dinas TPHP Parimo Kejar Bantuan Pompa dan Sumur

24 Agustus 2026
Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum Tiga Desa di Parimo Terdampak Banjir

Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum Tiga Desa di Parimo Terdampak Banjir

24 Agustus 2026
Kekeringan Landa 9 Desa di Parimo, 1.400 Hektare Lahan Terdampak

Kekeringan Landa 9 Desa di Parimo, 1.400 Hektare Lahan Terdampak

23 Agustus 2026
Bupati Erwin: Agama Jadi Benteng Generasi Muda dari Narkoba hingga Pergaulan Bebas

Bupati Erwin: Agama Jadi Benteng Generasi Muda dari Narkoba hingga Pergaulan Bebas

23 Agustus 2026
Bupati Erwin Apresiasi Banggar DPRD Parimo Tuntaskan Pembahasan KUA-PPAS APBD 2027

Bupati Erwin Apresiasi Banggar DPRD Parimo Tuntaskan Pembahasan KUA-PPAS APBD 2027

22 Agustus 2026
Bupati Parimo Kukuhkan Kampung Siaga Bencana Torue, Tekankan Kesiapsiagaan Masyarakat

Bupati Parimo Kukuhkan Kampung Siaga Bencana Torue, Tekankan Kesiapsiagaan Masyarakat

22 Agustus 2026

ARTIKEL TERKINI

Gempa Bumi Terkini 6.2 M Guncang 168 km BaratLaut MALUKUBRTDAYA

24 Agustus 2026
Kapolda Sulteng Larang Pembakaran Hutan dan Lahan, Pelaku Terancam Diproses Hukum

Kapolda Sulteng Larang Pembakaran Hutan dan Lahan, Pelaku Terancam Diproses Hukum

24 Agustus 2026
Parimo Tertinggi di Sulteng, Capaian CKG Tembus 58,4 Persen

Parimo Tertinggi di Sulteng, Capaian CKG Tembus 58,4 Persen

24 Agustus 2026
Pembangunan Gerai KDKMP Baru 30 Persen, DisKopUKM Parimo Siapkan Evaluasi

Pembangunan Gerai KDKMP Baru 30 Persen, DisKopUKM Parimo Siapkan Evaluasi

24 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.6 M Guncang 206 km Tenggara MALUKUTENGAH

24 Agustus 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Bupati Erwin Dorong Petani Balinggi Jadi Penguat Ketahanan Pangan Parimo

Bupati Erwin Dorong Petani Balinggi Jadi Penguat Ketahanan Pangan Parimo

18 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.8 M Guncang 170 km BaratDaya SUMUR-BANTEN

22 Agustus 2026
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak pada 2026 di Parimo Nyaris Samai Angka 2025

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak pada 2026 di Parimo Nyaris Samai Angka 2025

20 Agustus 2026
Temui DPRD Parimo, Kades Air Panas Kembali Keluhkan Dampak Tambang Kayuboko

Temui DPRD Parimo, Kades Air Panas Kembali Keluhkan Dampak Tambang Kayuboko

21 Agustus 2026
Gubernur Anwar Hafid Galang Rp1 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Anwar Hafid Galang Rp1 Miliar untuk Korban Gempa NTT

18 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In