POSO, theopini.id – Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Nasri menekankan pentingnya moralitas, kepatutan, dan profesionalitas sebagai landasan personel Polri dalam menjalankan tugas, khususnya dalam penegakan hukum.
“Profesionalitas berarti setiap tindakan harus berdasarkan fakta, alat bukti dan ketentuan hukum. Jangan sampai penanganan perkara dipengaruhi kepentingan tertentu,” kata Nasri, saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah hukum Polres Poso, Rabu, 26 Agustus 2026.
Menurutnya, moralitas menjadi fondasi agar setiap anggota memiliki integritas serta tidak menyalahgunakan kewenangan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.
Sementara kepatutan harus menjadi pertimbangan dalam menangani setiap perkara. Penegakan hukum, kata dia, harus tetap memperhatikan rasa keadilan, termasuk melalui penerapan restorative justice sesuai ketentuan yang berlaku.
Nasri secara khusus mengingatkan penyidik agar membangun konstruksi perkara sejak awal secara cermat. Berita Acara Pemeriksaan (BAP) harus disusun berdasarkan fakta dan mampu menghubungkan keterangan saksi, tersangka, barang bukti, modus, motif, hingga pasal yang diterapkan.
Terpisah, Kabidhumas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Achmad Muhaimin mengatakan, kunjungan Kapolda juga diisi dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru Rumah Tahanan (Rutan) Polres Poso bersama Bupati Poso dr. Verna G.M. Inkiriwang.
“Semoga seluruh anggota menjadikan moralitas, kepatutan dan profesionalitas sebagai pedoman dalam bertindak, sehingga setiap kehadiran Polri benar-benar memberikan rasa aman dan manfaat bagi masyarakat,” ujar Achmad.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua Bhayangkari Daerah Sulawesi Tengah, Lina Nasri turut meresmikan Kantor Bhayangkari Cabang Poso dan UKS TK Kemala Bhayangkari 04 Poso. Bantuan sembako juga diserahkan kepada masyarakat di Mapolsek Poso Pesisir Utara.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Moh Abdillah Novandi














