the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Ragam

Orang Muda dan SP Sintuwu Raya Tagih Keadilan Ekologis bagi Perempuan Sulewana

the OPINIbythe OPINI
20 September 2026
in Ragam
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
20 September 2026
in Ragam
Reading Time: 3 mins read
Orang Muda dan SP Sintuwu Raya Tagih Keadilan Ekologis bagi Perempuan Sulewana

SP Sintuwu Raya Poso bersama orang muda aksi pembentangan spanduk dalam momentum Hari Keadilan Ekologis 2026. (Foto: ST)

Baca Juga

Kapolda Sulteng: Jaga Kamtibmas Bukan Hanya Tugas Polisi

Pemprov Sulteng Dorong Inovasi Teknologi yang Berdampak bagi Masyarakat

26 Wartawan Dinyatakan Kompeten, Direktur UKW PWI Pusat Ingatkan Pentingnya Profesionalisme

POSO, theopini.id – Solidaritas Perempuan (SP) Sintuwu Raya Poso bersama kelompok orang muda menyerukan keadilan ekologis bagi masyarakat, khususnya perempuan di Desa Sulewana, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Seruan itu, disampaikan dalam momentum Hari Keadilan Ekologis 2026 melalui aksi pembentangan spanduk bertajuk “Dari Tapak untuk Keadilan Ekologis Antargenerasi! Menagih Keadilan Ekologis di Tanah Sulawesi Tengah!”.

“Kami mendesak PLTA Poso untuk bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan dan sosial yang dialami masyarakat serta memastikan adanya pemulihan yang menyeluruh terhadap rumah, tanah, lingkungan, dan sumber-sumber kehidupan masyarakat yang terdampak,” kata Ketua Solidaritas Perempuan Sintuwu Raya Poso, Sofianti, dalam keterangan resminya, Minggu, 20 September 2026.

Menurut SP Sintuwu Raya Poso, pembangunan dan pengembangan energi hidro di Sulewana membawa dampak terhadap ruang hidup masyarakat.

Mereka menyoroti kerusakan rumah, tempat ibadah, kebun dan sungai, serta terganggunya sumber penghidupan masyarakat di sekitar proyek.

SP Sintuwu Raya juga menilai dampak tersebut memiliki dimensi gender. Perempuan disebut menghadapi beban berlapis ketika akses terhadap air, pangan dan sumber penghidupan semakin terbatas.

Di Desa Sulewana, organisasi tersebut menyebut perempuan mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Sungai yang sebelumnya dimanfaatkan untuk kebutuhan memasak dan minum disebut tidak lagi dapat digunakan akibat dugaan pencemaran dari aktivitas pembangunan, termasuk semen dan oli.

Kondisi tersebut, menurut SP Sintuwu Raya, turut meningkatkan beban perempuan dalam memenuhi kebutuhan keluarga.

Ketika sumber air, pangan dan penghidupan terganggu, perempuan harus bekerja lebih keras untuk memastikan kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi.

Mereka juga menyoroti minimnya keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan keputusan terkait pembangunan yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat.

Karena itu, hak atas informasi mengenai Amdal, penyampaian pendapat serta partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan dinilai perlu dijamin.

Dalam momentum Hari Keadilan Ekologis, SP Sintuwu Raya Poso mendesak PLTA Poso melakukan pemulihan terhadap dampak yang dialami masyarakat.

Pemulihan tersebut, kata mereka, tidak hanya berupa penggantian kerugian material, tetapi juga mencakup pemulihan lingkungan dan keberlanjutan sumber penghidupan.

“Kami juga mendesak Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Poso untuk memastikan keterbukaan informasi terkait Amdal dan kajian ilmiah mengenai dampak PLTA Poso, serta menjamin keterlibatan masyarakat terdampak, terutama perempuan, secara bermakna dalam setiap proses penyelesaian dan pengambilan keputusan,” ujar Sofianti.

SP Sintuwu Raya menegaskan, transisi energi perlu memperhatikan dampak sosial dan ekologis yang dirasakan masyarakat di sekitar proyek.

Menurut mereka, pengembangan energi rendah karbon tidak seharusnya mengalihkan beban lingkungan dan sosial kepada masyarakat, terutama kelompok yang paling terdampak.

“Karena tidak ada keadilan iklim tanpa keadilan ekologis. Tidak ada keadilan ekologis tanpa keadilan gender. Dan tidak ada pembangunan yang berkelanjutan jika masyarakat harus kehilangan ruang hidupnya,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Galvin

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DesaSulewana#KabupatenPoso#PLTAPoso#SPSintuwuRayaPoso#Sulteng
Previous Post

Bupati Parimo Dorong Warga Laporkan Kondisi Darurat dan Aduan Pemerintahan Lewat 112

Next Post

Gubernur Gorontalo Dorong KAHMI Beri Masukan Konkret untuk Kebijakan Daerah

the OPINI

the OPINI

Related Posts

26 Wartawan Dinyatakan Kompeten, Direktur UKW PWI Pusat Ingatkan Pentingnya Profesionalisme

26 Wartawan Dinyatakan Kompeten, Direktur UKW PWI Pusat Ingatkan Pentingnya Profesionalisme

4 November 2026
DWP Parimo Perkuat Program Organisasi, Pengurus Dua OPD Dikukuhkan

DWP Parimo Perkuat Program Organisasi, Pengurus Dua OPD Dikukuhkan

4 November 2026
Kebakaran Gambut di Bolano Lambunu, BPBD Parimo Ingatkan Ancaman Titik Api

Kebakaran Gambut di Bolano Lambunu, BPBD Parimo Ingatkan Ancaman Titik Api

3 November 2026
Buka Jambore Karang Taruna 2026, Bupati Banggai Kukuhkan Pengurus Desa dan Kelurahan

Buka Jambore Karang Taruna 2026, Bupati Banggai Kukuhkan Pengurus Desa dan Kelurahan

3 November 2026
Medan Sulit Hambat Pemadaman Karhutla di Gunung Sari Parimo

Medan Sulit Hambat Pemadaman Karhutla di Gunung Sari Parimo

1 November 2026
Wagub Reny Ajak Pemuda Buol Jaga Persatuan dan Tangkal Hoaks

Wagub Reny Ajak Pemuda Buol Jaga Persatuan dan Tangkal Hoaks

31 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Kapolda Sulteng: Jaga Kamtibmas Bukan Hanya Tugas Polisi

Kapolda Sulteng: Jaga Kamtibmas Bukan Hanya Tugas Polisi

4 November 2026
Pemprov Sulteng Dorong Inovasi Teknologi yang Berdampak bagi Masyarakat

Pemprov Sulteng Dorong Inovasi Teknologi yang Berdampak bagi Masyarakat

4 November 2026
26 Wartawan Dinyatakan Kompeten, Direktur UKW PWI Pusat Ingatkan Pentingnya Profesionalisme

26 Wartawan Dinyatakan Kompeten, Direktur UKW PWI Pusat Ingatkan Pentingnya Profesionalisme

4 November 2026
Cetak Sawah Belum Optimal, Pemda Parimo Siapkan Rotasi Komoditas dan Irigasi

Cetak Sawah Belum Optimal, Pemda Parimo Siapkan Rotasi Komoditas dan Irigasi

4 November 2026
Tekan Risiko Kematian Ibu, Parimo Bidik Edukasi Kesehatan Reproduksi Sejak Remaja

Tekan Risiko Kematian Ibu, Parimo Bidik Edukasi Kesehatan Reproduksi Sejak Remaja

4 November 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Makassar Sunday Market 2026 Jadi Ruang Kolaborasi UMKM dan Ekonomi Kreatif

Makassar Sunday Market 2026 Jadi Ruang Kolaborasi UMKM dan Ekonomi Kreatif

1 November 2026
Dua Warga Bolano Lambunu Diamankan Terkait Dugaan Penyalahgunaan LPG 3 Kg

Dua Warga Bolano Lambunu Diamankan Terkait Dugaan Penyalahgunaan LPG 3 Kg

30 Oktober 2026
Bunda Literasi Tutup Festival 2026, TKM Parimo Raih Peringkat Ketiga se-Sulteng

Bunda Literasi Tutup Festival 2026, TKM Parimo Raih Peringkat Ketiga se-Sulteng

30 Oktober 2026
Kepala BKN Dorong ASN Banggai Terapkan Tiga Kunci Perubahan Birokrasi

Kepala BKN Dorong ASN Banggai Terapkan Tiga Kunci Perubahan Birokrasi

4 November 2026
Bupati Erwin Dorong Turnamen Voli Jadi Wadah Pembinaan Atlet Parimo

Bupati Erwin Dorong Turnamen Voli Jadi Wadah Pembinaan Atlet Parimo

4 November 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d